Breaking News
light_mode

Wuih, SMPN 1 Pontianak Masuk Tiga Besar Sekolah Sehat Nasional

  • calendar_month Sab, 28 Sep 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – SMPN 1 Pontianak berhasil masuk nominasi tiga besar dalam Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional.

Tim Verifikator Penilaian Sekolah Sehat melakukan verifikasi di sekolah tersebut untuk menentukan juara. Ada tiga kategori dalam penilaian sekolah sehat, yakni The Best Performance, The Best Achievement dan The Best Attitude.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak, Mulyadi menjelaskan, beberapa waktu lalu sekolah ini sudah dilakukan penilaian oleh tim yang terdiri dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan dan Kementerian Dalam Negeri.

Hasil penilaian tim tersebut, SMPN 1 Pontianak berhasil masuk nominasi tiga besar tingkat nasional. “Hari ini diturunkan tim untuk melakukan verifikasi dengan mencocokkan antara apa yang sudah dinilai dengan apa yang sudah dipaparkan oleh kepala sekolah dengan kondisi rill yang sebenarnya,” ujarnya usai menerima kedatangan Tim Verifikator Penilaian Sekolah Sehat di SMPN 1 Pontianak, Jumat (27/9/2019).

Selanjutnya, tim ini akan menyampaikan laporan ke pusat hasil verifikasi yang telah dilakukan mereka.

Menurut Mulyadi, sebelumnya Kota Pontianak pernah meraih juara tiga sekolah sehat tingkat nasional yakni SMAN 1 Pontianak.

“Mudah-mudahan SMPN 1 ini bisa menjadi yang terbaik diantara tiga sekolah yang masuk dalam nominasi tersebut,” ucapnya.

Penilaian sekolah sehat bukan semata dari bangunan gedung, Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dan lainnya. Banyak hal yang menjadi faktor penilaian. Sebab program yang sekarang ini adalah sekolah sehat berkarakter.

“Kalau sebelumnya hanya penilaian sekolah sehat, sekarang penilaian sekolah sehat berkarakter. Selain itu, juga ada komponen-komponen lain, termasuk pembinaan pada anak didik. Kalau kita lihat paparan dari kepala sekolah tadi, mudah-mudahan hasil cross checknya sesuai,” ungkap Mulyadi.

Kepala SMPN 1, Yuyun Yuniarti menyatakan banyak inovasi-inovasi yang sudah dilakukan pihaknya. Inovasi-inovasi itu memang dikembangkan untuk mewujudkan SMPN 1 sebagai sekolah sehat, mencakup kantin sehat, kegiatan berbasis siswa, bagaimana siswa memberikan umpan balik terhadap semua program yang ada di sekolah.

“Harapan kami SMPN 1 menjadi yang terbaik di tingkat nasional,” tuturnya.

Dari tiga kategori yang diperebutkan dalam lomba sekolah sehat, yakni The Best Performance, The Best Achievement dan The Best Attitude.

Meskipun dirinya belum tahu kategori mana yang diraih, namun Yuyun berharap sekolah yang dipimpinnya bisa meraih predikat terbaik. Pembiasaan-pembiasaan terhadap siswa diterapkan pihaknya dalam pembinaan karakter.

Salah satu yang diterapkannya di sekolah adalah, bagaimana pagi hari menyambut siswa dengan senyum, salam, sapa dan santun. Selain itu juga dengan membiasakan anak didik menyanyikan lagu Indonesia Raya, mereka berdiri di depan sekolah berbaris kemudian dipersilakan masuk setelah bersalaman dengan gurunya.

“Kemudian juga ada kegiatan-kegiatan lainnya yang sifatnya untuk penguatan pendidikan karakter, bisa terimplementasi dalam pembelajaran, bisa pula terimplementasi di luar seperti ekstrakurikuler,” katanya.

Diakuinya, kesadaran siswa dalam menjaga kebersihan cukup tinggi. Ihwal itu bisa dilihat di lingkungan sekolah yang cukup bersih, rapi dan anak-anak saling mengingatkan. Berbeda dengan sekolah lainnya di mana pengelolaan sampah di lingkungan sekolah biasa dilakukan oleh petugas cleaning service.

“Di SMPN 1 ini, pengelolaan sampah berbasis pada siswa. Artinya, mereka yang membuang ke tempat sampah sementara dan mereka pula yang membersihkan tempat sampahnya. Itulah cara kami menumbuhkan kesadaran pada peserta didik,” pungkasnya. (Jim/Humpro)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ungkap MTQ Mempawah Lebih Senior dari Provinsi dan Nasional

    Ungkap MTQ Mempawah Lebih Senior dari Provinsi dan Nasional

    • calendar_month Sab, 10 Jul 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kabupaten Mempawah dinilai berperan penting dalam pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) baik di tingkat provinsi maupun nasional. Pasalnya kabupaten ini penyumbang terbesar peserta MTQ, selain Kubu Raya dan Kota Pontianak. Ihwal inipun diungkapakan Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Kalbar, Andi Musa pada pembukaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XXXII Tingkat Kabupaten […]

  • Di Kalbar, Banyak Warga Tak Punya Rumah

    Di Kalbar, Banyak Warga Tak Punya Rumah

    • calendar_month Rab, 25 Okt 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dari sekitar 5,36 juta jiwa penduduk Kalbar, sekitar 8,4 persen di antaranya masuk kategori miskin dan 5,14 persen masih pengangguran. Mereka tentunya sangat sulit membangun rumah layak huni. “Indikator ekonomi ini memberikan gambaran, tingkat kesejahteraan masyarakat Kalbar masih rendah,” terang M Zeet Hamdy Assovie , Sekretaris Daerah (Sekda) Kalbar, saat Sosialisasi Kebijakan dan […]

  • Pj Sekda Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Pasar Mempawah

    Pj Sekda Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Pasar Mempawah

    • calendar_month Sel, 13 Agu 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Juli Suryadi menyerahkan bantuan untuk korban kebakaran Pasar Mempawah di Aula Kantor Kecamatan Mempawah Hilir, Selasa (13/8/2024). Pj Sekda Juli Suryadi mengatakan bantuan Pemerintah Kabupaten Mempawah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dan sebagai penyemangat kepada masyarakat yang terkena musibah kebakaran. “Semoga bapak ibu tabah menghadapi bencana serta […]

  • Cegah Covid-19, Pemkab Mempawah Akan Lakukan Penyemprotan Desinpektan di Fasilitas Publik

    Cegah Covid-19, Pemkab Mempawah Akan Lakukan Penyemprotan Desinpektan di Fasilitas Publik

    • calendar_month Kam, 19 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah melakukan sejumlah langkah nyata untuk mengantisipasi dan meminimalisir penyebaran virus corona atau Covid-19 di tempat-tempat umum. Sebab pemerintah memiliki tanggung jawab agar masyarakat tidak terinfeksi Covid-19. Ruang terbuka atau fasilitas publik yang menjadi perhatian di antaranya, terminal, sekolah, rumah ibadah, dan pasar. Bahkan tempat pelayanan publik di kabupaten itu diwajibkan […]

  • Wujudkan Masyarakat Mandiri untuk Hidup Sehat

    Wujudkan Masyarakat Mandiri untuk Hidup Sehat

    • calendar_month Kam, 25 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina Ria Norsan membuka langsung kegiatan pertemuan dan pengembangan Desa dan Kelurahan siaga aktif serta lomba gerakan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) se Kabupaten Mempawah, di Wisma Chandramidi Mempawah, Rabu (24/4/2019). Dalam kegiatan ini membahas dan memberikan pemahaman tentang program desa siaga aktif dan Penerapan Prilaku Hidup Bersih dan […]

  • Hidup di Era Revolusi Industri 4.0, Gubernur Kalbar Minta Masyarakat Pertahankan Karakter Dasar

    Hidup di Era Revolusi Industri 4.0, Gubernur Kalbar Minta Masyarakat Pertahankan Karakter Dasar

    • calendar_month Ming, 24 Feb 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Revolusi industri 4.0. Di era ini juga seluruh masyarakat di Indonesia dituntut bersaing dengan kecepatan dan komputerisasi. Apabila tidak, maka akan ditinggalkan dengan suatu perkembangan teknologi. Sebab, kehidupan masyarakat di era revolusi industri 4.0 akan diwarnai dengan rekayasa genetika, teknologi nano, mobil otomatis dan era super komputer. Tentunya perubahan ini memiliki dampak terhadap […]

expand_less