Breaking News
light_mode

Wujudkan Program Pro Rakyat untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

  • calendar_month Kam, 10 Okt 2024
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Anton Isdianto mengingatkan pentingnya pemerintah daerah untuk melakukan peningkatan program pengentasan kemiskinan di Bumi Senentang ini.

“Kami rasa perlu komitmen pemerintah daerah untuk menurunkan angka kemiskinan di kabupaten ini. Pemerintah di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota harus menjadikan pengentasan kemiskinan sebagai prioritas melalui berbagai program yang menyentuh langsung dengan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” kata Anton Isdianto ketika ditemui Lensakalbar.co.id di Gedung Parlemen Sintang, belum lama ini.

Misalnya kata Politisi Partai Amanat Nasional ini, program-program pro rakyat harus tetap berjalan karena ini adalah langkah efektif untuk mengurangi angka kemiskinan.

Dengan demikian, lanjut Anton Isdianto, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Sintang dapat terus berkurang dari waktu ke waktu.

“Jadi, pengentasan kemiskinan adalah salah satu tugas utama pemerintah, di samping menangani masalah di sektor penting seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur,” ujar Anton Isdianto berpendapat.

Menurut Anton Isdianto, kemajuan suatu daerah tidak dapat diukur jika masih banyak penduduknya yang terjebak dalam kemiskinan, karena mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pengentasan kemiskinan adalah kewajiban pemerintah.

“Kami siap mendukung penuh setiap langkah yang diambil untuk mengatasi persoalan ini, dan tentunya kami berharap angka kemiskinan di Sintang terus menurun dari tahun ke tahun,” kata Anton Isdianto.

Kemudian Anton Isdianto berkata, peningkatan program pengentasan kemiskinan, di masa depan tidak ada lagi masyarakat Sintang yang hidup di bawah garis kemiskinan, pemerintah daerah diharapkan lebih serius dalam merealisasikan program-program tersebut dan menjadikannya prioritas utama dalam pembangunan daerah.

“Kami yakin dengan sistem kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, kesejahteraan di kabupaten ini dapat meningkat sehingga Sintang bisa menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera,” pungkas Anton Isdianto. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPD Diminta Profesional dan Integritas dalam Bekerja

    BPD Diminta Profesional dan Integritas dalam Bekerja

    • calendar_month Jum, 26 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 68 anggota Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) dan pergantian antar waktu (PAW) dilantik oleh Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi, Jumat (26/7/2019). Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi menjadi Inspektur dalam pelantikan dan pengambilan sumpah anggota BPD dan PAW BPD yang dilantik. Turut hadir dalam pelantikan tersebut, Kajari Mempawah, Ketua Pengadilan Negeri Mempawah, […]

  • Wabup Ingatkan Nelayan dengan Fenomena El Nina

    Wabup Ingatkan Nelayan dengan Fenomena El Nina

    • calendar_month Sen, 7 Des 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi mengingatkan bahwa ancaman bahaya fenomena El Nina saat ini sedang mengintai. Untuk itu dia menghimbau kepada para nelayan di Kabupaten Mempawah agar tidak jauh-jauh dulu pergi ke tengah laut menangkap ikan. “Ini harus kita waspadai. Maka hati-hati lah, kalau mau melaut cari yang dekat-dekat, yang ketika musibah datang, […]

  • Sengketa Batas Jadi Kendala Pemekaran Kecamatan di Sintang

    Sengketa Batas Jadi Kendala Pemekaran Kecamatan di Sintang

    • calendar_month Rab, 28 Mar 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang mengusulkan pembentukan 18 kecamatan pada 2017. Tetapi hanya 11 kecamatan yang memenuhi persyaratan. Itupun masih tersandung sengketa batas wilayah. “Contohnya Sepauk Hulu yang bersengketa batas dengan Kabupaten Sekadau,” kata Wakil Bupati Sintang, Askiman, ketika Rapat Koordinasi (Rakor) Tindaklanjut Pertemuan dengan Kemendagri, di Kantor Bupati Sintang, Selasa (27/3). Sengketa batas […]

  • Operasi Patuh Kapuas 2025 Dimulai

    Operasi Patuh Kapuas 2025 Dimulai

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Operasi Patuh Kapuas 2025 resmi digelar selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 Juli 2025. Sebanyak 510 personel gabungan dari jajaran Polda Kalbar dikerahkan dalam operasi ini, yang ditandai dengan Apel Gelar Pasukan di halaman Mapolres Mempawah, Senin (14/7/2025). Apel dipimpin langsung Kapolres Mempawah, AKBP Jonathan David, dan dihadiri Bupati Mempawah, Erlina, unsur […]

  • Musrenbang, DPRD Dorong Sinkronisasi Lintas Pemerintahan

    Musrenbang, DPRD Dorong Sinkronisasi Lintas Pemerintahan

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota DPRD Sintang, Nikodemus, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi dalam pelaksanaan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), terutama di tengah keterbatasan anggaran yang dihadapi daerah. Nikodemus berharap dukungan dari pemerintah provinsi dapat membantu percepatan pembangunan, khususnya pada sektor infrastruktur yang dinilai masih menjadi persoalan besar di Kabupaten Sintang. Menurut Nikodemus, […]

  • Sekda Kartiyus Akui Pecat Oknum Guru dan Dokter Malas

    Sekda Kartiyus Akui Pecat Oknum Guru dan Dokter Malas

    • calendar_month Sab, 26 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sintang, Kartiyus menyebut bahwa belum lama ini pemerintah daerah telah memecat dua oknum pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang. Kedua pegawai tersebut, berprofesi sebagai tenaga pengajar atau guru dan seorang dokter. Keduanya dipecat, lantaran malas atau tidak pernah masuk kerja selama bertugas. “Kemarin kami sudah memecat […]

expand_less