Breaking News
light_mode

Tempatkan Pejabat PTP dengan Obyektif

  • calendar_month Kam, 29 Agu 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Gubernur Kalbar, H Sutarmidji mengatakan diseminasi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama adalah sebuah pembekalan bagi pemegang jabatan agar mereka dapat memahami, tugas, pokok dan fungsinya dan mereka mampu berinovasi kepada masyarakat serta mampu menyusun program dan mengeksekusinya dengan benar, sehingga output yang sejalan dengan visi misi daerah.

“Kita kadang tidak mempersiapkan seseorang untuk menduduki jabatan tinggi pratama. Saya sudah terbiasa mempersiapkan mereka,” kata H Sutarmidji, Kamis (29/8/2019) saat membuka diseminasi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemprov Kalbar di Grand Mahkota Hotel.

Kesiapan Jabatan Tinggi Pratama yang dilakukan oleh Mantan Wali Kota Pontianak adalah dipersiapkan sejak dia di jabatan eselon IV, dan dari jabatan itu dilihat perkembangannya, bagaimana kinerja, bagaimana kemampuannya dalam berinovasi.

Begitu juga di Jabatan eselon III juga dilihat perkembangannya, bagaimana kinerja, bagaimana kemampuannya dalam berinovasi, sehingga tidak heran, saat di Pemkot Pontianak banyak yang diorbitkan.

“Jangan mendudukan seseorang dalam satu jabatan karena kedekatan. Bukan itu yang kita harapkan karena kemampuan tidak” ingatnya.

Dijelaskannya, untuk jabatan pimpinan tinggi harus dipersiapkan dengan baik, kalau tidak dipersiapkan dengan baik, maka dia tidak akan bisa menghasilkan satu pekerjaan yang outputnya bisa mengubah keadaan.

“Kompetensi penting, jangan paksakan seseorang untuk duduk dijabatan kalau dia kompeten. Siapapun dia,” ujarnya.

Nilailah seseorang itu ketika dia ingin menduduki sebuah jabatan karena kompetensinya secara obyektif. Hindari penilaian-penilaian subyektif kecuali ada seseorang yang hendak menduduki jabatan dan sudah tidak ada orang lain di jabatan itu, dan perlu orang yang bisa mengeksekusi visi misi dan itulah pilihan yang ada, maka bolehlah.

“Kalau banyak pilihan, nilailah secara obyektif,” pungkasnya. (Nrt/Humpro)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ronny: Kompak dan Kebersamaan Modal Dasar Pembangunan

    Ronny: Kompak dan Kebersamaan Modal Dasar Pembangunan

    • calendar_month Sel, 13 Sep 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Keberagaman etnik, budaya dan agama bisa ditemui di wilayah Kalimantan Barat (Kalbar), khususnya di Kabupaten Sintang. Kondisi yang heterogen dan majemuk ini harus mampu dikelola secara cerdas dan proaktif demi membangun kekuatan agar terbentuk suatu pondasi kuat bagi tata pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik. Sebab dengan masyarakat yang membangun kesadaran diri untuk kompak […]

  • DAK Rp94 Miliar untuk Landak Dibatalkan

    DAK Rp94 Miliar untuk Landak Dibatalkan

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggaran dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp94 miliar untuk Kabupaten Landak dibatalkan. Ihwal pembatalan tersebut setelah terbitnya surat No S-247/MK_07/2020 tanggal 27 Maret 2020 meminta agar seluruh proses pengadaan barang/jasa untuk seluruh jenis/bidang/subbidang Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik selain Bidang Kesehatan dan Bidang Pendidikan, baik yang sedang berlangsung maupun belum dimulai prosesnya untuk […]

  • Hj Erlina Belajar Pembangunan dan e-Kinerja di Banyuwangi

    Hj Erlina Belajar Pembangunan dan e-Kinerja di Banyuwangi

    • calendar_month Jum, 2 Agu 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Kabupaten Mempawah, Hj Erlina, bertandang ke Banyuwangi, Jumat (2/8/2019). Bupati Erlina datang bersama jajarannya untuk memperluas wawasan tentang berbagai inovasi yang dikembangkan di daerah ujung timur Pulau Jawa ini. Bupati yang baru dilantik tiga bulan lalu ini, menyatakan kedatangannya ke Banyuwangi untuk sharing banyak hal. Mulai dari sistem pelayanan publik satu pintu, […]

  • Ribuan Pasukan Merah Tuntut PN Sintang Bebaskan 6 Terdakwa Karhutla

    Ribuan Pasukan Merah Tuntut PN Sintang Bebaskan 6 Terdakwa Karhutla

    • calendar_month Kam, 21 Nov 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ribuan masyarakat adat Dayak menggelar aksi unjuk rasa di Pengadilan Negeri Sintang, Kamis (21/11/2019). Mereka menuntut agar pemerintah dan penegak hukum, terutama Pengadilan Negeri Sintang membebaskan 6 terdakwa karhutla yang sedang berproses hukum. “Bebaskan….bebaskan….bebaskan…,” teriak masa. Pantauan dilapangan, masa mulai bergerak pukul 09.30 WIB. Titik kumpul masa di bagi dua titik. Pertama di […]

  • Harta Karun Terbesar Adalah “Big Data”

    Harta Karun Terbesar Adalah “Big Data”

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Harta karun negara paling berharga saat ini adalah “Big Data“. Sebab  di dalamnya terdapat data kependudukan yang kita kuasai. “Jadi, negara yang kuat adalah negara yang memiliki Big Data tersebut”, kata Bupati Sintang, Jarot Winarno saat membuka rapat koordinasi pemanfaatan data dan dokumen kependudukan Provinsi Kalimantan Barat di Ballroom Hotel My Home Sintang, […]

  • Asesor Apresiasi Perda Smart City

    Asesor Apresiasi Perda Smart City

    • calendar_month Sen, 3 Okt 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Pontianak, Zulkarnain mengatakan, Kota Pontianak merupakan satu di antara banyaknya kota di seluruh Indonesia yang telah menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Smart City. Dia menyebut hal tersebut mendapat apresiasi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang tergabung sebagai asesor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Disahkannya […]

expand_less