Breaking News
light_mode

Tak Becus Atasi Karhutla, Dana Pembangunan 14 Kabupaten/Kota di Kalbar Tercancam Dipotong

  • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji memastikan bakal mengurangi dana pembangunan bagi kabupaten/kota di Kalbar yang tidak serius mengatasi persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Sudah saya lakukan di APBD 2020, daerah – daerah yang tidak peduli urusan dengan kayak gini, membiarkan perusahaan perusahaan seenaknya itu, ya terpaksa dana pembangunannya  saya akan alihkan ke daerah yang memang serius menangani karhutla. Inikan berdampak pada masalah kesehatan masyarakat,” tegas Sutarmidji usai menggelar Vidieo Conference dengan Bupati / Wali kota, Kapolres, Dandim, serta BPBD se-Kalimantan Barat di Mapolda Kalbar, Jumat (20/9/2019).

Selain itu, Sutarmidji mengaku akan memetakan permasalahan dan mencari cara menyelesaikan persoalan karhutla di Kalbar. “Setelah ini, kabut asap dan karhutla berakhir kita evaluasi semua, dan bikin solusi penanganan masalah ini,” katanya.

Menurutnya, berbagai upaya telah dilakukan Forkompimda dalam  menangani karhutla di wilayah Kalbar. Namun, tetap saja belum mampu untuk menanggulangi karhutla yang mengakibatkan daerah Kalbar tertutup dengan kabut asap.

“Pemadaman api sudah, pembuatan hujan buatan sudah, tapi tetap saja menunggu hujan turun, berdoa sudah dilakukan, karena asap tidak bisa ditangani dengan cara apapun,” ujarnya.

Kewenangan Gubernur, kata dia, hanya sebatas memberi himbauan, karena yang dapat menindak ‘korporasi’ dengan sanksi pencabutan izin yakni bupati dan pihak kementerian.

“Ini akan kita sampaikan ke kementerian, dari aspek legalitas penindakan aja kita ini masih mencari siapa berbuat apa. Misalnya gubernur, gubernur bukan yang mengeluarkan izin, artinya gubernur hanya menghimbau bupati untuk mengeluarkan pencabutan. Kalau HTI itu yang mengeluarkan kementrian, nah kementrian yang mengevaluasi, tidak boleh ada pengalihan lahan – lahan konsesi, ini baru kita berbicara hutan dan lahan,” pungkasnya. (Nrt/Humpro)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ASN Harus Profesional

    ASN Harus Profesional

    • calendar_month Kam, 29 Agu 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dalam pelaksanaan percepatan reformasi birokrasi, Pemerintah Kabupaten Mempawah melalui Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Mempawah melaksanakan kegiatan Asistensi Pembaharuan Peta Jabatan Tahun 2020 – 2024 dan penyusunan Formasi ASN Kabupaten Mempawah. Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, H Ismail membuka secara resmi kegiatan tersebut di Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah, Kamis (29/8/2019). Turut hadir dalam […]

  • Pembangunan PLBN, Berharap Masyarakat Perbatasan Tak jadi Penonton

    Pembangunan PLBN, Berharap Masyarakat Perbatasan Tak jadi Penonton

    • calendar_month Jum, 8 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Pusat (Pempus) dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang diminta agar tetap bersinergi dalam perkembangan dan persiapan pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sungai Kelik di Kecamatan Ketungau Hulu. Sinergitas dan sinkornisasi para pemangku kepentingan ini perlu dilakukan, terutama bagaimana meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat. Tentunya, dampak dari pembangunan Pos Lintas Batas Negara […]

  • Tahap Pertama Pembangunan Kristen Center Dimulai

    Tahap Pertama Pembangunan Kristen Center Dimulai

    • calendar_month Rab, 9 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kendati melalui proses lelang yang panjang, akhirnya pembangunan Kristen Center segera dimulai. Ihwal itupun disampaikan langsung oleh Kasi Tata Bangunan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Sintang, Agus Suyono, Rabu (9/10/2019). Menurut Agus, proses lelang pembangunan tersebut telah selesai. Pemenang tendernya adalah CV Abah. “Lelangnya sudah selesai. Tinggal kerja saja,” katanya. Agus […]

  • Ronny: Keterbatasan Anggaran Penyebab Usulan Mentok

    Ronny: Keterbatasan Anggaran Penyebab Usulan Mentok

    • calendar_month Jum, 1 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny menyadari tiap usulan atau aspirasi yang disampaikan masyarakat tentunya tidak berjalan mulus atau dapat direalisasikan pemerintah daerah. Hal itupun disebabkan kondisi postur Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) mengalami keterbatasan. Dimana ungkap Florensius Ronny, di tahun 2022 ini APBD Sintang bertahan di angka Rp1,7 […]

  • Kekecewaan Bupati Jarot Bikin BNPP RI Bangun PLBN Tipe B di Sintang

    Kekecewaan Bupati Jarot Bikin BNPP RI Bangun PLBN Tipe B di Sintang

    • calendar_month Rab, 2 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Mengungkapkan rasa kecewa dan penyesalan terkadang bisa sedikit melegakan hati. Namun, bukan berarti bisa mengungkapan kekecewaan dengan kata-kata kasar. Tetapi melalui kritik yang membangun. Dan dampak ke depannya. Ihwal itupun disampaikan Bupati Sintang, Jarot Winarno dihadapan Asisten Koordinasi Intelijen Pertahanan Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia, Andi Tauifiq saat memimpin […]

  • Ketua Dewan Sampaikan Persoalan Honorer ke Kemenpan-RB

    Ketua Dewan Sampaikan Persoalan Honorer ke Kemenpan-RB

    • calendar_month Sel, 31 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny, menyarankan agar dilakukannya penambahan tenaga honorer di tiap organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang. Permintaan tersebut, kata Florensius Ronny bukan tanpa alasan. Pasalnya kebutuhan pelayanan publik yang tinggi, sementara tenaga tidak merata. “Jadi, dalam forum honorer Sintang saya telah menyampaikan […]

expand_less