Breaking News
light_mode

Sintang Harus Mampu Pertanggungjawabkan Anggaran MTQ ke-XXIX

  • calendar_month Rab, 31 Mar 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Ketua Umum LPTQ Provinsi Kalbar, Andi Musa meminta kepada panitia pelaksanaan MTQ ke-XXIX tingkat Provinsi Kalbar di Kabupaten Sintang agar pengelolaan anggaran dilakukan secara transparan dan akuntabel.

“Saya ingatkan ya, untuk pengelolaan aggarannya harus di kelola dan di pertanggungjawabkan dengan baik, transparan dan akuntabel,” ingat itu seraya menegaskan kepada semua jajaran panitia MTQ ke-XXIX tingkat Provinsi Kalbar.

Penegasan itu bukan tanpa alasan. Pasalnya, Andi Musa tidak ingin ada pemeriksaan dari BPK yang tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh pantia pelaksanaan MTQ.

“Jangan sampai nantinya ada pemeriksaan yang tidak bisa pertanggungjawabkan, sehingga pelaksanaan MTQ ini nantinya tidak bermartabat. Jadi, kami titip dalam penggunaan anggaran tolong di kelola dengan baik, sehingga kita bisa mempertanggungjawabkan anggaran yang diberikan oleh rakyat melalui APBD baik provinsi maupun kabupaten sintang,” pesan Andi Musa.

Apabila ditemukan hal-hal yang mencoreng pelaksanaan MTQ, Andi Musa menegaskan bahwa pihaknya tidak akan segan-segan memberikan sanksi diskulifikasi bagi peserta yang melakukan kecurangan.

“Contoh saat pelaksanaan MTQ di Sekadau ya, ada laporan yang mencoba menerobos sehingga kami telusuri dan mencari fakta bahwa memang benar ada terjadi pemalsuan data, sehingga kami diskualifikasikan pemenangnya terjadi di cabang fahmil putra, yang semulanya Sintang jadi nomor dua, akhirnya setelah juara satu kami diskualifikasi, Sintang jadi nomor satu,” beber Andi Musa.

Pengalaman-pengalaman seperti itu, kata Andi Musa, harus diperhatikan oleh panitia dan tuan rumah, sehingga pelaksanaan MTQ dapat berjalan dengan lancar dan aman.

“Saya tegaskan tidak boleh ada kecurangan dalam MTQ ini nantinya,” ucap Andi Musa.

Andi juga berpesan untuk publikasi dalam mensosialisasikan pelaksanaan MTQ ke-XXIX tingkat Provinsi Kalbar di Kabupaten Sintang ini sudah boleh dilakukan, agar masyarakat mengetahui bahwa tuan rumah pelaksanaanya adalah Kabupaten Sintang.

“Mungkin sudah harus mulai di publikasikan di beberapa tempat, seperti memasang baliho, iklan-iklan lainnya, jadi biar masyarakat tahu bahwa Sintang itu tuan rumah,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desember 2022, Pembangunan Intake Air Baku dan Rumah Pompa Ditargetkan Rampung

    Desember 2022, Pembangunan Intake Air Baku dan Rumah Pompa Ditargetkan Rampung

    • calendar_month Kam, 22 Sep 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Intake Air Baku dan Rumah Pompa di Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Kunyit mulai dibangun. Pembangunan sarana air bersih ini sebagai upaya mendukung beroperasionalnya Pelabuhan Terminal Kijing. Pembangunan tersebut juga ditargetkan rampung atau selesai pada Desember 2022 ini. Hal inipun diungkapkan Kepala SNVT PJPA Kalimantan , Novizar Ardiyansyah ketika turut mendampingi Bupati Mempawah, […]

  • Gara-gara Covid-19, Libur Sekolah di Mempawah Diperpanjang Hingga 9 April

    Gara-gara Covid-19, Libur Sekolah di Mempawah Diperpanjang Hingga 9 April

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Layanan aplikasi belajar online di Kabupaten Mempawah mulai tergerak untuk turut berkontribusi dalam membantu proses belajar siswa sekolah di tengah-tengah wabah virus Corona atau Covid-19 saat ini. Akibatnya, semakin banyak sekolah yang menerapkan program belajar di rumah bagi para siswanya Nah, di Kabupaten Mempawah memanfaatkan sistem aplikasi Sicerdas sebagai sarana dan prasarana tenaga pendidik dalam memberikan […]

  • Ciptakan Pemilu Serentak yang Aman, Damai dan Bermartabat

    Ciptakan Pemilu Serentak yang Aman, Damai dan Bermartabat

    • calendar_month Sel, 15 Nov 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemilihan Umum (Pemilu) serentak merupakan bagian dari reformasi politik untuk menjawab tuntutan efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan Pemilu, sehingga pada akhirnya hanya ada dua bentuk Pemilu di Indonesia yaitu Pemilu Nasional untuk legislatif dan Presiden/Wakil Presiden, dan Pemilu lokal untuk memilih Gubernur/wakil gubernur, Bupati/wakil bupati dan Walikota/wakil walikota. Masalah lain yang dihadapi penyelenggara adalah […]

  • Selain Destinasi, Event Bisa jadi Daya Tarik Wisata

    Selain Destinasi, Event Bisa jadi Daya Tarik Wisata

    • calendar_month Sel, 13 Sep 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono meminta beberapa kegiatan masyarakat yang diselenggarakan di Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Pontianak dapat diusulkan menjadi agenda nasional dalam kalender pariwisata. Dia menggambarkan beberapa agenda seperti peringatan Titik Kulminasi perlu dilaksanakan secara nasional. “Coba satu kali acara di antara Maret atau September Titik Kulminasi itu […]

  • Lim Hie Soen Ungkap Penyebab Daya Beli Masyarakat Turun Drastis

    Lim Hie Soen Ungkap Penyebab Daya Beli Masyarakat Turun Drastis

    • calendar_month Jum, 20 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Liim Hie Soen mengungkapkan pasca inflasi kondisi daya beli masyarakat Sintang turun drastis. Hal ini mesti menjadi perhatian pemerintah daerah. “Banyak masyarakat, yang kami temui rata-rata bilangnya mengeluhkan situasi saat ini yang sangat sulit, khususnya para pedagang yang merasakan penurunan daya beli,” ungkap Lim Hie Soen. Selain […]

  • Revolusi Industri 4.0, Tantangan Baru Dunia Pendidikan

    Revolusi Industri 4.0, Tantangan Baru Dunia Pendidikan

    • calendar_month Sel, 30 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dunia pendidikan saat ini memasuki babak baru. Pasalnya revolusi industri 4.0 membwa tantangan yang begitu kompleks. Olehkarenanya, dunia pendidikan dituntut berkerja keras dan bersinergi dengan berbagai pihak dalam membangun  kualitas karakter, kemampuan, literasi, dan kompetensi. Bupati Sintang, Jarot Winarno menyebutkan bahwa ada 6 jenis literasi yang harus dibangun bersamaan seperti, literasi baca tulis, […]

expand_less