Breaking News
light_mode

Semua Pihak Harus Bersinergi Susun RPJMD Mempawah Tahun 2020-2024

  • calendar_month Sel, 3 Sep 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD), Kabupaten Mempawah tahun 2020-2024, dengan tema menciptakan pelayanan publik yang cepat profesional dan efisien, Selasa (3/9/2019) di Aula Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah.

Turut dalam kegiatan itu, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, H Ria Norsan, OPD Pemerintah Provinsi, Dunia Usaha, Devisi, Staf Ahli, Kepala OPD Mempawah, Instansi Vertikal, Anggota DPRD, Camat serta Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Wagub mengatakan dalam penyusunan RPJMD tentunya mengacu pada UU Nomor 25 tahun 2004 tentang pembangunan nasional, kemudian UU Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah.

“Ini yang menjadi dasar dan acuan kita dalam menyusun RPJMD untuk lima tahun kedepan,” ungkapnya.

Tujuan dilakukan Musrenbang RPJMD adalah guna menyelaraskan, mensinergikan rencana pembangunan yang akan di susun lima tahun kedepan. Olehkarenanya, Wagub meminta semua pihak bersinergi dalam menyusun RPJMD Kabupaten Mempawah Tahun 2020 – 2024.

“Kita minta dari Pemda, DPRD, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan semua pihak terkait, ikut serta dalam rangka pembahasan RPJMD ini, supaya mendapatkan masukan-masukan yang akan disusun lima tahun ke depan, agar bisa mencapai apa yang menjadi keinginan dan tujuan pemerintah bersama masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Wagub mengajak semua pihak bersinergi baik dari Pemerintah Pusat, Provinsi serta Pemerintah Kabupaten/Kota agar arah kebijakan pembangunan tersebut selaras.

“Seperti kita ambil contoh sekarang Pemerintah Provinsi sedang memprogramkan desa mandiri, dari 3.021 desa yang ada di Kalbar, baru ada 1 desa mandiri yaitu di Kabupaten Kayong Utara. Jadi kalau hanya Pemerintah Provinsi saja yang melaksanakan maka tidak akan tercapai untuk lima tahun kedepan. Makanya, kita harus bersinergi, berbagi item apa yang harus dikerjakan antara Pemerintah Provinsi dan daerah, sehingga dalam waktu lima tahun kedepan target kami 300 lebih desa mandiri sudah terlaksana,” tegasnya. (Dvd/Humpro)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Ismail Tarawih di Masjid Al Falah Mempawah

    Sekda Ismail Tarawih di Masjid Al Falah Mempawah

    • calendar_month Sen, 11 Mar 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Semarak menyambut kehadiran bulan Ramadaan terasa di Kabupaten Mempawah dengan penuhnya masjid-masjid oleh umat Islam yang akan melaksanakan sholat Isya dan sholat tarawih di malam pertama Ramadaan 1445 Hijriah, (11/3/2024). Hal tersebut juga terlihat di Masjid Agung Al Falah Mempawah yang dipenuhi oleh jema’ah serta oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mempawah, Ismail. Sekda […]

  • Puskesmas Jasa untuk Warga Perbatasan

    Puskesmas Jasa untuk Warga Perbatasan

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Puskesmas Jasa adalah bangunan yang ke 22 yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Sintang. Puskesmas inipun dibangun dua lantai. Letaknya di Desa Jasa, Kecamatan Ketungau Hulu. Puskesmas Jasa diyakini mampu memberikan pelayanan kesehatan yang intens kepada masyarakat, khususnya di kawasan perbatasan. Fasilitas yang disipakan pun dipastikan lengkap. Apalagi, puskesmas tersebut juga menyediakan rawat inap, tenaga […]

  • Ajak Warga Jaga Kebersihan Sungai dan Parit dari Sampah

    Ajak Warga Jaga Kebersihan Sungai dan Parit dari Sampah

    • calendar_month Sen, 22 Agu 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Aliran Sungai Kapuas membantu menghidupkan banyak rumah tangga maupun individu, khususnya di Kota Pontianak. Terbentang di tengah pemukiman warga, kebutuhan air bersih dari Sungai Kapuas kian bertambah seiring dengan jumlah penduduk. Menanggapi hal ini, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menilai bertambahnya populasi berarti menyumbang lebih banyak produksi sampah. Dia khawatir apabila tidak […]

  • Mudahnya Bersalin dengan Program JKN-KIS

    Mudahnya Bersalin dengan Program JKN-KIS

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Banyak pasien persalinan (melahirkan) peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan, karena selama proses persalinan baik secara normal maupun melalui operasi Ceasar. Pasien Persalinan peserta JKN-KIS benar-benar terbantu dengan adanya layanan kesehatan ini mulai dari tindakan proses melahirkan, opname pasca melahirkan hingga pasien benar-benar dinyatakan pulih. […]

  • Jarot Bagikan Bantuan Beras untuk PKM

    Jarot Bagikan Bantuan Beras untuk PKM

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 715.180 kilogram beras dibagikan Pemerintah Kabupaten Sintang untuk 35.759 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) atau masyarakat terdampak virus Corona atau Covid-19. Pembagian beras itu hasil dari bantuan yang diberikan Pemerintah Provinsi Kalbar, Senin (6/4/2020). Masing-masing PKM bakal menerima 20 kilogram beras. “Jadi, ada 715.180 kilogram. Masing-masing PKM menerima bantuan beras sebanyak 20 kilogram,” […]

  • Wabup Mempawah Sampaikan KUA-PPAS 2026 di Rapat Paripurna DPRD

    Wabup Mempawah Sampaikan KUA-PPAS 2026 di Rapat Paripurna DPRD

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, memaparkan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas serta Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Mempawah, Selasa (12/8/2025). Dokumen ini menjadi pedoman arah pembangunan daerah dengan mempertimbangkan skala prioritas dan sinkronisasi kebijakan pusat-daerah demi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Rapat Paripurna di Gedung DPRD Mempawah […]

expand_less