Breaking News
light_mode

Saparudin Bersyukur Menjadi Peserta JKN-KIS

  • calendar_month Jum, 24 Jul 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan sejak tahun 2014 terbukti telah memberikan banyak manfaat kepada selruuh masyarakat. Kehadirannya membuka akses yang lebih besar bagi masyarakat untuk memperoleh perlindungan finansial atas jaminan kesehatan diri dan keluarga.

Saparudin Resa (44), seorang kepala rumah tangga yang berprofesi sebagai driver pada perusahaan swasta ini merupakan peserta JKN-KIS dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) dengan hak perawatan kelas II. Pengalamannya selama 2 tahun menjadi peserta JKN-KIS membuatnya banyak bersyukur.

“Penghasilan saya yang pas-pasan hanya cukup untuk menghidupi kebutuhan sehari-hari istri dan 2 orang anak. Saya sudah 2 tahun menggunakan KIS. Alhamdulillah dampaknya sangat membantu bagi keuangan saya dan keluarga, seperti mendapatkan jaminan seluruh biaya pengobatannya rumah sakit dengan mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik sebagaimana mestinya,” tuturnya.

Menurut Saparudin, prosedur pemanfaatan pelayanan kesehatan JKN-KIS cukup mudah. Tak sampai di situ, pelayanan yang diberikan rumah sakit pun sangat memuaskan. Hal yang membuatnya terkesan adalah biaya inap dan rawat jalan ditanggung secara keseluruhan asalkan mengikuti prosedur yang ditetapkan.

“Kami dulu takut dan enggan untuk berobat ke rumah sakit karena biayanya mahal, jadi kalau kami sakit hanya menggunakan obat-obatan tradisional yang bahannya berasal dari alamKalau sekarang semenjak sudah terdaftar jadi peserta JKN-KIS, urusan sakit dan berobat keluarga kami benar-benar percaya deh pasti ditanggung sesuai prosedur baik rawat inap maupun rawat jalan. Kami sudah membuktikan itu,” ungkapnya.

Dengan manfaat yang dirasakannya selama menjadi peserta JKN-KIS, Saparudin juga turut mengedukasi kerabat dan keluarga lainnya yang belum menjadi peserta JKN-KIS agar segera mendaftarkan diri dan keluarganya.

“Saya selalu cerita ke keluarga dan teman-teman saya manfaat jadi peserta BPJS. Bahkan mereka saya anjurin buat daftar juga. Biar ikut merasakan manfaat seperti saya, itung-itung memberikan mereka solusi untuk biaya kesehatan yang semakin mahal sekarang ini”. tukasnya (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Coret yang Tak Layak, 40 Ribu Penerima Disisir Ulang

    Coret yang Tak Layak, 40 Ribu Penerima Disisir Ulang

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, menegaskan perang terhadap data penerima Program Keluarga Harapan (PKH) yang tidak tepat sasaran. Dari total sekitar 40 ribu keluarga penerima manfaat, seluruh data akan divalidasi ulang untuk memastikan bantuan hanya diterima warga yang benar-benar memenuhi syarat. “Saya tidak mau yang menerima PKH ini banyak keluarga Kepala Desa dan […]

  • Warga Mempawah Doakan Wagub Kalbar Sembuh dari Covid-19

    Warga Mempawah Doakan Wagub Kalbar Sembuh dari Covid-19

    • calendar_month Rab, 30 Sep 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Usai mengumumkan dirinya terkonfirmasi asimtomatik Covid-19, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, kebanjiran doa dan empati seluruh masyarakat, termasuk di Kabupaten Mempawah. Doa agar Ria Norsan diberikan kekuatan dan kesembuhan oleh Allah SWT, mengalir di media sosial, whatsapp dan telegram. Di grup-grup whatsapp, Ria Norsan yang merupakan mantan Bupati Mempawah dua periode ini […]

  • 11 Kades Ikut Nyaleg, Syaratnya Harus Mundur

    11 Kades Ikut Nyaleg, Syaratnya Harus Mundur

    • calendar_month Ming, 12 Agu 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemilihan umum legislatif (Pileg) 2019 mendatang, di Kabupaten Sintang diperkirakan diikuti oleh 11 orang Kepala Desa (Kades) aktif. “Ada 11 Kades yang ikut Pileg 2019,” kata Komisioner KPU Sintang, Sutami, Minggu (12/8). Menurut Sutami, secara aturan para Kepala Desa (Kades) diperbolehkan untuk mengikuti proses dan tahapan Pileg 2019. Tetapi, para kades harus mematuhi […]

  • Konsumsi Air yang Baik untuk Tekan Angka Stunting, AKI dan AKB
    OPD

    Konsumsi Air yang Baik untuk Tekan Angka Stunting, AKI dan AKB

    • calendar_month Kam, 22 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Selain menghadapi pandemi Covid-19, Indonesia juga menghadapi ancaman tingginya kematian ibu, bayi, dan stunting. Oleh karenanya, perhatian juga harus ditujukan kepada penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) Angka Kematian Bayi (AKB) dan kasus stunting. Hal itu diungkapkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Kusnadi, Kamis (22/4/2021). Kata Kusnadi, masalah tersebut bukan hanya […]

  • Bupati Mempawah Ajak ASN jadi Contoh Disiplin Prokes

    Bupati Mempawah Ajak ASN jadi Contoh Disiplin Prokes

    • calendar_month Sen, 17 Mei 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina berharap para aparatur sipil negara (ASN) agar tetap menjadi contoh masyarakat dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19 dengan disiplin mematuhi protokol kesehatan. “Para ASN ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat untuk memutus mata rantai COVID-19 di Kabupaten Mempawah dengan menerapkan protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” […]

  • Rp1.7 Miliar Perbaiki Ruas Jalan Nanga Libau – Bangun

    Rp1.7 Miliar Perbaiki Ruas Jalan Nanga Libau – Bangun

    • calendar_month Sel, 19 Sep 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pembangunan dari pinggiran  yang digaungkan Pemerintah Kabupaten Sintang ternyata tidak hanya omong kosong. Pasalnya tahun 2017 ini pemerintah menganggarkan Rp1.7 Miliar untuk ruas jalan Desa Nanga Libau – Desa Bangun, Kecamatan Sepauk. Anggota Komisi B DPRD Sintang, Kusnadi mengapresiasi sikap tanggap yang diambil pemerintah terkait ruas jalan Desa Nanga Libau – Desa Bangun. […]

expand_less