Breaking News
light_mode

Rosalina Ingin Motif Gelombang Muare Semakin Dikenal

  • calendar_month Sen, 8 Jul 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pada rangkaian Peringatan Hari Ulang Tahun ke-12 Kabupaten Kubu Raya, digelar berbagai kegiatan. Salah satunya lomba Tari Harmoni dan Joget Pesona Kubu Raya yang mengharuskan peserta menggunakan kain bermotif Gelombang Muare khas Kubu Raya.

Ketua Dekranasda Kabupaten Kubu Raya, Rosalina Muda Mahendrawan, mengatakan dengan diharuskannya peserta lomba tari dan joget menggunakan motif tersebut, diharapkan motif khas itu semakin dikenal masyarakat, baik masyarakat Kubu Raya maupun di luar Kubu Raya.

“Mudah-mudah motif Kubu Raya ini semakin dikenal, seperti halnya di Padang ada bordiran yang khas, di Jawa dan Bali juga ada batik khas,” kata Rosalina di sela pembukaan lomba Tari Harmoni dan Joget Pesona Kubu Raya, di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Senin (8/7/2019).

Rosalina menjelaskan, pada momen peringatan HUT Kubu Raya ke-12 ini, Dekranasda Kabupaten Kubu Raya juga membuka Galeri Dekranasda di areal lobi Kantor Bupati Kubu Raya.

“Di situ kita pajang berbagai produk kerajinan yang kita miliki, di antaranya kain, tas, tenun, dan sebagainya,” ujarnya.

Menurutnya, tujuan dari Galeri Dekranasda untuk mengenalkan berbagai kerajinan yang ada di Kubu Raya kepada masyarakat.

Secara terpisah, Bupati Muda Mahendrawan menyatakan motif khas Gelombang Muare Reborn adalah kebanggaan daerah. Motif khas tersebut, menurutnya, juga menjadi identitas daerah.

“Ada filosofinya di situ dan jati diri yang mana kita warga dan masyarakat Kubu Raya tetap harus membawa akar budaya daerah yang kita banggakan,” sebutnya.

Muda menuturkan, berbagai karya seni hasil produk budaya yang ada merupakan aktualisasi seni budaya yang terambil dari akar budaya keberagaman di Kubu Raya. Aset tersebut menjadi massif dan membumi di masyarakat sehingga muncul kebanggaan dan rasa memiliki terhadap daerah sendiri.

“Ini positif untuk menggelindingkan promosi Kubu Raya. Termasuk motif khas terbaru, ini adalah sebuah ide dan kreativitas dari anak-anak Kubu Raya. Mudah-mudahan bisa menjadi motif khas yang menjadi kebanggaan dan disosialisasikan ke masyarakat. Mulai ASN sampai masyarakat bisa mengakses dan nantinya menggunakan sebagai motif khas yang dibawa kemana-mana,” pungkasnya. (Humpro)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini 3 Alasan ASN Sintang Ajukan Pindah Tugas ke Kota

    Ini 3 Alasan ASN Sintang Ajukan Pindah Tugas ke Kota

    • calendar_month Ming, 29 Apr 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setiap tahun, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sintang banyak menerima pengajuan pindah tugas dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Terutama yang bertugas di pedalaman. “Kami tetap berupaya selektif sebelum mengabulkan. Jangan sampai pegawai menumpuk di kota. Kekurangan di pedalaman,” kata Kepala BKPSDM Sintang Palentinus, kemarin. Menurut Palentinus, terdapat 3 alasan […]

  • Bupati Erlina Lepas 90 Kafilah Mempawah Ikuti MTQ XXXIII Kalbar

    Bupati Erlina Lepas 90 Kafilah Mempawah Ikuti MTQ XXXIII Kalbar

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Erlina, didampingi Wakil Bupati Juli Suryadi, secara resmi melepas Kafilah Kabupaten Mempawah untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang akan digelar di Kabupaten Kapuas Hulu pada 14–20 September 2025. Pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera Kabupaten Mempawah oleh Bupati Erlina kepada Ketua Rombongan Kafilah, Rahmanuddin Wiyono, di […]

  • Pupuk Subsidi Hanya untuk Padi
    OPD

    Pupuk Subsidi Hanya untuk Padi

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah terus mengatur secara ketat distribusi pupuk bersubsidi agar tepat sasaran dan mendukung sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan nasional. Di Kabupaten Sintang, distribusi pupuk subsidi saat ini difokuskan hanya untuk komoditas tanaman padi, sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Sintang,  Gunardi […]

  • Sintang Fokus Perbaikan Gizi untuk Tekan Angka Stunting

    Sintang Fokus Perbaikan Gizi untuk Tekan Angka Stunting

    • calendar_month Sen, 12 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Yustinus J mewakili Bupati Sintang menghadiri sekaligus membuka pelaksanaan kegiatan Rembuk Stunting Kabupaten Sintang tahun 2021, yang dilaksanakan di Pendopo Bupati Sintang, Senin (12/4/2021). Dalam sambutan Bupati Sintang yang dibacakan oleh Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Yustinus mengatakan […]

  • Musim Hujan, DPRD Kalbar Imbau Warga Waspada DBD

    Musim Hujan, DPRD Kalbar Imbau Warga Waspada DBD

    • calendar_month Rab, 27 Sep 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar, Ir. H. Suriansyah mengimbau seluruh lapisan masyarakat Kalbar untuk tetap waspada berbagai penyakit. Lantaran curah hujan dengan intensitas tinggi akhir-akhir ini melanda wilayah Provinsi Kalbar. Perubahan terhadap suhu lingkungan pun terjadi. “Waspadai berbagai macam penyakit yang sering muncul pada musim hujan. Seperti, DBD, diare, penyaki kulit, influenza serta […]

  • Legislator Sintang Minta Menpan-RB Tinjau Ulang Aturan Passing Grade, Ini Alasannya…

    Legislator Sintang Minta Menpan-RB Tinjau Ulang Aturan Passing Grade, Ini Alasannya…

    • calendar_month Jum, 9 Nov 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang meminta kepada Pemerintah Pusat (Pempus) untuk meninjau ulang kembali aturan dan regulasi penerimaan CPNS 2018. Pasalnya, tiga passing grade yang ditetapkan oleh BKN, yakni TKP minimal 143, Tes Intelegensia Umum (TIU) minimal 80, dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) minimal 75,  dinilai sangat tinggi dan tidak mungkinkan […]

expand_less