Breaking News
light_mode

Realokasikan Rp11,5 Miliar untuk Tangani Covid-19 di Mempawah, Erlina: Keselamatan dan Kesehatan Masyarakat Prioritas Utama

  • calendar_month Kam, 2 Apr 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah merealokasi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2020 sebanyak Rp11,5 miliar untuk pencegahan dan penanganan virus Corona atau Covid-19.

Realokasi tersebut merupakan hasil pemangkasan dari berbagai kegiatan yang ada di masing-masing OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah.

Realokasi APBD tersebut juga sesuai Peraturan Mendagri 20/2020 tentang Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Lingkungan Pemerintah Daerah yang diterbitkan pemerintah pusat untuk membantu daerah menangani masalah Covid-19.

Sekretaris Daerah (Sekda) Mempawah, H Ismail mengaku bahwa Pemerintah Kabupaten Mempawah telah melakukan realokasi APBD 2020 sebesar Rp11,5 miliar. Dana itu diperuntukan penanganan Covid-19.

Teknisnya, kata Sekda, dana tersebut akan diberikan kepada tim gugus tugas Covid-19 Mempawah. “Jadi, apa saja peruntukan dana Rp11,5 miliar itu, kita serahkan kepada gugus tugas covid-19. Tentunya diperuntukan untuk beberapa bidang yang masuk prioritas dalam penanganan wabah ini,” ujar Sekda, Kamis (2/4/2020).

Bupati Mempawah, Hj Erlina mengatakan bahwa Pemkab Mempawah telah menyediakan dana Rp11,5 miliar untuk pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Mempawah. Dana ini bersumber dari pengalihan kegiatan di OPD Kabupaten Mempawah yang tidak dapat dilaksanakan akibat terjadinya wabah Covid-19 ini.

“Kami telah menyisir seluruh kegiatan di OPD, kegiatan yang tidak dapat terlaksana dan sifatnya tidak urgent dan tidak berdampak kepada masyarakat kami alihkan untuk penanganan covid-19 ini. Sehingga dana pengalihan ditambah dengan dana tidak terduga terkumpul sebanyak 11,5 miliar. Ini upaya kami untuk melindungi masyarakat Kabupaten Mempawah,” kata Bupati Erlina.

“Bagi kami keselamatan dan kesehatan masyarakat Kabupaten Mempawah prioritas utama saat ini,” tambahnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sintang di Mata Yayasan Bhakti Suci

    Sintang di Mata Yayasan Bhakti Suci

    • calendar_month Rab, 23 Mei 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Yayasan Bhakti Suci yang fokus pada misi sosial, memiliki pandangan tersendiri terhadap Kabupaten Sintang, baik pemerintah maupun masyarakatnya yang beragam. Sebagaimana disampaikan Sekretaris Bhakti Suci Sintang, Lim Hie Soen atau akrab disapa Akun, Rabu (23/5). Kabupaten Sintang, menurut Akun, memiliki semangat kebersamaan yang luar biasa. Semua terbangun dengan sangat baik. Antarkelompok masyarakat menjunjung […]

  • Canangkan Gerakan Menanam Cabai, Upaya Jaga Stabilitas Inflasi

    Canangkan Gerakan Menanam Cabai, Upaya Jaga Stabilitas Inflasi

    • calendar_month Rab, 11 Sep 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Komoditas cabai acapkali menjadi penyumbang inflasi di Kota Pontianak. Hal ini menjadi perhatian bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Pontianak. Dengan melibatkan Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kota Pontianak, Pemkot Pontianak berkolaborasi dengan Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Kalbar, mencangangkan Gerakan Menanam (Geram) Cabai bagi kader PKK se-Kota Pontianak. […]

  • Harga Pupuk Nonsubsidi Melambung, DPRD Sintang Minta Pempus Cari Solusi Konkret

    Harga Pupuk Nonsubsidi Melambung, DPRD Sintang Minta Pempus Cari Solusi Konkret

    • calendar_month Sab, 11 Jun 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Nikodemus banyak menerima keluhan warga di sektor pertanian. Lantaran harga pupuk nonsubsidi yang melambung tinggi. Sementara kondisi di lapangan, harga kebutuhan pokok serba mahal. “Saat ini pupuk tidak mudah didapat dan mahal. Ironisnya harga pupuk sekarang tidak simbang dengan harga hasil produksi pertanian,” ungkap Nikodemus, […]

  • Warga Makassar Kagumi Keunikan Kostum Meriam Karbit dari Pontianak

    Warga Makassar Kagumi Keunikan Kostum Meriam Karbit dari Pontianak

    • calendar_month Kam, 13 Jul 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kostum ‘Delegacy of Meriam Karbit’ dan ‘Equator Van Borneo’ menjadi pusat perhatian para penonton Karnaval dan Pawai Budaya dalam rangkaian Rakernas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) XVI di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (12/7/2023) malam. Dua kostum yang dirancang sedemikian rupa menggambarkan ikon khas Kota Pontianak. Satu kostum dirancang dengan dua buah meriam […]

  • Minta Dinkes Tempatkan Bidan di Setiap Pustu

    Minta Dinkes Tempatkan Bidan di Setiap Pustu

    • calendar_month Ming, 29 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Alpius minta pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Sintang memenuhi kebutuhan tenaga bidan di sejumlah Pusat Kesehatan Pembantu (Pustu), khususnya di tiap wilayah desa. Pasalnya menurut Alpius, keberadaan bidan sangat dibutuhkan sekali oleh masyarakat. Hal ini menyangkut kesehatan serta nyawa si ibu dan bayi yang […]

  • Tingkatkan Produksi Aloevera

    Tingkatkan Produksi Aloevera

    • calendar_month Kam, 25 Mei 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sektor pertanian memegang peranan penting dalam meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan. Salah satu komoditi pertanian yang menjadi unggulan Kota Pontianak adalah aloevera atau tanaman lidah buaya. Tanaman tersebut tumbuh subur dan dapat dikembangkan dalam berbagai macam produk makanan maupun minuman. Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menerangkan, selain menjadi produk makanan dan minuman, aloevera […]

expand_less