Breaking News
light_mode

Raziq : Cegah Penyebaran Hoaks

  • calendar_month Rab, 18 Apr 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Setakat ini media sosial (Medsos) masih menjadi sarana empuk terkait penyebaran informasi palsu atau hoaks termasuk isu SARA di kalangan masyarakat. Tak pelak, pemerintah harus bisa mencegah dampak penyebaran hoaks yang kian mengkhawatirkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Anggota DPRD Sintang, Ghulam Raziq merasa sangat prihatin terhadap persoalan tersebut. “Dampaknya begitu luas. Jika tak disikapi hati-hati bisa menjadi bumerang dan bisa dipidanakan melalui Undang-Undang ITE,” tegas Ghulam Raziq, kemarin.

Raziq berpendapat, media sosial semestinya dimanfaatkan untuk bersosialisasi serta berinteraksi dengan menyebarkan konten positif.  “Tapi sangat disayangkan beberapa pihak memanfaatkan untuk menyebarkan informasi yang mengandung konten tidak bagus atau negatif,” ulasnya.

Legislator PPP ini berpendapat, sudah tepat langkah pemerintah berupaya mengurangi penyebaran hoaks melalui Undang-undang.  “Sudah tepat pula sanksi bagi pengguna internet yang turut menyebarkan konten negatif,” tuturnya.

Menurutnya, apabila persoalan ini dibiarkan tentu dikhawatirkan akan membahayakan keselamatan generasi muda mendatang. Olehkarenanya, harus banyak kelompok yang proaktif mengajak masyarakat supaya lebih cerdas dalam menggunakan media sosial.

“Jangan sampai gara-gara sebaran  video harus ada yang berurusan dengan pihak kepolisian,” ingatnya.

Raziq menuturkan, kemajuan dunia internet telah membuat informasi menjadi berkembang lebih cepat dan luas. Bahkan, dalam hitungan jam satu topik bisa berkembang lebih luas hingga ke belahan dunia manapun.

“Untuk meminimalisir berita hoaks  yang bertebaran, makanya jangan mudah percaya dengan informasi yang berseliweran. Cek kebenaran melalui situs-situs resmi. Gali dari sumber yang benar-benar bisa dipertanggungjawabkan,” imbaunya. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selain Malas Ditanam, Petani Bingung Akses ke Pangsa Pasar

    Selain Malas Ditanam, Petani Bingung Akses ke Pangsa Pasar

    • calendar_month Sel, 2 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kendati Sintang memiliki luas wilayah yang sama dengan Provinsi Jawa Barat, tetap saja masih ada yang kurang di mata Bupati Sintang, Jarot Winarno. Terutama, soal luas lahan persawahan dan minimnya petani melakukan tanam. Tentunya, berdampak pada hasil tanam. “Kurang luas ya, bahkan belum semuanya bisa panen 2 sampai 3 kali dalam setahun. Kita […]

  • PPKM Level 4 di Pontianak Diperpanjang Hingga 9 Agustus 2021

    PPKM Level 4 di Pontianak Diperpanjang Hingga 9 Agustus 2021

    • calendar_month Sel, 3 Agu 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Pusat kembali memperpanjang PPKM Level 4 hingga tanggal 9 Agustus 2021. Kota Pontianak merupakan satu diantara 25 kabupaten/kota di luar Pulau Jawa-Bali yang ditetapkan penerapan PPKM Level 4. Hal tersebut  tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 28 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menjelaskan, […]

  • Bertandinglah dengan Sportif

    Bertandinglah dengan Sportif

    • calendar_month Sen, 7 Agu 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Menyambut semaraknya HUT RI ke-78, pemuda di Kecamatan Jongkat menggelar Turnamen Sepak Bola Antar Club se- Kalbar “Rahmat Satria Cup 2023” di Lapangan Sepak Bola Rahmat Satria, Desa Wajok Hilir Kecamatan Jongkat, Minggu (6/8/2023). Dengan tendangan perdana, Turnamen Sepak Bola Antar Club se- Kalbar “Rahmat Satria Cup 2023” resmi dibuka langsung Wakil Bupati […]

  • Kusnadi Dorong Pemerintah Sintang Tekan Kasus Gigitan Hewan Rabies

    Kusnadi Dorong Pemerintah Sintang Tekan Kasus Gigitan Hewan Rabies

    • calendar_month Sab, 21 Mar 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Kusnadi, menekankan perlunya tindakan serius dari pemerintah daerah melalui instansi terkait untuk menekan kasus gigitan hewan rabies yang masih terjadi di sejumlah wilayah. Menurut Kusnadi, penanganan yang cepat dan terkoordinasi sangat penting untuk mencegah potensi penyebaran penyakit mematikan ini. Kusnadi menyebutkan bahwa kasus gigitan hewan, terutama anjing, kerap menimbulkan […]

  • Pontianak Penerima Vaksin Perdana di Kalbar

    Pontianak Penerima Vaksin Perdana di Kalbar

    • calendar_month Sel, 5 Jan 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kota Pontianak menjadi daerah pertama di Kalimantan Barat (Kalbar) yang akan menerima vaksin Covid-19. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menerangkan, pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan diantaranya mempersiapkan freezer atau ruang penyimpanan vaksin di Gudang Farmasi milik Dinas Kesehatan Kota Pontianak. “Selanjutnya tinggal dilakukan persiapan untuk proses vaksinasi,” ujarnya, Selasa (5/1/2021). Untuk perdana, […]

  • Budaya Saprahan Perekat Generasi Bangsa

    Budaya Saprahan Perekat Generasi Bangsa

    • calendar_month Kam, 11 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Mewujudkan kecintaan terhadap kebudayaan asli daerah, melalui momentum Hari Ulang Tahun Kabupaten Kubu Raya ke-12, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menggelar Budaya Makan Saprahan bersama para pejabat daerah, pimpinan instansi vertikal, perwakilan elemen masyarakat di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Kamis (11/7/2019). Hadir pada kegiatan itu, Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, Pangdam XII Tanjungpura […]

expand_less