Breaking News
light_mode

Proses Aduan Warga 12 Desa dengan Asas Praduga Tak Bersalah

  • calendar_month Sab, 11 Jan 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Warga 12 desa dari Kecamatan Kayan Hulu dan Kayan Hilir mengadu soal dana desa yang diduga disalahgunakan ke Komisi A DPRD Sintang pada, Rabu (8/1/2020) lalu.

Mereka berharap lembaga legislatif dapat menindaklanjuti aduannya ke intansi terkait. Ihwal tersebut sontak mengundang perhatian legislator lainnya.

Salah satunya adalah Ketua DPRD Sintang, Florensius Ronny.

Dimana, Ronny memastikan sejumlah aduan dan surat yang masuk di lembaga yang dipimpinnya bakal diproses sesuai prosedur yang ada. Tentunya dilakukan kajian yang dalam.

Sebab, lembaga DPRD tidak akan menerima informasi yang masuk secara mentah-mentah.
“Ini harus kita cek ke lapangan dan instansi terkait, bisa saja aduan dan surat yang masuk ada salah komunikasi dari pemerintah desa,” kata Florensius Ronny kepada Lensakalbar.co.id, Jumat (10/1/2020).

Langkah pertama, kata Ronny, pihaknya akan memanggil BPMPD dan pihak kecamatan setempat. Kendati demikian, pihaknya tidak dapat memutuskan apakah ada indikasi penyalahgunaan dana desa atau tidaknya di 12 desa tersebut.

Namun, tegas Ronny, semua aduan dan laporan yang disampaikan masyarakat ke DPRD tentunya diproses. Hanya saja, pihaknya lebih mengedepankan asas praduga tak bersalah.

“DPRD akan proses laporan masyarakat dengan asas praduga tak bersalah,” tegasnya.

Selain itu, Ronny mengapresiasi dan berterima kasih kepada masyarakat yang sudah berani melaporkan hal-hal yang dinilai menyimpang di mata publik.

“Kita DPRD berterima kasih kepada masyarakat yang sudah melapor dan menyampaikan aspirasinya kepada DPRD Sintang,” ujarnya.

Kendati demikian, Ronny meminta kepada masyarakat di 12 desa agar tetap tenang. “Harus tenang. Persoalan ini akan segera kita proses di DPRD,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi A DPRD Sintang, Santosa mengatakan, bakal memanggil intansi terkait seperti Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) dan Inspektorat Sintang.

“Dalam waktu dekat akan kita panggil. Pertama kita akan meminta penjelasan dari dua instansi tersebut. Kemudian, apabila memang ada indikasi dan terbukti bermain dengan uang rakyat kita minta agar diproses sesuai prosedur hukum yang ada,” terang Santosa. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pj Bupati Ismail Tutup Kegiatan Training Center Kafilah MTQ Mempawah

    Pj Bupati Ismail Tutup Kegiatan Training Center Kafilah MTQ Mempawah

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail menghadiri dan menutup kegiatan Training Center (TC) Kafilah Kabupaten Mempawah yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-XXXII Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Aula Wisma Chandramidi Mempawah, Kamis (24/10/2024) malam. Pada kesempatan tsrsebut, Pj Bupati Ismail mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Training Center […]

  • Tes Urine Mendadak di Polres Sintang, Tak Ada Anggota Terindikasi Narkoba

    Tes Urine Mendadak di Polres Sintang, Tak Ada Anggota Terindikasi Narkoba

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Puluhan personel Polres Sintang mendadak diperiksa urine-nya oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam), Senin (27/10/2025). Hasilnya, seluruh anggota dinyatakan bersih dari narkoba. Tes dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya di ruang Sie Propam Polres Sintang. Pemeriksaan ini menyasar bintara baru dari berbagai satuan fungsi dan melibatkan Seksi Dokkes Polres Sintang. Setiap personel wajib menyerahkan sampel […]

  • 28 Agustus, Jarot Presentasi Wisata ke Jakarta

    28 Agustus, Jarot Presentasi Wisata ke Jakarta

    • calendar_month Jum, 11 Agu 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Menjelang Festival Bukit Kelam 2018, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang sibuk menyiapkan materi untuk dipresentasikan di hadapan Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia (BKPN-RI) di Jakarta. Di antaranya video berdurasi empat menit berisikan destinasi wisata Sintang. “Bupati Sintang, Pak Jarot Winarno yang langsung mempresentasikannya pada 28 Agustus mendatang, bersama Kemenpar dan Kemenlu,” kata Sri Rosmawati, Sekretaris Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu  […]

  • PA Kelas II Sintang Teken Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi

    PA Kelas II Sintang Teken Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi

    • calendar_month Sen, 21 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pengadilan Agama (PA) Kelas II Sintang mencanangkan Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), Senin (21/1/2019). “Ini kesungguhan institusi PA Sintang dalam mengukuhkan diri sebagai lembaga yang mempunyai komitmen untuk mencegah terjadinya korupsi disertai dengan upaya untuk mewujudkan wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani sesuai […]

  • Mempawah Pertahankan 4 Kali Berturut-turut Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi

    Mempawah Pertahankan 4 Kali Berturut-turut Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi

    • calendar_month Sab, 12 Nov 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kafilah Kabupaten Mempawah berhasil mempertahankan juara umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-30 tingkat provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) empat kali berturut-turut. MTQ ke-30 dilaksanakan di Kabupaten Ketapang pada 5-11 November 2022. Kafilah Mempawah memperoleh poin tertinggi sebesar 92, disusul Kota Pontianak dengan poin 65, dan ketiga diduduki Kabupaten Kubu Raya sebanyak 50. Selain berhasil […]

  • Ketua Dewan Sebut Seluruh Desa di Wilayah Perbatasan Belum Ada Listrik

    Ketua Dewan Sebut Seluruh Desa di Wilayah Perbatasan Belum Ada Listrik

    • calendar_month Sab, 9 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny mengungkapkan bahwa sampai hari ini kondisi wilayah perbatasan di Kabupaten Sintang masih tertinggal, terutama pada infrastruktur penerangan atau listrik. “Hampir seluruh desa yang adi kawasan perbatasan khususnya Kecamatan Ketungau Tengah dan Ketungau Hulu belum teraliri infrastruktur listrik,” ungkap Florensius Ronny ketika menjadi nara […]

expand_less