Breaking News
light_mode

Potensi Wisata Mempawah Tak Kalah dengan Singkawang

  • calendar_month Kam, 22 Mar 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Kabupaten Mempawah, Kalbar, kaya akan potensi wisata. Jenisnya pun beragam. Tidak kalah dengan Kota Singkawang. Cuma sayangnya, belum tergali dan dikelola secara maksimal.

“Seharusnya Mempawah mampu bersaing dengan wisata di Kota Singkawang,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Dinas Pendidikan, Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Mempawah, Nanik Sawitri,  kemarin.

Dia mengungkapkan, Bumi Galaherang ini memiliki beragam jenis wisata, mulai dari religi, budaya, alam hingga kuliner.

“Kita punya lengkap,” kata Nanik.

Untuk memaksimalkan semua potensi tersebut, Nanik menilai, pentingnya mengubah mindset atau pola pikir masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan dalam memandang pariwisata.

Terlebih mengingat multiplier effect dari kegiatan pariwisata yang sangat luar biasa. “Saya rasa seluruh elemen masyarakat harus memandang potensi pariwisata sebagai hal yang penting,” ucap Nanik.

Dimulai dari hal-hal kecil, kata Nanik, seperti pelayanan dan keramahan. Termasuk, dalam menetapkan harga kuliner atau makanan.

“Harus ada standar harga. Karena konsumen ingin adanya kepastian,” tuturnya.

Jadi, jelas Nanik, Sapta Pesona Pariwisata (Keamanan, Ketertiban, Kebersihan, Kesejukan, Keindahan, Keramahtamahan, dan Kenangan) itu harus betul-betul dirasakan di kawasan objek wisata.

Sebagai daerah tujuan wisata, Nanik menyarankan warga untuk mulai melirik usaha homestay. Sebab Mempawah mempunyai beberapa objek unggulan yang membutuhkan penginapan, di antaranya:

  1. Makam Opu Daeng Manambon
  2. Gua Maria Anjongan, dan
  3. Mempawah Mangrove Park

“Selama ini, sebagian wisatawan di Mempawah ini menginap di rumah keluarga mereka. Jika saja rumah tersebut kemudian dikembangkan untuk homestay, otomatis memiliki multiplier effect,” papar Nanik.

Keberadaan objek wisata, lanjut Nanik, akan meningkatkan income atau penghasilan masyarakat.

“Lihat Bali, Thailand, atau bahkan Kuching saja yang dekat. Mereka mengemas pariwisata secara profesional,” tutupnya. (Syf)

  • Penulis: lk-02 lk-02
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1.400 KPM di Sadaniang Terima BLT-DD 2021

    1.400 KPM di Sadaniang Terima BLT-DD 2021

    • calendar_month Rab, 19 Mei 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kecamatan Sadaniang melakukan monitoring dan pengawasan penyaluran program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahun 2021. Di wilayah tersebut, total masyarakat penerima bantuan dari pemerintah pusat itu diperkirakan sekitar 1.400 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). “Dari 6 desa di Kecamatan Sadaniang, total penerima BLT-DD sekitar 1.400 KPM. Kriteria utamanya adalah masyarakat tidak mampu,” […]

  • APBD Tahun 2022 Rp1,87 Triliun Disetujui Legislatif

    APBD Tahun 2022 Rp1,87 Triliun Disetujui Legislatif

    • calendar_month Sel, 23 Nov 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menerangkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pontianak tahun 2022 secara keseluruhan berjumlah Rp1,87 triliun. Hal itu ia sampaikan dalam pendapat akhirnya terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Tahun Anggaran 2022. Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada jajaran DPRD Kota Pontianak yang telah sepakat menyetujui raperda […]

  • Bawaslu Ungkap Potensi Kerawanan dalam Menyusun DPTb
    OPD

    Bawaslu Ungkap Potensi Kerawanan dalam Menyusun DPTb

    • calendar_month Sel, 8 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Bawaslu Kabupaten Sintang, Aloysius Kusnadi menyebut beberapa potensi kerawanan yang dapat terjadi dalam penyusunan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). Menurut Aloysius Kusnadi, DPTb merupakan salah satu elemen penting dalam proses pemilihan, khususnya bagi pemilih yang tidak berada di tempat asal saat hari pemungutan suara. Meskipun begitu, proses penyusunan DPTb juga menyimpan berbagai potensi […]

  • Pj Bupati Ismail Pimpin Rakor Bersama PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk

    Pj Bupati Ismail Pimpin Rakor Bersama PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk

    • calendar_month Sen, 2 Des 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail menerima audiensi sekaligus memimpin rapat koordinasi bersama PT. Indofood CPB Sukses Makmur Tbk di Aula Balai Junjung Titah Kantor Bupati Mempawah, Senin (2/12/2024). Audiensi beserta rapat koordinasi ini beragendakan penyampaian paparan oleh PT. Indofood CPB Sukses Makmur Tbk terkait rencana pengembangan usahanya yang terletak di Desa Wajok Hulu, […]

  • Masjid At-Taqwa Diresmikan, Kado Ramadhan dari Keluarga Besar Almarhum H Abdul Fattah

    Masjid At-Taqwa Diresmikan, Kado Ramadhan dari Keluarga Besar Almarhum H Abdul Fattah

    • calendar_month Ming, 11 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebuah bangunan berdiri megah di Jalan Daeng Menambon, Kelurahan Tengah, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah akhirnya rampung dibangun. Bangunan itupun diberi nama “Masjid At-Taqwa”. Masjid baru dan cantik ini dibangun oleh keluarga besar almarhum H Abdul Fattah bin H Musa, yang dulu dikenal sebagai satu di antara tokoh masyarakat Mempawah. Bangunan masjid inipun […]

  • Minimnya Kesadaran Masyarakat Bikin Lonjakan Kematian Covid-19
    OPD

    Minimnya Kesadaran Masyarakat Bikin Lonjakan Kematian Covid-19

    • calendar_month Jum, 21 Mei 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketidaktahuan dan ketidaksadaran masyarakat terhadap gejala terinfeksi virus korona dinilai oleh Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Sintang sebagai penyebab tingginya angka kematian akibat korona. Karena orang yang terinfeksi terlambat melaporkan dan mendapatkan perawatan medis, Jumat (21/5/2021). Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang Benny Enos mengatakan, jumlah pasien meninggal dunia akibat […]

expand_less