Breaking News
light_mode

Pimpin Upacara Peringatan HUT Provinsi Kalbar ke-66, Bupati Erlina Bacakan Amanat Sutarmidji

  • calendar_month Sen, 30 Jan 2023
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah menggelar upacara peringatan HUT ke-66 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di Halaman Kantor Bupati Mempawah, Senin (30/1/2023).

Bupati Mempawah, Hj Erlina bertindak sebagai Inspektur Upacara membacakan amanat Gubernur Kalbar, H Sutarmidji.

Kata Bupati Erlina, memasuki usia ke-66, pembangunan Kalimantan Barat telah mengalami kemajuan dari waktu ke waktu, kemajuan tersebut dapat dilihat dari capaian desa mandiri yang mengalami peningkatan signifikan.

Keberhasilan tersebut juga diikuti dengan keberhasilan Provinsi Kalimantan Barat dalam mengentaskan status desa sangat tertinggal, dimana tahun 2018 tercatat 677 desa. Namun pada tahun 2023 sudah tidak ada lagi desa sangat tertinggal di Provinsi Kalimantan Barat.

Selain itu, lanjut Bupati Erlina, Provinsi Kalimantan Barat juga mencatat keberhasilan di bidang ekonomi dengan catatan pertumbuhan yang tinggi di tahun 2022. Keberhasilan yang diraih Provinsi Kalimantan Barat membuktikan bahwa program prioritas pembangunan yang direncanakan dan dilaksanakan telah tepat sasaran dan membawa perbaikan yang signifikan dalam mengakselerasi keberhasilan pembangunan di Provinsi Kalimantan Barat.

“Tentunya ini hasil dari kolaborasi dan sinergisitas pembangunan yang telah dibangun serta dimotori oleh semangat kerja dan program pembangunan yang tepat sasaran, sehingga menjadi modal dasar yang harus dipelihara dan ditingkatkan dalam menjawab tantangan pelaksanaan pembangunan di masa – masa yang akan datang,” ungkap Bupati Erlina membacakan amanat Gubernur Kalbar, H Sutarmidji.

“HUT ke-66 ini kita jadikan media untuk melihat kembali kontribusi dan karya nyata kita dalam pelaksanaan pembangunan di Provinsi Kalimantan Barat,” ucap Bupati Erlina menambahkan.

Kemajuan pelaksanaan pembangunan serta modernisasi, kata Bupati Erlina, tentunya membawa konsekuensi bersama, salah satunya adalah kelestarian lingkungan hidup.

Olehkarenanya, pelaksanaan pembangunan di Provinsi Kalimantan Barat harus seimbang dan selaras antara meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus tetap menjaga kelestarian lingkungan hidup.

“Mari rapatkan barisan dan saling bergandengan tangan dalam membangun serta menghadapi segala tantangan pembangunan di masa yang akan datang,” pungkas Bupati Erlina mengakhiri amanat Gubernur Kalbar. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Juli Soroti Kemandirian Fiskal Kalbar di Forum JPT Pratama se-Kalbar

    Wabup Juli Soroti Kemandirian Fiskal Kalbar di Forum JPT Pratama se-Kalbar

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, menegaskan pentingnya optimalisasi pengelolaan keuangan daerah sebagai kunci pembangunan berkelanjutan saat menghadiri Pengembangan Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama se-Kalimantan Barat di Aula Garuda Terpadu, Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (22/1/2026). Kegiatan yang digelar bertepatan dengan HUT ke-69 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat itu mengangkat tema “Optimalisasi Pengelolaan Keuangan Daerah […]

  • Kelompok Tani Cakra Mandiri Ajak Sekda Keliling ke Pengolahan Pupuk Organik

    Kelompok Tani Cakra Mandiri Ajak Sekda Keliling ke Pengolahan Pupuk Organik

    • calendar_month Jum, 19 Mar 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah bersama Kepala Bappeda Sintang, Kartiyus melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kelompok Tani Cakra Mandiri di Desa Baning Panjang, Kecamatan Kelam Permai, Jumat (19/3/2021). Kedatangan Sekda dan Kepala Bappeda Sintang inipun disambut Ketua Kelompok Tani Cakra Mandiri, Abdul Gani berserta anggotanya. Keduanya langsung diajak berkeliling untuk melihat […]

  • Skema Program Ketahanan Pangan Berubah, Sosialisasi jadi PR Desa Nanga Tonggoi
    OPD

    Skema Program Ketahanan Pangan Berubah, Sosialisasi jadi PR Desa Nanga Tonggoi

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Program ketahanan pangan yang dikelola Pemerintah Desa Nanga Tonggoi, Kecamatan Kayan Hulu mengalami perubahan skema dari hibah menjadi sistem jual beli. Hal ini menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat desa yang selama ini terbiasa menerima bantuan langsung tanpa harus membayar. Kepala Desa Nanga Tonggoi, Lewi menjelaskan bahwa pada tahun-tahun sebelumnya, program ketahanan pangan difokuskan […]

  • 14 Kecamatan di Sintang Ada Kasus Covid-19
    OPD

    14 Kecamatan di Sintang Ada Kasus Covid-19

    • calendar_month Jum, 26 Mar 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, dr Harysinto Linoh mengungkapkan bahwa semua kecamatan di Kabupaten Sintang sudah ada kasus corona. “Di 14 kecamatan se Kabupaten Sintang semuanya pernah ada kasus konfirmasi corona. Ini total dari awal ya, bukan kondisi sekarang,” kata Sinto saat mendampingi Bupati Sintang Jarot Winarno menggelar konferensi pers perkembangan kasus corona […]

  • Ayo, Kita Tingkatkan Soft Skill di Dunia Kerja

    Ayo, Kita Tingkatkan Soft Skill di Dunia Kerja

    • calendar_month Sen, 5 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Sintang, Jarot Winarno menghadiri sekaligus memberikan arahan kepada para peserta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Three In One angkatan XLVI tahun 2021 Operator Mesin dan Peralatan Produksi Pada Peralatan Mesin Kelapa Sawit (PMKS), yang dilaksanakan di Kebun Edukasi, Komunitas Petani Milenial Sintang, Desa Kunyai, Kecamatan Sungai Tebelian Senin, (5/4/2021). Bupati Sintang, Jarot Winarno […]

  • Karhutla di Lahan Konsesi, Rakyat Atau Korporasi?

    Karhutla di Lahan Konsesi, Rakyat Atau Korporasi?

    • calendar_month Ming, 13 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi dilahan konsesi milik korporasi dinilai kecil kemungkinanya disebabkan faktor alam. Lebih dominannya dilakukan oleh manusia yang sengaja membuka lahan dengan cara membakar. “Kalaupun terjadi yang disebabkan fenomena alam, prosentasenya bisa jadi sangat kecil. Maka faktor yang dikarenakan aktivitas manusia yang dominan,” beber Pemerhati Lingkungan Sintang, Dedi […]

expand_less