Breaking News
light_mode

PHBI Siap Gelar Salat Ied, Jamaah Diimbau Tak Ikut Sertakan Anak-anak dan Lansia

  • calendar_month Jum, 24 Jul 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Pontianak tengah melakukan persiapan Salat Ied pada Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah yang akan digelar di halaman depan Kantor Wali Kota Pontianak Jalan Rahadi Usman. Panitia juga langsung turun ke lapangan untuk melakukan persiapan teknis, Jumat (24/7/2020).

“Kami mengimbau masyarakat yang hendak melaksanakan Salat Ied untuk mengenakan masker,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak Mulyadi saat meninjau lokasi pelaksanaan salat ied.

Namun demikian, lanjutnya, panitia melalui Dinas Kesehatan Kota Pontianak juga menyediakan masker bagi jamaah yang lupa membawa masker. Panitia juga menyediakan thermogun untuk mendeteksi suhu tubuh setiap jamaah salat ied.

“Kita mengimbau masyarakat tidak mengikutsertakan anak-anak dan lansia. Bagi masyarakat yang sakit diimbau melaksanakan salat di rumah,” pesannya.

Selain itu, Mulyadi menambahkan jarak juga menjadi perhatian panitia sesuai protokol kesehatan. Demikian pula tempat cuci tangan disediakan di beberapa titik area salat ied.

“Kita mengimbau jamaah yang hendak melaksanakan salat ied sudah berwudhu dan cuci tangan dari rumah saat hendak turun. Tetapi kami juga menyediakan area untuk berwudhu seandainya ada jamaah yang wudhunya batal,” terangnya.

Ketua Umum PHBI Kota Pontianak, Iwan Amriyadi mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan saat pelaksanaan salat ied mendatang. Masyarakat diminta menggunakan masker, cuci tangan sebelum melaksanakan salat ied serta menjaga jarak.

“Kami minta masyarakat mematuhi pengaturan jarak 60 hingga 80 sentimeter antar jamaah,” sebutnya.

Dirinya menyebutkan pihaknya juga akan mempersiapkan beberapa fasilitas mendukung penerapan protokol kesehatan. Diantaranya penyediaan enam titik pintu masuk sekaligus pengukuran suhu tubuh dan mencuci tangan.

“Selain itu kami juga mempersiapkan dua unit mobil ambulance standby di lokasi,” imbuhnya.

Terpisah, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meminta masyarakat yang akan melaksanakan Salat Ied berjamaah di lokasi itu untuk mematuhi protokol kesehatan. “Mulai dari mengenakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” ucapnya.

Menurutnya, dalam memulai adaptasi kehidupan normal baru, rumah-rumah ibadah sudah diperkenankan untuk menyelenggarakan ibadah berjamaah dengan menerapkan protokol kesehatan. Pihaknya juga terus mengedukasi para jamaah masjid dan rumah ibadah lainnya, apabila ada yang merasa kurang enak badan atau sakit, disarankan melaksanakan ibadahnya di rumah masing-masing.

“Ini demi kita bersama dalam mencegah penularan atau penyebaran virus corona,” pungkasnya. (LK1/mau/prokopim)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Gangguan Kamtibmas, Mempawah Waspadai Isu SARA

    Cegah Gangguan Kamtibmas, Mempawah Waspadai Isu SARA

    • calendar_month Sen, 13 Sep 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Menyikapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Pemerintah Kabupaten Mempawah melaksanakan rapat koordinasi (Rakoor) kewaspadaan dini daerah, Senin (13/9/2021) di Aula Kantor Bupati Mempawah. Rakoor dipimpin Bupati, Hj Erlina. Rakoor turut diikuti Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi, Dandim 1201/MPh, Let Kol Inf Dwi Agung Prihanto, Waka Polres, Kajari Mempawah, Kepala Kantor […]

  • Polisi Tembak Pemerkosa dan Pembunuh di Ketungau Tengah

    Polisi Tembak Pemerkosa dan Pembunuh di Ketungau Tengah

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Jajaran Sat Reskrim Polres Sintang, Sabtu (19/8) berhasil melakukan penangkapan terhadap Nana alias Kasna tersangka pemerkosaan dan pembunuhan terhadap Yuli (14) warga Dusun Selalau, Desa Engkitan, Kecamatan Ketungau Tengah. Tersangka bukan orang asing bagi korban. Melainkan pamanya sendiri. Penangkapan yang dilakukan terhadap tersangka cukup rumit. Pasalnya, pihak kepolisian sering kali kehilangan petunjuk akan […]

  • Optimalkan Penyaluran Dana Desa
    OPD

    Optimalkan Penyaluran Dana Desa

    • calendar_month Sen, 20 Nov 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD) Kabupaten Sintang, Herkulanus Roni, mengungkapkan bahwa menuju akhir tahun 2023, pencairan anggaran dana desa telah dimulai. Tahap kedua anggaran telah selesai, dan kini fokus pada tahap tiga, dengan memprioritaskan desa berkembang dan desa maju untuk menjadi desa mandiri. Roni menjelaskan bahwa desa mandiri telah memasuki […]

  • Mengulang Sejarah, Bupati Jarot Inginkan Desainnya Kembali ke Bentuk Asli!

    Mengulang Sejarah, Bupati Jarot Inginkan Desainnya Kembali ke Bentuk Asli!

    • calendar_month Sab, 8 Des 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Berdiri sejak tahun 1823. Setahun setelah Belanda datang ke Sintang. Itu lah rumah Asisten Residen Ketiga Belanda. Bangunan peninggalan penjajahan Belanda itu pun sebagai Pendopo Rumah Dinas Bupati Sintang. Pondasi bangunan khas bermaterial kayu belian, kokoh. Ditambah arsitektur bangunan yang sangat kentara bernuansa klasik tersebut. Hanya tinggal sejarah. Tepat 26 Juli 2018 warisan […]

  • Kedepankan Pendidikan Ahlak

    Kedepankan Pendidikan Ahlak

    • calendar_month Kam, 22 Mar 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kasus-kasus kekerasan di sekolah, baik yang dilakukan peserta didik terhadap guru maupun sebaliknya, mencerminkan adanya suatu kekeliruan dalam proses belajar mengajar. “Kasus tersebut, bisa saja karena metode penyampaian guru dalam proses belajar mengajar itu, sudah tidak lazim, tidak sesuai situasi dan kondisi atau fenomena sosial saat ini,” kata Ketua Komisi C DPRD Sintang, […]

  • Asam Pedas Pontianak Ditetapakan Sebagai WBTB

    Asam Pedas Pontianak Ditetapakan Sebagai WBTB

    • calendar_month Sel, 28 Jan 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan Ikan Asam Pedas Pontianak sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) asal Provinsi Kalbar. Ditetapkannya kuliner khas Pontianak ini, menyusul dua kuliner yang sudah ditetapkan sebelumnya, yakni paceri nanas dan sayur keladi pada tahun 2018. Sertifikat WBTB diserahkan langsung oleh Gubernur Kalbar Sutarmidji kepada Wali Kota Pontianak Edi Rusdi […]

expand_less