Breaking News
light_mode

Pertimbangkan Hak Anak

  • calendar_month Sab, 13 Apr 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Deputi Bidang Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP-PA), Nahar, mengatakan kedatangan pihaknya ke Pontianak dalam rangka koordinasi untuk memastikan semua tahapan penyelesaian masalah anak-anak ini, terutama kasus penganiayaan terhadap korban Au, siswi SMP di Pontianak, dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

“Tentu sesuai dengan aturan, dengan mempertimbangkan kepentingan yang terbaik bagi anak-anak ini, juga mempertimbangkan kebutuhan dari sisi hak anak secara umum,” ujarnya usai rapat koordinasi (rakor) bersama instansi dan lembaga terkait di Ruang Aula Wali Kota, Sabtu (13/4/2019).

Rakor ini pula, lanjut Nahar, bertujuan agar semua pihak terkait memberikan pendapat dan sarannya supaya anak-anak ini jangan sampai mengalami tekanan masalah berikutnya.

Ia berharap hasil rekomendasi pertemuan ini bisa ditindaklanjuti agar proses hukumnya bisa dilaksanakan secara cepat sesuai dengan aturan yang ada.

“Anak-anak bisa dilindungi secara baik khususnya dalam memberikan rasa aman dan mereka tidak menjadi trauma atau hal-hal lainnya,” terang dia.

Disinggung soal diversi terhadap kasus penganiayaan Au, Nahar menyebut diversi ini berlaku di semua tahapan, mulai dari penyidikan, penuntutan sampai ke pengadilan.

Diversi adalah pengalihan penanganan kasus di luar persidangan di pengadilan. Proses itu akan tetap berjalan karena sudah menjadi prosedur hukum.

“Jadi kalau prosedurnya demikian, dipastikan itu akan dilalui. Soal berhasil atau tidak, itu tergantung kesepakatan kedua belah pihak,” ungkapnya.

Diakuinya, sudah dua upaya diversi belum berhasil. Menurutnya, diversi ini adalah semata-mata untuk memperhatikan kepentingan korban. Sebab, kalau yang bersangkutan menjadi korban, diharapkan diversi ini bisa memulihkan rasa tertekan, trauma dan sebagainya.

Tentu, sambung Nahar, dengan diversi ini tidak hanya melibatkan korban, tetapi juga pelaku karena pelaku juga masih anak-anak. Maka ini berlaku aturan lain lagi sehingga karena melibatkan anak-anak maka diversi ini harus melibatkan kedua belah pihak walaupun kedua pihak dilengkapi dengan semua instrumen yang berkaitan dengan penyelesaiannya.

“Kumpul bersama, duduk bersama, semua memikirkan tentang masa depan anak, kemudian didorong untuk memulihkan kondisi anak dan kita berharap anak-anak cepat pulih dan kembali bersekolah serta beraktivitas sehari-hari,” pungkasnya.  (Nrt/Hms)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekolah Tatap Muka di Sintang Dimulai Juli, Kadisdikbud Sarankan Ada Satgas Covid-19 Standby di Sekolah
    OPD

    Sekolah Tatap Muka di Sintang Dimulai Juli, Kadisdikbud Sarankan Ada Satgas Covid-19 Standby di Sekolah

    • calendar_month Rab, 16 Jun 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sintang bersiap melakukan pembelajaran tatap muka terbatas pada Juli 2021. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memastikan sekolah menerapkan protokol kesehatan ketat. “Hari ini kita sudah melakukan rapat. Hasil dari rapat ini akan kami dulu kepada Bupati Sintang untuk mendapatkan ijin melaksanakan proses belajar tatap muka terbatas bagi […]

  • Genap Berusia 58 Tahun, Pj Bupati Ismail: Terimakasih Atas Doa dan Dukungannya

    Genap Berusia 58 Tahun, Pj Bupati Ismail: Terimakasih Atas Doa dan Dukungannya

    • calendar_month Rab, 8 Mei 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail genap berusia 58 tahun hari ini, Rabu (8/5/2024). Tampak sejumlah kepala OPD dan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah hadir memberikan ucapan selamat kepadanya di Rumah Dinas Bupati Mempawah. “Terimakasih atas doa dan harapan yang telah dipanjatkan. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan oleh Allah SWT,” ucap Pj […]

  • Cegah Penyimpangan Anggaran

    Cegah Penyimpangan Anggaran

    • calendar_month Rab, 5 Mei 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah melaksanakan sosialiasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Manajemen Risiko di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah tahun 2021, Rabu (5/5/2021) di Aula Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah. Kegiatan yang diikuti seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) itu dibuka Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi. “Penerapan SPIP memiliki makna penting dalam penyusunan, penyelenggaraan dan […]

  • Inflasi Sintang Tertinggi di Kalbar

    Inflasi Sintang Tertinggi di Kalbar

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Inflasi Kabupaten Sintang melonjak tajam hingga 4,52 persen pada Januari 2026, tertinggi di Kalimantan Barat. Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala langsung memimpin Rapat Koordinasi High Level Meeting bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Pendopo Bupati Sintang, Jumat (13/2/2026). Rakor bertujuan untuk mengendalikan harga dan pasokan menjelang Hari Besar Keagamaan […]

  • Wabup Melkianus Motivasi 200 Mhasiswa UNKA yang Wisuda

    Wabup Melkianus Motivasi 200 Mhasiswa UNKA yang Wisuda

    • calendar_month Sel, 24 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Sintang, Melkianus memberikan motivasi kepada para wisudawan – wisudawati Universitas Kapuas di GOR Apang Semangai Sintang, Selasa (24/10/2023). “Bagi para wisudawan, hari ini adalah puncak dari seluruh rangkaian perjuangan anda selama menempuh studi di Universitas Kapuas, ini sekaligus menjadi titik awal dari perjalanan panjang di universitas masyarakat. Jadikan apa yang telah […]

  • Bank Pasar Harus Berikan Manfaat Besar

    Bank Pasar Harus Berikan Manfaat Besar

    • calendar_month Rab, 18 Des 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono meminta Perusahaan Umum Daerah (PUD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Pasar Kota Pontianak tidak hanya sekadar mendapatkan nasabah dan keuntungan semata, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian dan membantu masyarakat berpenghasilan rendah dan sedang. “Saya berharap Bank Pasar tidak hanya menjadi BPR nomor satu di Pontianak, tetapi juga […]

expand_less