Breaking News
light_mode

Perketat Pengawasan dan Penyaluran Pupuk dan Pestisida Subsidi

  • calendar_month Sel, 22 Okt 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Wakil Bupati Sintang diwakili Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Helmi membuka pelaksanaan Rapat Evaluasi dan Koordinasi Pengawasan Penyaluran Pupuk Subdidi dan Pestisida di Kabupaten Sintang, Selasa (22/10/2019), di Balai Ruai Kompleks Rumah Dinas Bupati Sintang.

Dihadapan anggota Tim Pengawasan Pupuk dan Pestisida di Kabupaten Sintang, Helmi menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang sudah mendukung kegiatan ini dan rela jauh – jauh datang kesini. Baik yang di Kecamatan Sintang maupun diluar Sintang.

Pemerintah sangat berterimakasih pada pihak yang bersangkutan, karena saat ini subsidi pupuk di Sintang sudah terpenuhi. “Pemerintah Sintang juga sangat mendukung tentang program penyaluran pupuk. Terimakasih juga kepada para kepala OPD terkait, Stakholder, dan tim – tim yang terlibat  dalam penyaluran pupuk dan pestisida ini,” katanya.

Menurutnya, Bupati Sintang sudah mengeluarkan Surat Keputusan Nomor: 521.34/150/KEP-DPP/2019 tanggal 31 Januari 2019 tentang Tim Pengawasan Pupuk dan Pestisida di Kabupaten Sintang. “Saya berharap, tim ini bisa bekerja maksimal dalam mengawasi distribusi pupuk dan pestisida di Sintang,” pintanya.

Kata Helmi, pupuk bersubidi merupakan salah satu program penunjang yang di kucurkan oleh pemerintah pusat (Pempus) untuk membantu para petani ekonomi lemah dan yang memiliki lahan garapan tidak lebih dari 2 hektar dalam memenuhi kebutuhan pupuknya.

“Pemerintah sudah mengucurkan anggaran yang cukup besar dengan mensubsidi beberapa jenis pupuk yang dibutuhkan oleh petani, khususnya dalam program ketahanan pangan menuju swasembada pangan. Sehingga distribusinya harus diawasi dengan baik,” ungkapnya.

Untuk mendapatkan jatah pupuk bersubsidi, sambung Helmi, petani harus tergabung dalam kelompok tani yang sudah terdaftar dengan Simlun dan membuat RDKK untuk diajukan kepada pihak pengecer atau distributor dalam mendapatkan pupuk bersubsidi tidak bisa sembarangan, karena merupakan barang yang diawasi dalam pendistribusiannya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Atensi Khusus Kapolri…

    Ini Atensi Khusus Kapolri…

    • calendar_month Sab, 14 Apr 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tewasnya 82 orang di beberapa daerah di Indonesia, karena menenggak Minuman Keras (Miras) oplosan, menjadi atensi (perhatian) khusus Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Seluruh jajaran Kepolisian Daerah (Polda) di Indonesia diminta bekerja ekstra keras untuk mengungkapkan peredaran Miras oplosan di wilayah masing-masing. Di antaranya dengan razia secara intensif. “Perintah itu sudah jelas melalui video conference tadi […]

  • UMK Sintang Naik 3 Persen
    OPD

    UMK Sintang Naik 3 Persen

    • calendar_month Jum, 24 Nov 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dewan Pengupah, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), dan Serikat Pekerja Kabupaten Sintang telah berhasil mencapai kesepakatan dalam pleno pembahasan penyesuaian Upah Minimum Kabupaten (UMK) untuk tahun 2024. Keputusan tersebut diambil setelah melalui serangkaian pertimbangan, dan hasilnya adalah kenaikan sebesar 3 persen dari UMK tahun sebelumnya. Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Sintang, Subendi, mengonfirmasi […]

  • 403 Mahasiswa Unka Sintang Diwisuda

    403 Mahasiswa Unka Sintang Diwisuda

    • calendar_month Jum, 29 Sep 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sejak 25 tahun berdiri, Universitas Kapuas (Unka) Sintang sudah menelurkan 4.523 Sarjana Strata Satu (S1). Wisuda ke XIV-nya tahun ini diikuti 403 orang, terdiri atas 249 wisudawan dan 154 wisudawati. “Rata-rata lama studinya sekitar empat tahun sembilan bulan,” ungkap Dr Petrus Atong, Rektor Unka Sintang, ketika memberikan sambutannya dalam Wisuda XIV Unka Sintang, […]

  • Catatan Wabup Pagi untuk PAD Mempawah

    Catatan Wabup Pagi untuk PAD Mempawah

    • calendar_month Jum, 30 Des 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi memberikan catatan atas laporan realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Mempawah tahun 2022. Meski secara keseluruhan realiasi PAD Memlawah 2022 melampaui target. Namun menurut Wabup Pagi, masih ada beberapa catatan dari beberapa sektor pajak yang mesti digenjot dan dimaksimalkan. Contohnya pada sektor pajak sarang walet, retribusi pelayanan […]

  • Konsolidasi  Pasangan PERIMA, 7 Partai Pengusung  Satukan Kekuatan

    Konsolidasi  Pasangan PERIMA, 7 Partai Pengusung  Satukan Kekuatan

    • calendar_month Sel, 16 Jan 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tujuh partai pengusung Erlina – M Pagi di Pilkada Kabupaten Mempawah, Selasa (16/1) sekitar pukul 13.00 WIB melakukan pertemuan. Mereka akan melakukan konsolidasi untuk membahas perkembangan terkini serta menyatukan langkah untuk memenangkan pasangan koalisi PERIMA. Tampak Ketua Partai, Gerindra, Demokrat, Golkar, PKS, PBB, Hanura, dan Nasdem hadir dalam rapat konsolidasi yang bertempat di […]

  • 100 Pasangan Warga Pontianak Ikuti Sidang Itsbat Nikah

    100 Pasangan Warga Pontianak Ikuti Sidang Itsbat Nikah

    • calendar_month Jum, 25 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 100 pasang warga yang telah menikah secara agama namun belum tercatat secara sah oleh negara, mengikuti Sidang Itsbat Nikah untuk memperoleh akta nikah di Masjid Raya Mujahidin, Jumat (25/10/2019). Pelayanan Terpadu Sidang Keliling Itsbat Nikah Penerbitan Akta Nikah ini merupakan kerjasama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pontianak dengan Kementerian Agama […]

expand_less