Peringati Hari Otonomi Daerah, Bupati Erlina Soroti Pentingnya Sinkronisasi Pusat-Daerah
- calendar_month 12 jam yang lalu
- comment 0 komentar

LensaKalbar – Bupati Mempawah, Erlina menegaskan pentingnya penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan saat memimpin upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Mempawah, Senin (27/4/2026).
Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Erlina menyampaikan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum strategis untuk memperkuat komitmen pemerintah dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui tata kelola pemerintahan yang efektif, responsif, dan berorientasi pelayanan.
Dalam amanat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia yang dibacakannya, Bupati Erlina menegaskan otonomi daerah merupakan instrumen penting dalam mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat pelayanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.
“Otonomi daerah merupakan instrumen untuk mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh tanah air,” ujar Bupati Erlina.
Pada peringatan tahun ini, Hari Otonomi Daerah mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah, Kita Wujudkan Asta Cita”. Menurut Erlina, tema tersebut menegaskan pentingnya kemandirian daerah dalam mengelola potensi lokal, sekaligus memperkuat tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan daerah untuk mewujudkan cita-cita pembangunan nasional.
Bupati Erlina menekankan, sinkronisasi kebijakan antara pusat dan daerah menjadi faktor utama keberhasilan pembangunan, terutama di tengah tantangan pemerintahan dan dinamika pembangunan yang semakin kompleks.
“Sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam keberhasilan pembangunan nasional,” tegas Bupati Erlina.
Bupati Erlina juga mengingatkan bahwa perjalanan 30 tahun pelaksanaan otonomi daerah harus menjadi refleksi sekaligus pijakan untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan. Menurutnya, berbagai capaian yang telah diraih harus diikuti dengan upaya berkelanjutan untuk memperkuat inovasi pelayanan publik dan tata kelola pembangunan daerah.
Bupati Erlina menilai tantangan dalam pemerintahan, mulai dari percepatan pembangunan, pemerataan pelayanan, hingga penguatan kapasitas daerah, hanya dapat dijawab melalui kerja sama yang solid antar tingkatan pemerintahan.
“Tantangan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan memang tidak mudah, namun dengan kerja sama dan sinergi yang kuat, kita dapat menghadapinya,” kata Bupati Erlina.
Olehkarenanya, Bupati Erlina mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat koordinasi dan kolaborasi agar setiap kebijakan yang dilahirkan mampu diimplementasikan secara tepat sasaran di daerah.
Menurutnya, pemerintah daerah tidak cukup hanya menjadi pelaksana kebijakan, namun juga harus berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah pusat dalam merancang kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi lokal.
“Pemerintah daerah tidak hanya menjadi pelaksana, tetapi juga harus menjadi mitra aktif dalam merancang kebijakan yang relevan dengan kondisi dan potensi lokal agar pembangunan dapat berlangsung secara adil dan merata,” pungkas Bupati Erlina. (Dex)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar