Breaking News
light_mode

Peresmian Bandara Tebelian? Lewati Ini Dulu…

  • calendar_month Kam, 22 Mar 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Ketua Tim Humas Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, I Gede Dharmika mengatakan, Bandar Udara (Bandara) Tebelian Kabupaten Sintang tidak bisa langsung diresmikan begitu saja.

Menurut Dharmika, terdapat beberapa syarat harus dilalui terlebih dahulu. Di antaranya, mesti dioperasikan terlebih dahulu, baru diresmikan. “Paling tidak, tiga bulan setelah dioprasionalkan, baru bisa diresmikan,” katanya ketika meninjau Bandar Tebelian Sintang, Kamis (22/3).

Dengan dioperasionalkan terlebih dahulu sebelum diresmikan itu, menurut Dharmika, akan diketahui kelemahan atau kekurangan Bandar Tebelian. Hal ini sangat penting untuk segera diperbaiki.

Dharmika juga meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang memperhatikan masalah Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP), seperti rumah di kawasan Bandar, tidak boleh di atas dua lantai.

Kemudian, Pemkab Sintang juga harus mulai membangun fasilitas kesehatan di dekat Bandara, untuk mengantisipasi keadaan darurat.

“Misalkan ada kejadian di Bandara, maka maksimal 30 menit ambulans harus sudah sampai ke fasilitas kesehatan,” kata Dharmika.

Ia menyarankan, masyarakat untuk jangan buru-buru dulu minta bekerja di Bandara Tebelian.

“Kerja di Bandara itu memerlukanskill yang tinggi. Tetapi kami akan membantu dengan Tim Pendidikan dan Pelatihan yang sudah berstandar,” ucap Dharmika.

Sementara terkait kedatangan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) untuk meresmikan Bandara Tebelian Sintang nantinya, ungkap Dharmika, tergantung Sekretariat Negara.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sintang, Kartiyus mengatakan, masyarakat sudah lama menginginkan Bandara Tebelian dioperasionalkan.

Meskipun demikian, tambah dia, Pemkab Sintang dan masyarakat menyadari dan mesti bersabar. Sebab kewenangan untuk mengoperasionalkannya dan meresmikannya di tangan Pemerintah Pusat (Pempus).

“Kita harus bersabar menunggu keputusan Pemerintah Pusat. Saya yakin kalau sebuah kota ada Bandara yang memadai, maka kota tersebut akan maju dan berkembang,” tutur Kartiyus. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TNI-Polri Dampingi Satgas Toho

    TNI-Polri Dampingi Satgas Toho

    • calendar_month Rab, 14 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Jajaran TNI-Polri mendampingi tim satgas saat melakukan tracking terhadap warga yang tercatat kontak erat dengan pasien positif Covid-19. Tujuannya untuk memutus mata rantai penuluaran virus corona di masyarakat. Pendampingan tersebut dilakukan di Desa Pak Utan, Kecamatan Toho, Rabu (14/4/2021). Babinsa Koramil 05/Toho, Sertu Sudarji bersama Bhabinkamtibmas Desa Pak Utan, mendampingi Satgas Kecamatan Toho […]

  • Sidak di Empat Intansi Pelayanan Publik, Jarot: Jangan Sampai Hak Politik Rakyat Hilang hanya Soal e-KTP!

    Sidak di Empat Intansi Pelayanan Publik, Jarot: Jangan Sampai Hak Politik Rakyat Hilang hanya Soal e-KTP!

    • calendar_month Rab, 2 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Didampingi Sekertaris Daerah Sintang, Yosepha Hasnah. Bupati Sintang, Jarot Winarno memimpin langsung inspeksi mendadak (Sidak) di empat intansi pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang, Rabu (2/1/2019). Berikut empat intansi pelayanan publik disidak Bupati Jarot: Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil RSUD Ade M Djoen […]

  • Di Pontianak, Pasien Sembuh Covid-19 Terus Bertambah

    Di Pontianak, Pasien Sembuh Covid-19 Terus Bertambah

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengungkapkan, dari 101 pasien konfirmasi positif Covid-19 di Kota Pontianak, ada 48 orang telah dinyatakan sembuh. Hal ini menunjukkan tingkat pertumbuhan Covid-19 mulai menurun karena terus bertambahnya pasien yang sembuh. “Sehingga grafik jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Pontianak sudah di bawah lima puluh persen,” ujarnya usai […]

  • Tahap Pertama, 7 Ton Beras untuk Warga Kurang Mampu di Desa Penibung

    Tahap Pertama, 7 Ton Beras untuk Warga Kurang Mampu di Desa Penibung

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah telah menerima bantuan sebanyak 7 ton beras dari Pemerintah Provinsi Kalbar untuk 26.689 warga kurang mampu atau miskin di kabupaten itu. Bantuan tahap pertama tersebut, rencananya akan disalurkan ke Desa Penibung, Kecamatan Mempawah Hilir. “Tahap pertama kita berikan untuk keluarga miskin di Desa Penibung,” ungkap Kepala Bidang Sosial, di Dinas […]

  • Jangan Panik Karhutla

    Jangan Panik Karhutla

    • calendar_month Sab, 14 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Senen Maryono minta kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi musim kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). “Jangan panik, karena kita sudah mulai memasuki musim penghujan di beberapa hari terakhir ini,” kata Senen Maryono. “Sejumlah titik api yang sebelumnya cukup sulit untuk dikendalikan, […]

  • Midji: Jangan Ada Unsur Politisasi dalam Menyusun Anggaran

    Midji: Jangan Ada Unsur Politisasi dalam Menyusun Anggaran

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji mengingatkan bupati/walikota di 14 kabupaten/kota Provinsi Kalbar agar tidak memasukan unsur kepentingan politis dalam pelaksanaan dan penyusunan anggran. “Jangan pernah memasukkan unsur politis ke dalam penyusunan anggaran, walaupun kepala daerah itu jabatan politis, tapi jangan ada itu!, kita berpedoman pada visi misi dan rencana kerja. Saya ngga mau […]

expand_less