Breaking News
light_mode

Penjaringan Dirut PDAM Sintang Masuki Tes Wawancara Kepala Daerah

  • calendar_month Rab, 6 Des 2017
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Selain Susanti yang ingin mempertahankan kursi Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Senentang, masih terdapat empat nama lainnya bersaing merebut, yakni A.M Tahir, Hadrianus Gana Suka, Jane Elisabeth Wuysang, dan Yusuf Soufi.

Keempat nama tersebut dipastikan akan melakukan tes wawancara dengan Kepala Daerah Kabupaten Sintang yakni, Bupati dan Wakil Bupati. Tes wawancara tersebut dijadwalkan pada 8 Desember 2017. Sayangnya, tes tersebut baru bisa berlangsung pada tanggal 14 atau 15 Desember 2017.

“Kini kelima kandidat yang ikut lelang dalam memperebutkan kursi Direktur PDAM Tirta Senentang akan menjalani tes wawancara kepala daerah,” kata Wakil Bupati Sintang, Askiman, Rabu (6/12).

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, kata Askiman, kelima kandidat itu, akan menjalani tes pada tanggal 8 Desember 2017. Tetapi karena jadwal tersebut terbentur dengan sejumlah kegiatan Bupati dan Wakil Bupati, maka dijadwal ulang pada tanggal 14 atau 15 Desember 2017 mendatang.

Askiman berharap Direktur PDAM terpilih nantinya dapat menjawab tantangan yang telah diberikan oleh Bupati Sintang. Kini Bupati Sintang, Jarot Winarno menargetkan pada 2020 bisa melayani 20 Ribu pelanggan untuk dalam Kota Sintang.

Untuk mencapai target tertentu, tambah dia, membutuhkan strategi dan langkah nyata untuk mewujudkan keinginan tersebut.

Sebelumnya, Kabag Humas dan Protokol Sintang, Kurniawan mengungkapkan, proses seleksi lelang jabatan Direktur PDAM Tirta Senentang sedang berlangsung. Ditargetkan 20 Desember mendatang, Direktur PDAM Tirta Senentang terpilih sudah bisa dilantik.

Tidak hanya itu, tambah Kurniawan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang menjamin sepenuhnya seleksi dilaksanakan secara transparan, dengan menggandeng Perguruan Tinggi. Supaya terpilih figur terbaik yang memiliki kemampuan mengelola PDAM.

Dia memsatikan, Pemkab Sintang sangat serius mengembangkan PDAM. Lantaran pelayanan air bersih merupakan salah satu wujud pemenuhan hak masyarakat. Karena itu, dibutuhkan direktur yang memiliki inovasi untuk memajukan PDAM. (Dex)

 

Baca Juga :

Desa Sungai Tapang Sudah Terang Benderang

Segera Implementasikan Perda RTRW

Masuk Semifinal di Bupati Cup II, Jarot Berjanji Bikin Lapangan Sepakbola

Sah, APBD Sintang 2018 Rp1,8 T

Terjunkan Tim Pantau Banjir

Orangtua Wajib Tahu! Tiga Jenis Penyakit Ini Muncul Saat Banjir

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesbangpol Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilih di Pilkada 2024
    OPD

    Kesbangpol Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilih di Pilkada 2024

    • calendar_month Kam, 3 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Analis Kebijakan Ahli Muda pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sintang, Asnan mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024. Perihal inipun diungkapkan Asnan ketika menjadi narasumber pada Sosialisasi Pendidikan Politik di Desa Sungai Ana, Kecamatan Sintang, Kamis (3/10/2024). “Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan […]

  • Selain Destinasi, Event Bisa jadi Daya Tarik Wisata

    Selain Destinasi, Event Bisa jadi Daya Tarik Wisata

    • calendar_month Sel, 13 Sep 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono meminta beberapa kegiatan masyarakat yang diselenggarakan di Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Pontianak dapat diusulkan menjadi agenda nasional dalam kalender pariwisata. Dia menggambarkan beberapa agenda seperti peringatan Titik Kulminasi perlu dilaksanakan secara nasional. “Coba satu kali acara di antara Maret atau September Titik Kulminasi itu […]

  • Pontianak PPKM Darurat, Tutup dan Sekat Jalan

    Pontianak PPKM Darurat, Tutup dan Sekat Jalan

    • calendar_month Sab, 10 Jul 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Pontianak yang ditetapkan pemerintah pusat terhadap 15 kabupaten/kota di luar Pulau Jawa-Bali menjadi acuan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak memberlakukan kebijakan tersebut. PPKM Darurat mulai diberlakukan tanggal 12 hingga 20 Juli 2021. Selama penerapan PPKM Darurat, selain seluruh sektor non esensial ditutup, seperti mall dan […]

  • Karolin : Silakan Keluar…!!!

    Karolin : Silakan Keluar…!!!

    • calendar_month Sel, 12 Sep 2017
    • 0Komentar

    Penyuluh Pertanian dan GGD Minta Pidah LensaKalbar – Penyuluh Pertanian dan Guru Garis Depan (GGD) yang baru saja menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan sebagai Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Kabupaten Landak, jangan sekali-kali terbesit dalam pikirannya untuk coba-coba mengajukan perpindahan tempat tugas. “Kalian tidak diperkenankan untuk minta pindah tempat tugas, paling tidak selama lima tahun. […]

  • Inventarisir Aset

    Inventarisir Aset

    • calendar_month Sen, 30 Agu 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Mengoptimalkan kinerja dan tata kelola pemerintahan desa, Pemerintah Kabupaten Mempawah menggelar pelatihan peningkatan kapasitas aparatur desa dalam pengelolaan aset desa se-Kabupaten Mempawah tahun 2021. Kegiatan yang dibuka Bupati, Erlina itu dipusatkan di Hotel Ibis Pontianak, Senin (30/8/2021). Pelatihan yang digagas oleh Bidang Pemerintahan Desa, Dinsos-PPPAPMPD Kabupaten Mempawah berlangsung selama 3 hari. Pesertanya seluruh […]

  • Dana Desa Tak Mungkin Selesaikan 52 Indikator Desa Mandiri

    Dana Desa Tak Mungkin Selesaikan 52 Indikator Desa Mandiri

    • calendar_month Sel, 25 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Untuk mewujudkan suatu desa menjadi desa mandiri tidak hanya mesti mengandalkan dana desa, karena tidak akan dapat memenuhi 52 idikatornya. “Jangan berharap dengan dana desa, itu tidak mungkin. Saya sudah hitung dengan 52 indikator 1 Desa sangat tertinggal bisa menjadi Desa Mandiri ketika investasi di situ diperlukan antara Rp20 sampai 40 miliar, sementara […]

expand_less