Breaking News
light_mode

Pengrajin UMKM Ikut Pelatihan Buat Face Shield

  • calendar_month Sen, 13 Apr 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Dekranasda Kota Pontianak mengutus dua pengrajin UMKM untuk mengikuti workshop atau pelatihan pembuatan face shield yang digelar Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak.

Pelatihan itu bertujuan agar para peserta mampu dan terampil membuat face shield yang memang saat ini sangat dibutuhkan oleh tenaga medis dalam penanganan pasien Covid-19.

“Dengan harapan pengrajin ini dapat mentransfer ilmu yang sudah didapatkan dalam workshop tersebut kepada pengrajin lainnya,” ujar Ketua Dekranasda Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie usai membuka workshop di Fakultas Teknik Untan, Senin (13/4/2020).

Selain itu, ia berharap para peserta tidak hanya berhenti setelah mengikuti workshop ini saja, akan tetapi mereka diharapkan mampu memproduksi face shield secara mandiri. Dengan demikian, mereka setidaknya bisa membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak untuk menyuplai kebutuhan face shield bagi fasilitas kesehatan khususnya rumah sakit dan puskesmas.

“Untuk bahan baku tersebut masih mudah didapatkan di sini,” ungkapnya.

Yanieta menuturkan, workshop dilakukan dengan praktek langsung oleh peserta disertai bahan baku yang sudah disediakan. Pelatihan dilaksanakan selama tiga hari dengan target satu hari mampu memproduksi 100 face shield.

Selain pelatihan pembuatan face shield, Dekranasda Kota Pontianak juga akan menggelar pelatihan pembuatan hazmat melalui online kepada para pengrajin UMKM. Hazmat adalah Alat Pelindung Diri (APD)  bagi tenaga medis untuk menangani pasien Covid-19. Ketua Dekranasda Kota Pontianak telah menyerahkan bahan baku untuk pembuatan hazmat kepada 10 pengrajin yang akan dilatih membuat APD tersebut.

Yanieta menargetkan, para pengrajin bisa memproduksi total 50 hazmat per hari. “Target kita 300 hingga 500 hazmat yang bisa diproduksi dan disebarkan ke fasilitas kesehatan di Kota Pontianak,” imbuhnya.

Dekan Fakultas Teknik Untan, Rustamaji menerangkan, pihaknya memproduksi face shield dengan tiga varian. Selain itu, pihaknya juga memproduksi box aerosol yang saat ini tengah diproduksi untuk memenuhi kebutuhan RSUD Sudarso. Untuk box aerosol tidak memerlukan proses yang begitu lama dan hanya menggunakan bahan mika yang cukup tebal seperti akrilik dan didesain melalui proses FGD dengan dokter.

“Sejauh ini kita juga sudah menyuplai untuk kebutuhan Rumah Sakit Untan,” pungkasnya. (LK1/jim/prokopim)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masjid Jami’ Pontianak akan Dipercantik

    Masjid Jami’ Pontianak akan Dipercantik

    • calendar_month Kam, 22 Mar 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tahun ini Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak akan meningkatkan kualitas view atau penampilan Masjid Jami’ Sultan Syarief Abdurrahman di Kampung Beting dan pemukiman sekitarnya. “Tahap awal sekitar Masjid-nya dulu. Sedang kita improve, kita tingkatkan, terutama fisik bangunannya,” kata Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Pontianak, Amirullah, kemarin. Setelah pengerjaan Masjid tertua di Kota […]

  • Asam Pedas Pontianak Ditetapakan Sebagai WBTB

    Asam Pedas Pontianak Ditetapakan Sebagai WBTB

    • calendar_month Sel, 28 Jan 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan Ikan Asam Pedas Pontianak sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) asal Provinsi Kalbar. Ditetapkannya kuliner khas Pontianak ini, menyusul dua kuliner yang sudah ditetapkan sebelumnya, yakni paceri nanas dan sayur keladi pada tahun 2018. Sertifikat WBTB diserahkan langsung oleh Gubernur Kalbar Sutarmidji kepada Wali Kota Pontianak Edi Rusdi […]

  • Apel Senin di Kelurahan Sungai Pinyuh, Bupati Erlina Minta ASN Disiplin

    Apel Senin di Kelurahan Sungai Pinyuh, Bupati Erlina Minta ASN Disiplin

    • calendar_month Sen, 13 Jan 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Senin (13/1/2020) pukul 07.00 WIB, Bupati Mempawah, Hj Erlina didampingi Sekda, H Ismail memimpin apel pagi di Halaman Kantor Lurah Sungai Pinyuh, Kecamatan Pinyuh. Apel pagi dihari Senin merupakan rutinitas yang harus diikuti oleh semua Aparatur Sipil Negara (ASN). Apel merupakan bagian dari Kewajiban bagi setiap PNS. Berdasarkan PP No. 53 Tahun 2010 […]

  • Sekda Kartiyus Sedih Karena Susah Temukan Ikan “Jelawat”

    Sekda Kartiyus Sedih Karena Susah Temukan Ikan “Jelawat”

    • calendar_month Rab, 18 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sintang, Kartiyus mengaku sedih karena saat ini susah menemukan ikan “Jelawat” di Kabupaten Sintang. Padahal padahal ikan tersebut ada dalam lambang daerah Kabupaten Sintang bersama tengkawang, mandau, perisai dan lainnya. Hal tersebut disampaikan Kartiyus saat memimpin rapat persiapan pelaksanaan Kelam Tourism Festival Tahun 2023 di Ruang Rapat Sekretaris Daerah […]

  • 10 Ribu Massa ASAP dan DAD Gelar Aksi Damai di PN Sintang

    10 Ribu Massa ASAP dan DAD Gelar Aksi Damai di PN Sintang

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak lebih dari 10 ribu massa yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Anak Peladang (ASAP) dan Dewan Adat Dayak (DAD) bakal turun ke Pengadilan Negeri (PN) Sintang. Ribuan massa itu ingin mengawal hasil putusan pengadilan terhadap 6 peladang yang diproses hukum dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Sintang. Aksi damai yang […]

  • Kepala Daerah Mau Ikut Kampanye? Ini Aturannya …

    Kepala Daerah Mau Ikut Kampanye? Ini Aturannya …

    • calendar_month Rab, 26 Sep 2018
    • 0Komentar

    Jarot: Kalau Dimintai Ikut, Saya Akan Ikut Kampanye LensaKalbar – Bagi kepala daerah yang ingin ikut berkampanye mendukung salah satu pasangan calon presiden-wakil presiden agar mengajukan cuti. Pasalnya, hal tersebut diatur dalam Pasal 35, Pasal 36, Pasal 38 PP No. 32/2018. “Sebelum turun kampanye Bupati atau Wakil Bupati harus mengajukan cuti terlebih dahulu,” kata Koordinator […]

expand_less