Breaking News
light_mode

Pemkab Sintang Ubah Pola Musrenbang: Digelar Per Dapil, Bukan Per Kecamatan

  • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang mengubah pola pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan. Tahun 2026, Musrenbang tidak lagi digelar per kecamatan, melainkan berdasarkan daerah pemilihan (dapil).

Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis menyiasati pengurangan anggaran dari pemerintah pusat.

Perihal inipun disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, saat memimpin rapat bersama para asisten, staf ahli bupati, dan kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Senin (26/1/2026).

“Di Kabupaten Sintang ada enam daerah pemilihan. Namun Musrenbang kecamatan akan kita laksanakan di tujuh lokasi, dengan pola per dapil,” ujar Sekda Kartiyus.

Khusus Dapil 2, yang mencakup Kecamatan Binjai Hulu, Ketungau Hilir, Ketungau Tengah, dan Ketungau Hulu, pelaksanaannya dibagi dua lokasi karena pertimbangan geografis.

Musrenbang untuk Ketungau Hulu dan Ketungau Tengah dipusatkan di Seninging, sementara Ketungau Hilir dan Binjai Hulu digelar di Dak Jaya, Binjai Hulu.

Sementara dapil lainnya tetap dilaksanakan sesuai wilayah pemilihan;

  • Dapil 1 (Kecamatan Sintang) digelar di Kecamatan Sintang
  • Dapil 3 (Kelam Permai, Dedai, Sungai Tebelian) dipusatkan di Sungai Ukoi
  • Dapil 4 (Kayan Hulu dan Kayan Hilir) di Nanga Mau
  • Dapil 5 (Ambalau dan Serawai) di Nanga Serawai
  • Dapil 6 (Sepauk dan Tempunak) dipusatkan di Tanjung Ria, Sepauk

Sekda Kartiyus menegaskan, pola Musrenbang per dapil ini baru pertama kali diterapkan di Kabupaten Sintang. Selain karena keterbatasan anggaran, skema ini dinilai lebih efektif dan efisien, sekaligus memperkuat keterlibatan anggota DPRD sesuai daerah pemilihannya.

“Musrenbang ini kan forum strategis untuk membahas rencana pembangunan tahun depan antara masyarakat, pemerintah, dan anggota DPRD per dapil. Dengan pola ini, kehadiran DPRD bisa lebih optimal,” jelas Sekda Kartiyus.

Saat ini, Musrenbang desa dan kelurahan sedang berlangsung. Selanjutnya, Musrenbang kecamatan dijadwalkan pada Februari 2026, dan akan ditutup dengan Musrenbang tingkat Kabupaten Sintang pada Maret 2026. (Kominfo/LK1)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaga Kesehatan dan Kekompakan Jamaah Haji

    Jaga Kesehatan dan Kekompakan Jamaah Haji

    • calendar_month Rab, 15 Mei 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah menggelar pembekalan bagi Kepala Regu dan Kepala Rombongan Haji Kabupaten Mempawah Tahun 1445 Hijriah di Rumah Dinas Bupati Mempawah, Rabu (15/5/2024). Kegiatan tersebut dibuka dan dihadiri oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Juli Suryadi. Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Juli Suryadi berpesan agar para ketua rombongan dan ketua regu […]

  • Pemkab Sintang Akan Berikan Penghargaan CSR Award 2020

    Pemkab Sintang Akan Berikan Penghargaan CSR Award 2020

    • calendar_month Sab, 24 Okt 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang bakal memberikan penghargaan CSR Award 2020 bagi perusahaan yang sudah melaksanakan program Corporate Sosial Responsibility (CSR) dengan tepat sasaran. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bappeda Kabupaten Sintang Kartiyus, Jumat (23/10/2020). “CSR Award 2020 akan dilaksanakan pada Selasa, 3 November 2020 di Pendopo Bupati Sintang. Dan ini kita jadikan satu rangkaian […]

  • Wagub Bersyukur Kalbar Tak Masuk Rawan Bencana

    Wagub Bersyukur Kalbar Tak Masuk Rawan Bencana

    • calendar_month Rab, 31 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), H Ria Norsan menghadiri Pembukaan Sosialisasi dan Gladi Lapangan Disaster Victim Indentification (DVI) di Biddokkes Polda Kalbar, Rabu (31/7/2.019).. Dalam Sambutannya, Wagub Kalbar mengatakan bahwa Kalbar dalam petannya tidak termasuk kategori rawan bencana. Tapi, perlu dikhawatirkan dan di waspadai bencana itu. “Kita sangat beruntung sekali di dalam peta […]

  • Edi Paparkan Upaya Pemkot Hadapi Perubahan Iklim

    Edi Paparkan Upaya Pemkot Hadapi Perubahan Iklim

    • calendar_month Ming, 12 Mar 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Peringatan setahun lahirnya media online Kolase.id dirangkaikan dengan talkshow mengusung tema ‘Mengendalikan Perubahan Iklim dari Sudut Kebijakan Politik Lingkungan’. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menjadi satu di antara pembicara dalam talkshow tersebut. Edi menyebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak berupaya berkontribusi dalam penanganan perubahan iklim dunia. Salah satunya dengan menyusun Rencana Aksi Perubahan […]

  • PGD Tarik Wisatawan Domestik dan Internasional

    PGD Tarik Wisatawan Domestik dan Internasional

    • calendar_month Sen, 20 Mei 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pekan Gawai Dayak (PGD) ke 34 Provinsi Kalbar dinilai dapat menarik perhatian wisatawan, baik domestik maupun Internasional. Ihwal tersebut dapat dilihat dari banyaknya wisatawan asing baik dari Malaysia, Brunei Darusalam, maupun beberapa negara Eropa lainnya yang datang ke Pontianak. Olehkarenanya, Gubernur Kalbar, Sutarmidji menegaskan bahwa Pekan Gawai Dayak (PGD) telah menjadi agenda tahunan […]

  • Wabup Pagi Sebut 1.105 Balita di Mempawah Stunting

    Wabup Pagi Sebut 1.105 Balita di Mempawah Stunting

    • calendar_month Rab, 6 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ada 1.105 atau 9,25 persen balita di Kabupaten Mempawah mengalami stunting. Ihwal ini diungkapkan Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi ketika menghadiri dan membuka kegiatan Penyusunan Regulasi Daerah Terkait Stunting Termasuk Regulasi dan Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku Pencegahan Stunting di Kabupaten Mempawah Tahun 2022, di Wisata Nusantara Mempawah, Selasa (5/7/2022). “Data ini hasil […]

expand_less