Breaking News
light_mode

Pasca Tolak ‘Kick Off’, Jarot Pastikan 2020 PLBN Tipe B Dibangun

  • calendar_month Kam, 17 Okt 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Bupati Sintang, Jarot Winarno memastikan ‘Kick off’ pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sei Kelik, Desa Jasa, Kecamatan Ketungau Hulu, di tahun 2020 mendatang.

PLBN Sei Kelik, tegas dia, dibangun dengan tipe B, pasca penolakan kick off tipe C beberapa waktu lalu.

“Perintah Pak Presiden sih 2020 sudah harus dibangun ya. Tapi kita tunggu hasil rapat Plt Kepala BPP dan Sekda Sintang terkait percepatan pembangunan PLBN Sei Kelik,” ungkap Bupati Jarot saat meninjau lokasi pembangunan PLBN Sei Kelik, Selasa (15/10/2019).

Selain itu, ruas jalan yang dianggarkan pemerintah pusat (Pempus) sebesar Rp 48 miliar.

“Jalanya Rp 48 miliar akan kita tambah lagi. Jadi, pengaspalan lah dari sana sampai ke sini pengaspalan. Tahun inikan sudah satu kilo lebih pengaspalan selesai. Sisanya masih fungsional,” katanya.

Jarot mengaku senang PLBN Sei Kelik dibangun dengan tipe B. Sebab bakal banyak manfaatnya untuk Sintang. Terutama PLBN akan berfungsi sebagai kepabeanan (customs), keimigrasian (immigration), karantina (quarantine) dan keamanan (security).

“PLBN Sungai Kelik juga akan menjadi lalu lintas barang dan orang. Kalau hanya dibangun dengan tipe C, apa bedanya dengan kondisi sekarang tanpa PLBN. Masyarakat yang tinggal diperbatasan masih tetap bisa berkunjung ke Malaysia. Kunjungan antar keluarga masih bisa tetap dilakukan,” pungkasnya.

Terpisah, Plt Kepala Badan Pengelolaan Perbatasa Sintang, Andon mengatakan bahwa tahun anggaran 2019 pemerintah pusat (Pempus) telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 48 meliar untuk pembangunan jalan menuju PLBN Sei Kelik.

“Mata aggarannya Rp 48 miliar, tapi setelah lelang menjadi Rp 46 miliar lebih,” jelas Andon.

Ruas jalan yang akan dibangun sepanjang 27 KM. Mulai dari simpang Rasau – Sebuluh – Riam Sejawak – Jasa – Sei. Kelik – Batas negara.

“Pekerjaan tanah dan aspal hanya sekitar 1,5 KM, panjang ruas kurang lebih 27 KM. Program aspalnya direncanakan tahun depan,” katanya.

Karena itu, Andon berharap anggaran yang berasal dari Kementerian PU melalui Ditjen Bina Marga itu dapat berjalan dengan lancar dan mendapat dukungan dari seluruh steakholder, terutama masyarakat.

“Kami sangat yakin ketika keadaan kondusif maka niscaya semua akan lancar” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Libatkan Peran Generasi Muda untuk Pembangunan Daerah

    Libatkan Peran Generasi Muda untuk Pembangunan Daerah

    • calendar_month Sel, 1 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Maria Magdalena mengajak pemerintah daerah untuk lebih melibatkan generasi muda dalam proses pembangunan. Menurut Maria Magdalena, anak muda memiliki potensi luar biasa dalam memajukan daerah. “Jadi, kita harap pemerintah daerah dapat melibatkan generasi muda dalam berbagai hal, karena mereka kini memiliki kapasitas dan ide-ide inovatif […]

  • Mempawah Disemprot Disinpektan

    Mempawah Disemprot Disinpektan

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah mengapresiasi pihak kepolisian dan TNI yang telah menggagas penyemprotan disipektan. Hal ini guna mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19 serta seluruh jajaran yang terlibat untuk melawan penyebaran virus yang mengancam kesehatan masyarakat. Diharapkan dengan momen tersebut dapat meningkatkan rasa kepedulian bersama, dalam upaya memerangi dan menangani Covid-19 di lingkungan masing-masing. Hal […]

  • Nanas Mempawah Siap Jajaki Pasar Sintang, Sanggau dan Pontianak

    Nanas Mempawah Siap Jajaki Pasar Sintang, Sanggau dan Pontianak

    • calendar_month Kam, 16 Nov 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kisaran harga yang stabil antara Rp4 ribu hingga Rp10 ribu per buah didukung ratarata produksi mencapai 24.389 kwintal per tahun, nanas Kabupaten Mempawah mampu menembus pangsa pasar di Malaysia. Kini Kabupaten Sintang, Sanggau dan Kota Pontianak menjadi target berikutnya. Kabid Pertanian dan Holtikultura Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Peternakan Kabupaten Mempawah, Agus Sukmadi […]

  • Calon 4 Kecamatan Baru, Dirjen BAK Minta Surat Pernyataan Wilayah Tak Bersengketa

    Calon 4 Kecamatan Baru, Dirjen BAK Minta Surat Pernyataan Wilayah Tak Bersengketa

    • calendar_month Sen, 8 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Berdasarkan surat terakhir yang dikirim oleh Direktorat Jendral Bina Administrasi Kewilayahan (Dirjen BAK) Mendagri, calon 4 kecamatan baru di Kabupaten Sintang sudah tidak ada kendala. Petunjuknya Pemkab Sintang diminta memperbaiki peta wilayah yang berbatasan dengan Kabupaten Kapuas Hulu. “Untuk persyaratan teknis, wilayah, dan administrasi sudah tidak ada masalah untuk calon 4 kecamatan itu. […]

  • Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Keuangan, DJPb Kerjasama dengan Pemkot

    Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Keuangan, DJPb Kerjasama dengan Pemkot

    • calendar_month Sen, 13 Jun 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kalimantan Barat menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Kesepakatan kerjasama peningkatan kualitas pengelolaan keuangan pemerintah pusat dan pemerintah daerah ini dituangkan dalam sebuah Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani Kepala Kanwil (Kakanwil) DJPb Provinsi Kalbar Imik Eko Putro bersama Wali Kota Pontianak Edi Rusdi […]

  • Pileg dan Pilpres 2019, Polsek Sepauk Petakan 52 TPS Rawan

    Pileg dan Pilpres 2019, Polsek Sepauk Petakan 52 TPS Rawan

    • calendar_month Ming, 23 Sep 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepolisian Sektor (Polsek) Sepauk, Kabupaten Sintang melakukan pemetaan wilayah rawan pada pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019 mendatang. Pengamanan penuh akan dilaksanakan disemua wilayah dengan sistem sama. Berdasarkan data kepolisian, untuk Kecamatan Sepauk ada 52 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang masuk dalam kategori rawan. “Ada rawan 1, rawan 2, dan rawan 3,” kata Kapolsek […]

expand_less