Breaking News
light_mode

Nikodemus Sarankan Pemerintah Tingkatkan Kolaborasi Sektor Pariwisata dan UMKM

  • calendar_month Ming, 20 Okt 2024
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Nikodemus mengatakan bahwa kolaborasi antara sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dengan industri pariwisata sangat diperlukan.

Kedua sektor ini saling berkaitan, di mana pertumbuhan pariwisata dapat memberikan dampak positif bagi aktivitas UMKM.

Menurut politisi Partai Hanura, industri pariwisata semakin berkembang, didorong oleh peningkatan akses transportasi, penginapan, dan tempat wisata, yang membuka peluang bisnis baru untuk pelaku UMKM di daerah.

“Tentunya dengan bertambahnya kunjungan wisatawan akan memberikan manfaat bagi UMKM dan meningkatkan perekonomian daerah kita. Untuk itu, hal ini harus menjadi perhatian bersama oleh dinas terkait,” kata Nekodemus ketika ditemui Lensakalbar.co.id di Gedung Parlemen Sintang, Jumat (18/10/2024).

Nikodemus mengatakan, pengembangan UMKM harus menjadi prioritas karena sektor ini berpotensi merangsang atau mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

“Artinya, pariwisata berperan penting dalam meningkatkan produktivitas UMKM,” kata Nikodemus.

Menurut Nikodemus, di Kabupaten Sintang  banyak produk dan layanan UMKM berkualitas yang dapat memenuhi kebutuhan wisatawan. Olehkarenanya, dukungan dari pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk pengembangan kedua sektor ini.

Nikodemus mendorong pemerintah memperkuat regulasi dan memberikan insentif bagi pelaku usaha di sektor UMKM dan pariwisata untuk menciptakan sinergi yang optimal yang berdampak positif bagi perekonomian daerah.

Dengan demikian, Nikodemus berharap  kolaborasi antara pariwisata dan UMKM dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dan daya saing daerah dalam sektor perekonomian nasional.

“UMKM sangat berperan aktif dalam menggerakkan ekonomi lokal dan membantu mencapai kesejahteraan masyarakat. Dengan sinergi antara pariwisata dan UMKM, kami harapkan pelaku usaha dapat lebih aktif dalam mencapai tujuan pembangunan daerah,” pungkas Nikodemus, wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Sepauk – Kecamatan Tempunak. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lantik Komisoner KPID, Gubernur Minta Jalankan Jalankan Tupoksi dengan Independen

    Lantik Komisoner KPID, Gubernur Minta Jalankan Jalankan Tupoksi dengan Independen

    • calendar_month Jum, 9 Agu 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gubernur Kalbar, H Sutarmidji mengharapkan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Kalbar menjadi lembaga yang independen dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya. “Saya harap, semoga KPID Kalbar bisa menjadi media komisi independen, yang betul-betul bisa melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagaimana harapan ketika pembentukannya,” harap Sutarmidji, Jumat (9/8/2019), saat Melantik Komisioner KPID Kalbar Periode 2019-2022 […]

  • Mempawah Susun Road Map Reformasi Birokrasi

    Mempawah Susun Road Map Reformasi Birokrasi

    • calendar_month Sel, 27 Agu 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 25 orang tim Reformasi Birokrasi (RB) Kabupaten Mempawah melaksanakan rapat penyusunan road map reformasi birokrasi Pemerintah Kabupaten Mempawah tahun 2020 – 2024, di Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah, Selasa (27/8/2019). Rapat inipun dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Mempawah H Ismail. H Ismail mengatakan, reformasi birokrasi bermakna sebagai sebuah perubahan besar dalam […]

  • Kadis LH Beberkan 4 Komponen Kajian Lingkungan Hidup Strategis
    OPD

    Kadis LH Beberkan 4 Komponen Kajian Lingkungan Hidup Strategis

    • calendar_month Kam, 24 Jun 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang, Edy Harmaini mengungkapkan bahwa ada empat komponen dalam kajian lingkungan hidup strategis. Yaitu indeks kualitas udara, indeks kualitas air, indeks kualitas tutupan lahan, dan indeks kualitas ekosistem gambut. Selain itu, ungkap Edy, ada 15 isu strategis dan 15 isu prioritas yang ada dalam tujuan pembangunan berkelanjutan yang […]

  • Festival Durian dan Kuliner Bumi Khatulistiwa

    Festival Durian dan Kuliner Bumi Khatulistiwa

    • calendar_month Ming, 6 Nov 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Baru pertama mulai dibuka, Festival Durian dan Kuliner Bumi Khatulistiwa di Halaman Parkir A Yani Mega Mall sudah dijejali para pengunjung. Para penggemar durian tampak sibuk memilih-milih durian yang didominasi Durian Jemongko. Mulai dari orang tua hingga anak-anak menikmati durian di stand yang ada di festival itu. Festival digelar mulai tanggal 6 – […]

  • Mulyadi Sambut Kedatangan Kafilah

    Mulyadi Sambut Kedatangan Kafilah

    • calendar_month Rab, 16 Nov 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Pontianak, Mulyadi menyambut kedatangan rombongan Kafilah Kota Pontianak usai mengikuti MTQ ke XXX Tingkat  Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Ketapang. Penyambutan digelar di Aula Sultan Syarif Abdurrahman Kantor Wali Kota Pontianak, Rabu (16/11/2022). Dari 77 peserta, 35 orang dari Kafilah Kota Pontianak yang mengikuti lomba […]

  • Penyebab Harga Sembako Melonjak

    Penyebab Harga Sembako Melonjak

    • calendar_month Ming, 4 Sep 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  (DPRD) Kabupaten Sintang berpendapat harga sembilan bahan pokok (sembako) bakal melonjak menyusul naiknya harga bahan bakar minyak (BBM). Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Billy Welsan mengatakan harga sembako berpotensi naik karena biaya logistik makin mahal akibat kenaikan harga BBM subsidi. “Khususnya bahan-bahan pokok ini kan masalahnya […]

expand_less