Breaking News
light_mode

Muda Ajak Milenial Tanap Padi

  • calendar_month Sab, 3 Agu 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan menegaskan komitmennya untuk mengembangkan sektor pariwisata termasuk ekonomi kreatif.

Menurut dia, Kubu Raya punya cukup banyak peluang untuk membuat kegiatan khas daerah. Terlebih dengan kondisi geografis Kubu Raya yang strategis sebagai salah satu pintu masuk ke Kalimantan Barat.

Mewujudkan hal itu, ia menyatakan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah merencanakan program “wisata tanam padi milennia” yang akan melibatkan anak-anak Kubu Raya. Kegiatan tersebut rencananya digelar pada Oktober mendatang. Hal ini disampaikan Muda Mahendrawan di sela kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional 2019 di Kantor Bupati Kubu Raya pada Rabu (31/7/2019) lalu.

“Anak-anak milenial nanti semuanya saya ajak nanam padi ramai-ramai,” ujarnya.

Muda menjelaskan, program wisata tanam padi milennia nantinya akan dilaksanakan di setiap persawahan terluas di setiap kecamatan. Diawali dari Kecamatan Sungai Kakap yang memiliki areal persawahan terluas pertama di Kubu Raya. Kemudian berlanjut di Kecamatan Sungai Raya, Kecamatan Batu Ampar, Kecamatan Kubu, dan seterusnya hingga sembilan kecamatan.

“Sudah saya sampaikan kepada petani, petani hanya menyiapkan bibit yang diikat sebanyak 100 benih, nanti mereka yang tanam. Kita kawal saja,” terangnya.

Muda menerangkan program ini digaungkan oleh Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dengan tujuan agar generasi muda Kubu Raya mencintai alam, pertanian, dan peradaban cocok tanam.

“Saya mengajak generasi muda untuk kembali ke alam. Karena alam bisa membangun kepekaan agar imajinasinya juga seimbang. Sehingga memiliki karakter yang unggul,” tuturnya.

Keinginan memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif kerap disampaikan Muda Mahendrawan dalam berbagai kesempatan.

Ia menilai Kubu Raya potensial untuk membuat ajang khas daerah. Hanya saja belum ada keterpaduan sehingga belum dapat menjadi kalender wisata. Dirinya menghendaki ke depan Kubu Raya harus mempunyai ajang kegiatan berkala.

“Seperti event mancing, komunitas hobi khusus, dan sebagainya. Bahkan kegiatan menanam padi pun bisa saja dijadikan event dengan target pengunjung kaum milenial kota,” sebutnya dalam salah satu kesempatan.

Muda menjelaskan, sektor pariwisata punya peran sentral dalam menggerakkan perekonomian. Baik industri pariwisata maupun pariwisata dalam konteks yang lebih luas luas. Hal itu dikarenakan dalam pariwisata ada sirkulasi orang bergerak.

“Dan kita berharap sirkulasi itu akan lebih maksimal berada di daerah kita sehingga berakibat pada multiefek ekonomi yang akan bergerak juga kepada masyarakat dalam bentuk-bentuk pendapatan daerah melalui berbagai jasa dan penunjang,“ terangnya.

Adanya ajang wisata, lanjut Muda, berdampak timbulnya magnet kunjungan. Akan muncul banyak ide dan atraksi kegiatan yang bisa melahirkan daya tarik Kubu Raya.

“Di mana kita punya potensi karena akses dan geografis serta budaya yang beragam,” sebutnya.

Melalui pariwisata, kata Muda, semua potensi daerah bisa disalurkan. Terkait hal itu dirinya berharap kaum muda bisa mengambil peluang sebesar-besarnya bersama pemerintah untuk menggerakkan kegiatan ekonomi.

“Bisa mengurangi pengangguran dan menggerakkan aktivitas yang dapat memberikan nilai tambah. Perlu agenda-agenda yang sifatnya tidak hanya aktualisasi anak muda secara fisik, tapi juga aktualisasi informasi dan segala hal yang bisa digali dari keunikan di masyarakat. Itu bisa melalui berbagai event dan bukan sekadar rutinitas,“ pungkasnya. (Humpro)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tutup Latsar, Sekda Ingatkan CPNS Tak Arogan

    Tutup Latsar, Sekda Ingatkan CPNS Tak Arogan

    • calendar_month Jum, 11 Nov 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pelatihan dasar (Latsar) calon pegawai negeri sipil (CPNS) golongan III angkatan CLXVIII resmi ditutup Sekda Mempawah, H Ismail di Wisma Chandramidi Mempawah, Jumat (11/11/2022). Pada kesempatan tersebut, Sekda Ismail minta kepada seluruh CPNS yang mengikuti proses dan tahapan pelatihan dasar ini, agar dapat memberikan wawasan kebangsaan, kepribadian dan etika pegawai negeri sipil, serta […]

  • Ajak Rakyatnya Pasang Bendera Merah Putih

    Ajak Rakyatnya Pasang Bendera Merah Putih

    • calendar_month Kam, 11 Agu 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebagai upaya mendukung program gerakan pembagian 10 juta bendera merah putih dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bupati Mempawah, Hj Erlina secara simbolis menyerahkan bendera merah putih kepada perwakilan tokoh masyarakat di Halaman RS dr Rubini, Desa Kuala Secapah, Kecamatan Mempawah Hilir, Kamis (11/8/2022). Pada kesempatan tersebut, Bupati […]

  • Bupati Sebut Operasi Pasar Sediakan Harga Sembako Subsidi

    Bupati Sebut Operasi Pasar Sediakan Harga Sembako Subsidi

    • calendar_month Sel, 1 Nov 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina meninjau pelaksanaan operasi pasar atau OP di Pasar Toho, Kecamatan Toho, Selasa (1/11/2022). Operasi pasar yang digelar pada 9 kecamatan yang ada di Kabupaten Mempawah ini, merupakan langkah konkret yang diambil pemerintah daerah dalam upaya menekan inflasi serta menstabilkan harga bahan pokok. Usai melakukan peninjauan dan berdiskusi dengan sejumlah […]

  • Perempuan Jaman Now Harus Mampu Bawa Perubahan Positif

    Perempuan Jaman Now Harus Mampu Bawa Perubahan Positif

    • calendar_month Sab, 21 Apr 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setiap 21 April, diperingati sebagai Hari Kartini, tokoh kelahiran Jepara 1879 yang menginspirasi kaum perempuan di Indonesia, tidak terkecuali di Provinsi Kalbar, khususnya Kabupaten Sintang. “Nilai dan semangat yang diwariskan Kartini kepada kita di jaman now ini, harus membawa perubahan positif dalam pembangunan,” kata Anggota DPRD Sintang, Mainar Sari, Sabtu (21/4). Menurutnya, nilai-nilai […]

  • Sintang Masih Kekurangan Banyak Tenaga Dokter
    OPD

    Sintang Masih Kekurangan Banyak Tenaga Dokter

    • calendar_month Sen, 7 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Akses kesehatan yang memadai merupakan salah satu hak dasar bagi seluruh rakyat Indonesia. Namun, di balik hebatnya kemajuan sistem kesehatan di kota-kota besar, masih terdapat kenyataan pahit yang dihadapi masyarakat di desa-desa. Kekurangan tenaga kesehatan menjadi ancaman yang menghantui para warga desa, dan tentunya ini juga menghambat tercapainya pelayanan kesehatan yang berkualitas dan […]

  • Astaga…28 Anak Sintang Kerdil

    Astaga…28 Anak Sintang Kerdil

    • calendar_month Kam, 8 Feb 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Mengejutkan. Hingga kini tercatat 8,9 juta anak Indonesia yang menderita  stunting  atau masalah kurang gizi kronis yang disebabkan kurangnya asupan gizi dalam waktu cukup lama. Tinggi badannya tidak sesuai umur alias kerdil. Demikian diungkapkan Bupati Sintang, Jarot Winarno ketika Kampanye Hari Gizi Nasional (HGN) pada 1.000 Hari Pertama Kelahiran (HPK) untuk Penurunan Stunting […]

expand_less