Breaking News
light_mode

Midji-Norsan Lanjut Medical Chek-Up, Milton-Boyman Lengkapi Berkas

  • calendar_month Sel, 9 Jan 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalbar menerima dokumen atau berkas pendaftaran Bakal Calon (Balon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar, Sutarmidji dan Ria Norsan.

Ketua KPU Kalbar, Umi Rifdiyawaty menyampaikan, berdasarkan hasil pemeriksaan dokumen, keduanya memenuhi persyaratan yang diminta.

“Syarat pencalonan ada dan memenuhi syarat, dan syarat calon ada. Sehingga, pendaftaran dari pasangan calon Sutarmidji dan Ria Norsan dinyatakan diterima,” ujarnya, Senin (8/1).

Untuk selanjutnya, KPU Kalbar mempersilakan pasangan Sutarmidji dan Ria Norsan menjalani tahapan selanjutnya, yakni medical chek-up di RSUD Soedarso, Selasa (9/1) dan cek kesehatan psikologis di RSJ Sungai Bangkong, Rabu (10/1).

Sementara terkait dokumen yang masuk, KPU menyatakan, akan melakukan verifikasi tingkat lanjut. Jika terdapat kekurangan bisa dilengkapi di masa perbaikan.

Kemudian, Umi membenarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalbar telah mengembalikan seluruh dokumen Bakal Calon (Balon) Milton Crosby dan Boyman Harun, saat keduanya mendaftarkan diri ke Sekretariat KPU Kalbar, Senin (8/1).

Namun KPU membantah jika pengembalian berkas atau dokumen Milton-Boyman seluruhnya itu, lantaran pasangan ini tidak memenuhi persyaratan pencalonan.

“Bukan tidak memenuhi syarat, tetapi syarat pencalonan itu wajib ada. Ketika tidak ada, dikembalikan. Karena ini kan masih ada masa pendaftaran sampai tanggal 10 Januari,” kata Umi.

Umi menjelaskan, terdapat dua hal kenapa berkas dokumen Milton-Boyan dikembalikan. Pertama, keduanya belum melengkapi dokumen Laporan Hasil Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) dari Komisi Pemberantasan Korusi (KPK).

“Berdasarkan hasil pemerikasan kami, bakal calon tidak melampirkan LHKPN dari KPK. Kami kembalikan untuk dilengkapi,” katanya.

Selain itu, Milton yang notabene Balon Gubernur Kalbar yang diusung Partai Gerindra dan PAN tersebut, juga belum melampirkan Surat Keterangan tidak memiliki utang dari Pengadilan.

“Untuk itu, syarat pencalonan dan syarat calon kami kembalikan, untuk nanti dilengkapi sampai batas akhir pendaftaran, tanggal 10 Januari pukul 24.00,” jelas Umi.

Guna mempermudah prosesnya, KPU Kalbar pun memberikan dispensasi untuk melengkapi kedua dokumen tersebut. Yakni jika waktu yang ada tidak memungkinkan, maka Milton-Boyman dibolehkan hanya melampirkan surat keterangan dari instansi terkait, bahwa dokumen yang diminta untuk dilengkapi, dinyatakan sedang dalam masa proses.

“LHKPN kan bisa secara offline dan online, tidak harus datang ke Jakarta, bisa di print-out. Kemudian kalau Pengadilan kan berdasarkan domisili. Kalaupun belum bisa dikeluarkan, paling tidak ada surat bahwa dari instansi yang bersangkutan ini masih sedang proses,” papar Umi.

Terlisah, Ketua Tim Pemenangan Milton Crosby dan Boyman Harun, Anton Situmorang mengakui, terdapat berkas pasangan calonnya yang masih diurus, sehingga belum lengkap ketika diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalbar.

Berkas yang dimaksud, terkait Laporan Hasil Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN). “Karena kebetulan beberapa waktu yang lalu, terkait dengan hari libur dan juga Sabtu Minggu, jadi belum selesai. Sehingga tadi, tidak bisa dilampirkan,” ujar Anton.

Kendati sempat dipertanyakan, namun dari pihak Tim Pemenangan Milton Crosby dan Boyman Harun tetap akan memenuhi kekurangan itu secepatnya.

“Kami pikir tidak mempermasalahkan, kebetulan hari ini baru tanggal 8 dan batas akhir tanggal 10. Secepatnya akan diurus. Kami akan datang lagi ke KPU setelah berkasnya lengkap. Nanti akan dihadiri pimpinan partai dan pasangan calon juga,” jelas Anton.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Gerindra, Suriansyah menyesalkan sikap KPU yang seolah meniadakan berkas syarat secara keseluruhan. Hanya gara-gara satu berkas yang masih dalam proses, atau sedang diurus, lantas semuanya ditolak

“Kalau ini kan mengembalikan seluruhnya, seolah-olah ini tidak ada. Ini yang kami sesalkan. Tetapi karena sudah keputusannya, kami tetap melengkapinya sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ujar Suriansyah.

Setidaknya, tambah Suriansyah, kenapa KPU tidak menerima saja berkas-berkas persyaratan yang ada dulu, sembari berkas yang masih dalam tahap pengurusan selesai.

“Karena proses untuk mengurusnya memerlukan waktu yang cukup lama, di pusat, di Jakarta,” katanya. (Nrt)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Erlina: Jangan Sampai Masyarakat Hanya jadi Penonton

    Erlina: Jangan Sampai Masyarakat Hanya jadi Penonton

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Erlina menegaskan dukungan penuh terhadap pengembangan industri aluminium terintegrasi dalam kerangka Proyek Strategis Nasional (PSN), seraya mengingatkan agar keberadaan smelter SGAR 2 benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar menjadi proyek besar tanpa dampak langsung. Penegasan itu disampaikan Bupti Erlina saat menghadiri Konsultasi Publik Pengembangan Industri Aluminium Terintegrasi di Hotel […]

  • HMI Inisiasi Bersih-bersih Taman Bunggur

    HMI Inisiasi Bersih-bersih Taman Bunggur

    • calendar_month Kam, 17 Mei 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Universitas Muhammadiyah Pontianak (UMP) menginisiasi pembersihan Taman Bunggur, depan Pendopo Bupati Sintang, dari sampah-sampah yang berserakan. “Ini salah satu wujud pengabdian kepada masyarakat,” kata salah seorang Aktivis HMI, Kiki Pardini, Rabu (16/5). Ia mengatakan, sebagai fasilitas umum yang banyak dikunjungi warga, Taman Bunggur idealnya bebas dari sampah yang […]

  • Pemrpov Kalbar Akan Bangun SMK Unggulan di KKR, Ini Syaratnya

    Pemrpov Kalbar Akan Bangun SMK Unggulan di KKR, Ini Syaratnya

    • calendar_month Jum, 10 Mei 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berencana membangun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) unggulan di wilayah Kabupaten Kubu Raya. Syaratnya, harus tersedia lahan yang luas untuk lokasi sekolah. Ihwal tersebut diungkapkan langsung oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidji saat kegiatan safari Ramadhan di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Kamis (9/5/2019). “Bupati harus siapkan lahan, kita bangun gedungnya,” kata […]

  • Ketua DAD Ingin Perayaan Natal Dayak Menyentuh Masyarakat Kampung

    Ketua DAD Ingin Perayaan Natal Dayak Menyentuh Masyarakat Kampung

    • calendar_month Jum, 6 Jan 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sintang, Jeffray Edward menginginkan perayaan Natal Dayak Sintang dapat menyentuh atau dirasakan langsung seluruh masyatakat etnis Dayak, khususnya pada kawasan perkampungan yang ada di Bumi Senentang. Keinginan tersebut disampaikannya ketika memberikan sambutan Perayaan Natal Dayak Sintang yang berlangsung di Rumah Betang Tampun Juah, Jerora Satu, Kecamatan Sintang, […]

  • PUPR Kalbar Minta Kontraktor Tak Main-main Kerjakan Proyek

    PUPR Kalbar Minta Kontraktor Tak Main-main Kerjakan Proyek

    • calendar_month Kam, 7 Mar 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalbar akan memberikan atensi khusus kepada seluruh kontrkator. Tujuannya untuk tidak bermain-main dalam melaksanakan pengerjaan proyek. “Kami mempunyai program, sebelum melaksanakan penegerjaan para kontraktor yang sudah menang untuk melaksanakan kegiatan seluruh wilayah akan kami kumpulkan dan mewanti-wanti tidak main-main dalam melaksanakan proyeknya. Program tersebut belum pernah […]

  • Ani Sofian Tekankan Netralitas ASN dalam Pilkada

    Ani Sofian Tekankan Netralitas ASN dalam Pilkada

    • calendar_month Jum, 2 Agu 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Menjelang pelaksanaan Pilkada, pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak, serta Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian menyampaikan beberapa pesan penting. Hal itu ia katakan saat menghadiri penandatanganan Pakta Integritas Sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kota Pontianak di Hotel Harris […]

expand_less