Breaking News
light_mode

Mempawah Terus Berupaya Wujudkan KLA

  • calendar_month Sen, 22 Apr 2024
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pj Bupati Mempawah, Ismail membuka Rapat Koordinasi Tim Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2024 di Aula Bappeda Mempawah, Senin (22/4/2024).

Ismail menegaskan, upaya Mempawah untuk mewujudkan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) hendaknya terus dipacu dan ditingkatkan.

Sebab, kata Pj Bupati Ismail, hasil dari kerja keras itulah, Mempawah meraih penghargaan Tingkat Nasional dari Kementerian PPPA RI pada tahun 2023 dengan kategori Pratama.

“Nah pada kesempatan ini, saya menyampaikan terimakasih dan penghargaan atas prestasi tersebut. Saya harap pengembangan KLA ke depannya agar bisa dipertahankan dan ditingkatkan lagi,” kata Pj Bupati Ismail.

Selain itu, lanjut Pj Bupati Ismail, untuk menguatkan implementasi KLA di Mempawah perlu dilakukan evaluasi secara mendalam, khususnya pada indikator-indikator KLA yang menjadi ukuran capaian.

Karena, kata Pj Bupati Ismail, sangat penting bagi masing-masing DPD dan Anggota Gugus Tugas lainnya untuk dapat mempersiapkan data, dan informasi pendukung lainnya untuk mengisi indikator evaluasi pengembangan KLA.

“Saya berharap indikator-indikator ini dapat menjadi acuan bagi kita semua dalam memenuhi hak-hak anak melalui pengembangan KLA yang terintegrasi, holistik dan berkelanjutan,” ujar Pj Bupati Ismail berharap.

Lebih jauh, Pj Bupati Ismail menegaskan, anak adalah investasi masa depan, maka sudah menjadi kewajiban bersama untuk melindungi mereka dan menjadikannya lebih berkualitas, sehingga mereka akan menjadi modal pembangunan.

“Untuk itu peran seluruh pemangku kepentingan, yakni masyarakat, pemerintah dan dunia usaha harus bahu-membahu dalam mewujudkan Mempawah sebagai Kabupaten Layak Anak,” pungkas Pj Bupati Ismail menegaskan.

Sememtara itu, Kepala Dinas Sosial PPPAPMPD Rohmat Effendy menjelaskan bahwa Rapat Koordinasi Tim Gugus Tugas (KLA) ini, adalah untuk mengoptimalkan pengisian kuesioner Indikator Penilaian Kabupaten Layak Anak tahun 2024.

Selain itu, kata Rohmat, membangun komunikasi dan komitmen bersama untuk mempertahankan prestasi sebagai kabupaten layak anak.

“Peserta rapat koordinasi ini adalah Tim Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak Berdasarkan Keputusan Bupati Nomor 400.2.5/454/DINSOSPPPAPMPD/2023,” jelasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Permasalahan Dana PIP di Sintang Terselesaikan, Disdikbud Ingatkan Sekolah Soal Aktivasi Rekening
    OPD

    Permasalahan Dana PIP di Sintang Terselesaikan, Disdikbud Ingatkan Sekolah Soal Aktivasi Rekening

    • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sintang menegaskan bahwa permasalahan terkait Dana Program Indonesia Pintar (PIP) yang sempat terjadi tahun lalu telah diselesaikan. Namun, pihak dinas tetap mengingatkan sekolah-sekolah di wilayah tersebut untuk memperhatikan proses aktivasi rekening siswa agar tidak terjadi hambatan dalam pencairan dana. Sejauh ini, kata Yustinus, pihaknya masih mampu mengantisipasi […]

  • PNS Harus Layani Masyarakat dengan Maksimal

    PNS Harus Layani Masyarakat dengan Maksimal

    • calendar_month Rab, 22 Jun 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Hikman Sudirman, mengharapkan agar seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah diambil sumpah/janji jabatannya bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang selalu profesional dan maksimal dalam hal memberikan pelayanan publik kepada masyarakat. Suksesnya pembangunan suatu daerah itu, menurut Hikman Sudirman, tergantung dengan keberhasilan para PNS dalam […]

  • Ada 151 Jembatan Menuju Perbatasan Sintang, 44,74 Persen Rusak Berat
    OPD

    Ada 151 Jembatan Menuju Perbatasan Sintang, 44,74 Persen Rusak Berat

    • calendar_month Sel, 8 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Badan Pengelola Perbatasan (BPP) Kabupaten Sintang mencatat ada 151 jembatan menuju kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sei Kelik. Dari 151 jembatan itu, 38 di antaranya merupakan kewenangan pemerintah Kabupaten Sintang. Konfisinya, hanya 2 jembatan yang bagus, sisanya masih perlu perbaikan. “Jembatan dalam kewenangan kabupaten ada 38 jembatan dengan kondisi baik hanya 5,26 […]

  • Camat Sintang Tinjau Pelaksanaan OP di Pasar Masuka
    OPD

    Camat Sintang Tinjau Pelaksanaan OP di Pasar Masuka

    • calendar_month Sel, 1 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral menggelar Operasi Pasar (OP) di Kompleks Pasar Sayur Masuka Sintang, Kelurahan Kapuas Kanan Hilir, Kecamatan Sintang, Selasa (1/10/2024). Operasi pasar yang digelar inipun bertujuan untuk mengendalikan inflasi di Kabupaten Sintang. “Operasi pasar ini merupakan dukungan Pemprov Kalbar terhadap upaya menjaga […]

  • Kasus Pemukulan Lima Siswa SDN 18, Melkianus: Anak Bandel Bukan Dididik dengan Kekerasan

    Kasus Pemukulan Lima Siswa SDN 18, Melkianus: Anak Bandel Bukan Dididik dengan Kekerasan

    • calendar_month Rab, 26 Sep 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebandel-bandelnya anak yang duduk di Sekolah Dasar (SD) wajib mendapatkan perlakuan yang layak dari seorang guru. Salah, jika anak bandel diperlakukan dengan cara kekerasan, karena itu bukan contoh yang baik dalam mendidik seorang anak. “Kalau menurut kami, ketika anak didik melakukan hal-hal tidak wajar, para dewan guru supaya bijak dalam memberikan perlakukan. Salah […]

  • Sekda Sintang Minta Pendampingan Pasca Bencana dari BNPB RI

    Sekda Sintang Minta Pendampingan Pasca Bencana dari BNPB RI

    • calendar_month Ming, 21 Nov 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yosepha Hasnah berharap adanya pendampingan pasca bencana dari BNPB RI. Hal tersebut disampaikan saat kunjungan kedua kalinya Kepala BNPB RI ke Kabupaten Sintang. “Kami ada beberapa kebutuhan yang mendesak seperti terpal, perahu karet, dan longboat dengan mesin 15 PK. Longboat ini bagus untuk mengevakuasi warga dan membawa bantuan dengan […]

expand_less