Mempawah Genjot Infrastruktur, Persoalan Sampah dan Air Bersih jadi Prioritas
- calendar_month Rab, 6 Mei 2026
- comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah mulai bergerak cepat membenahi sejumlah persoalan infrastruktur strategis setelah hasil Konsultasi Regional (Konreg) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Tahun 2026 menyoroti beberapa sektor krusial, terutama pengelolaan sampah dan layanan air bersih.
Hal itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail, di Aula Bapperida Mempawah, Rabu (6/5/2026).
Sorotan utama tertuju pada Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sungai Bakau Besar Laut yang hingga kini masih menggunakan sistem open dumping. Sistem pembuangan terbuka tersebut dinilai tidak lagi sejalan dengan regulasi nasional dan berpotensi menimbulkan persoalan lingkungan jika tidak segera dibenahi.
Tak hanya itu, Pemkab Mempawah juga mengebut peningkatan kapasitas Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kijing menjadi 100 liter per detik. Proyek tersebut diproyeksikan menopang kebutuhan air bersih masyarakat Desa Sungai Duri II, Kecamatan Sungai Kunyit, sekaligus mendukung aktivitas Pelabuhan Terminal Kijing.
Rakor yang dihadiri kepala OPD, tim teknis Bapperida, serta dinas terkait itu juga membahas rencana pembangunan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT). Lokasi awal pembangunan di kawasan TPA Sungai Bakau Besar Laut kini dievaluasi ulang lantaran kondisi lahan berupa rawa dinilai kurang layak.
Sekda Ismail menegaskan seluruh langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas Surat Menteri Lingkungan Hidup Nomor: P.636 A/GKM.25.03/2026 sekaligus bentuk keseriusan pemerintah daerah menyelaraskan pembangunan dengan aspek lingkungan.
“Hasil Rakor ini akan menjadi pijakan untuk memperkuat komunikasi dengan kementerian terkait. Saya berharap seluruh tim dapat bekerja cepat dan tepat dalam mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Mempawah,” tegas Sekda Ismail.
Melalui rakor tersebut, Pemkab Mempawah menunjukkan sinyal kuat untuk mempercepat pembenahan infrastruktur dasar yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak masyarakat. (Dex)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar