Breaking News
light_mode

Magang 3 dan KKM, IKIP PGRI Kembalikan 37 Mahasiswa ke Daerah Asalnya

  • calendar_month Kam, 29 Jul 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Sebanyak 37 mahasiswa IKIP PGRI kembali ke daerah asalnya untuk menyelesaikan “Magang 3 dan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Mempawah, Kamis (29/7/2021).

Prosesi serah terima mahasiswa itu berlangsung di Wisma Chandramidi Mempawah antara Wakil Rektor 2 Institut Keguruan Ilmu Pendikan Persatuan Guru Republik Indonesia (IKIP PGRI) Pontianak, Muhammad Firdaus dengan Bupati Mempawah, Hj Erlina.

“Intinya program Magang 3 ini, mahasiswa dikembalikan berdasarkan daerah asal. Tujuannya, agar mahasiswa mengingat kembali asal usul dan terpanggil untuk membangun daerahnya sesuai bidang dan kemampuannya masing-masing,” ungkap Koordinator Magang IKIP PGRI Pontianak, Henry Maksum.

Untuk Program Magang 3 tahun ini, ungkap dia, ada 37 mahasiswa yang ditempatkan di enam sekolah di Kabupaten Mempawah. Yakni SMA Negeri 1 Anjongan, SMP Negeri 1 Siantan, SMA Negeri 2 Mempawah Hilir, SMA Negeri 1 Sungai Pinyuh, SMP Negeri 1 Toho dan SMA Negeri 1 Toho.

“Selain enam sekolah itu, ada lima kecamatan yang akan menjadi lokasi sasaran KKM. Setiap sekolah ditempati oleh lima mahasiswa dengan program studi (prodi) yang berbeda,” ungkapnya.

Terkait situasi pandemi yang masih melanda negara ini, maka proses pergaulan mahasiswa selama dua tahun ini diterapkan online dan offline. Begitu pula dalam proses Program Magang 3 dan KKM yang nantinya akan selalu berkonsultasi, berkomunikasi dan memohon bimbingan dari guru pamong, juga digelar dengan luring atau daring.

Wakil Rektor 2 IKIP PGRI Pontianak, Muhammad Firdaus, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mempawah, khususnya Bupati Erlina atas dukungan yang diberikan kepada IKIP PGRI Pontianak dalam pelaksanaan Program Magang 3 dan KKM.

Kepada para mahasiswa, Muhammad Firdaus berpesan agar melaksanakan Program Magang 3 dan KKM sebaik-baiknya.

“Berikan suri tauladan yang baik kepada semua orang. Adik-adik mahasiswa adalah cerminan IKIP PGRI Pontianak di masyarakat, khususnya di Kabupaten Mempawah,” imbuhnya.

Bupati Mempawah, Hj Erlina menyambut baik kedatangan 37 mahasiswa IKIP PGRI Pontianak untuk melaksanakan Magang 3 dan KKM di Kabupaten Mempawah.

Ia berharap, di tengah pandemi, para mahasiswa tetap semangat melaksanakan tugas mata kuliahnya.

“Adik-adik mahasiswa ini adalah kader-kader muda terbaik di Kabupaten Mempawah. Mari kita tetap semangat dan selalu optimis untuk membangun daerah dan mencerdaskan anak bangsa,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sah..! UMP Kalbar 2018 Rp2.046.900

    Sah..! UMP Kalbar 2018 Rp2.046.900

    • calendar_month Rab, 6 Des 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Melalui Keputusan Gubernur Kalbar Nomor 677 tanggal 23 Oktober 2017, Dewan Pengupahan menetapkan standar Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalbar tahun 2018 sebesar Rp2.046.900. UMP mulai akan diterapkan per 1 Januari 2018. “Formulanya infl asi nasional 3,72 persen dan PDB 4,99 persen. Untuk UMK hasil penetapan kabupatenkota jadi dasar keputusan gubernur. Formula tersebut mengacu […]

  • Edi Kamtono Ingatkan PPK Jaga Amanah

    Edi Kamtono Ingatkan PPK Jaga Amanah

    • calendar_month Sen, 29 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bagian Layanan Pengadaan (BLP) Sekretariat Daerah Kota Pontianak menggelar workshop penyusunan dokumen swakelola tipe I, II, III dan IV di Hotel Ibis Pontianak, Senin (29/7/2019). Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 16 Tahun 2018, pengadaan barang dan jasa dilaksanakan dengan dua cara, yakni swakelola dan melalui penyedia. […]

  • Wabup Melkianus Minta OPD Tampung Usulan Musrenbang Kecamatan Kayan Hulu

    Wabup Melkianus Minta OPD Tampung Usulan Musrenbang Kecamatan Kayan Hulu

    • calendar_month Rab, 1 Feb 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Sintang Melkianus menghadiri dan membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Gedung Serba Guna Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Sintang, Rabu (1/2/2023). Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Sintang, Florensius Ronny, anggota DPRD Sintang, Santosa, sejumlah Kepala OPD, Forkopimcam, Tokoh Masyarakat (Tomas), Tokoh Agama (Toga), dan Tokoh Adat (TA) setempat. “Tentunya kegiatan […]

  • Bentuk Lembaga Pengelola Sampah
    OPD

    Bentuk Lembaga Pengelola Sampah

    • calendar_month Sen, 13 Nov 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Camat Sintang, Tatang Supriyatna, mengambil inisiatif dengan mendorong desa dan kelurahan di Kota Sintang untuk membentuk lembaga pengelola sampah. Hal ini diinisiasikan mengingat penurunan jumlah Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH). “Terkait penanganan sampah sebenarnya kami juga mendorong di kelurahan maupun desa membentuk semacam lembaga pengelola sampah,” kata […]

  • Restorasi Kembalikan Masjid Jami ke Bentuk Aslinya

    Restorasi Kembalikan Masjid Jami ke Bentuk Aslinya

    • calendar_month Jum, 5 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Masjid Jami sebagai masjid tertua di Pontianak tengah direstorasi. Proyek restorasi masjid dilaksanakan oleh pelaksana proyek dari pemerintah pusat (Pempus) melalui APBN senilai Rp92 miliar. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan proyek itu untuk merestorasi Masjid Jami sekaligus fungsinya. “Restorasi ini tidak akan merubah bentuk asli Masjid Jami, tetapi dikembalikan ke bentuk […]

  • Dewan Minta Serius Kelola PAD Wisata

    Dewan Minta Serius Kelola PAD Wisata

    • calendar_month Rab, 5 Jun 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang meminta Dinas Kepemudaan Olahraga, dan Pariwsata Kabupaten Sintang untuk gencar meningkatkan sektor pariwisata kembali. Pasalnya saat ini secara geografis letak wilayah Bumi Senentang terdapat banyak tempat-tempat wisata yang bisa mendongkrak perekonomian. “Sintang memiliki kekayaan dan keindahan Sumber Daya Alam di Pariwisata. Ini perlu dimanfaatkan, sehingga dengan […]

expand_less