Breaking News
light_mode

Wajib Nih!!! DD dan ADD Harus Dapat Dipertanggungjawabkan

  • calendar_month Rab, 4 Okt 2017
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Seluruh Kepala Desa di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) diminta agar berhati – hati dalam mengelola Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD). Apalagi uang negara harus dipertanggungjawabkan sesuai petunjuk serta aturan yang berlaku di republik ini.

“Para Kades agar selalu memperhatikan petunjuk dan tata cara serta mekanisme
pertanggungjawaban Dana Desa dan Alokasi Dana Desa. Uang negara yang dikelola itu harus benar – benar tepat sasaran. Itu penting supaya tidak kesulitan dalam mempertanggungjawabkannya,” kata Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar, Ermin Elviani, SH, Selasa (3/10).

Legislator Partai Demokrat ini mengingatkan bahwa dalam menjalankan pemerintahan serta pembangunan desa kades harus lebih intens melibatkan semua unsur terkait.

“Partisipasi masyarakat sangat penting dilibatkan agar anggaran negara bisa bermanfaat buat mereka,” tuturnya.

Supaya kades tidak berhadapan dengan persoalan hukum terkait kebijakan pembangunan di kemudian hari, wakil rakyat asal Dapil Kabupaten Kubu Raya-Kabupaten Mempawah ini menegaskan, maka kades harus bisa memanfaatkan keberadaan tenaga pendamping desa yang disediakan oleh
pemerintah.

“Jika kades dan tenaga pendamping sudah bekerja sama dengan baik maka dana yang masuk ke desa dapat terserap dengan baik sebagaimana yang diharapkan,” ungkapnya.

Kemudian, tambah Ermin Elviani, penggunaan DD dan ADD bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat desa. Sehingga masyarakat desa bisa merasakan langsung pembangunan desa yang telah disinkronkan melalui rencana pembangunan daerah.

Sedangkan dalam menyusun perencanaan pembangunan desa, Evi mengharapkan, kades harus berkoordinasi dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai lembaga yang mewakili masyarakat
desa.

“Jangan sampai Dana Desa dipergunakan tetapi kualitas pekerjaan tidak sesuai dengan anggaran yang dilaporkan. Serta jangan sampai menimbulkan permasalahan di kemudian hari. Semua pekerjaan harus berdasarkan musyawarah mufakat,” tegasnya.

Untuk itu, Evi mengajak kades untuk manfaatkan anggaran tersebut dalam membangun desa sekaligus untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

“Dengan akses jalan yang bagus dengan
sendirinya pertumbuhan ekonomi kerakyatan akan meningkat,” ucap Evi. (Nrt)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Milton Crosby Ungkap Sejarah Perjuangan Provinsi Kapuas Raya: Semua Syarat Sudah Terpenuhi!

    Milton Crosby Ungkap Sejarah Perjuangan Provinsi Kapuas Raya: Semua Syarat Sudah Terpenuhi!

    • calendar_month Sab, 13 Des 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tokoh sentral perjuangan pembentukan Provinsi Kapuas Raya, Milton Crosby, membeberkan perjalanan panjang dan berliku pembentukan provinsi baru di wilayah timur Kalimantan Barat yang telah diperjuangkan lebih dari dua dekade. Hal itu disampaikan mantan Bupati Sintang periode 2005–2015 tersebut saat menjadi narasumber Seminar Percepatan Pembentukan Provinsi Kapuas Raya di Pendopo Bupati Sintang, Sabtu (13/12/2025). […]

  • Baru Dilantik, Ketua PUSPA Bongkar Masalah Seksual dan Narkoba di Kalangan Pelajar SMP Sintang

    Baru Dilantik, Ketua PUSPA Bongkar Masalah Seksual dan Narkoba di Kalangan Pelajar SMP Sintang

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Belum sehari menjabat, Ketua Forum Komunikasi Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Kabupaten Sintang, Rini Saparianingsih, langsung mengungkap temuan mengejutkan. Menurutnya, banyak pelajar SMP di Sintang terjerat masalah serius mulai dari penyalahgunaan narkoba hingga terjangkit HIV. Rini, yang baru saja dilantik oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang di Balai Praja, Senin sore, […]

  • Wuih, Kursi Pileg 2019 di Sintang Bertambah

    Wuih, Kursi Pileg 2019 di Sintang Bertambah

    • calendar_month Sel, 6 Feb 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Jumlah kursi di DPRD Kabupaten Sintang bakal bertambah pada pemilihan legislatif (Pileg) 2019 mendatang. Jumlah kursi di DPRD Kabupaten Sintang yang awalnya berjumlah 35 kursi akan bertambah menjadi 40 kursi. “Jadi ada penambahan lima kursi pada pemilihan legislatif 2019 mendatang,” kata Komisioner KPU Sintang, Ade M Iswadi, Selasa (6/2). Ada pun Daerah Pemilihan […]

  • Tanggung Jawab Bersama untuk Tekan Penyebaran Covid-19

    Tanggung Jawab Bersama untuk Tekan Penyebaran Covid-19

    • calendar_month Kam, 17 Jun 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dalam upaya mengendalikan pandemi Covid-19, Polda Kalbar menggelar Sosialisasi Tim Asistensi dan Supervisi Polda Kalbar terkait percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Mempawah, Kamis (17/6/2021) di Aula Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah. Kegiatan yang diikuti puluhan peserta itu dihadiri Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi. “Sampai hari ini (kemarin), lebih dari satu tahun telah […]

  • Dewan Ingatkan Masyarakat Jaga Selalu Kebersihan Lingkungan

    Dewan Ingatkan Masyarakat Jaga Selalu Kebersihan Lingkungan

    • calendar_month Kam, 26 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Welbertus mengingatkan kepada semua pihak terutama masyarakat agar dapat menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Karena, lanjut Welbertus, denngn menjaga kebersihan lingkungan sekitar, maka diyakininya ke depan dapat menghindari atau meminimalisir terjadi bencana, misal salah satunya banjir. “Saat ini kita sudah masuk musim penghujan, maka dari itu […]

  • Pj Bupati Ismail Sebut Ada 6.270 RTLH di Mempawah, Terbanyak di Kecamatan Jongkat

    Pj Bupati Ismail Sebut Ada 6.270 RTLH di Mempawah, Terbanyak di Kecamatan Jongkat

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail membuka FGD Strategi Penanganan Rumah Tidak Layak Huni Berbasis Partisipatif Kolaboratif di Kabupaten Mempawah, dengan gerak bersama Mendata Bersama Tangani RTLH (Mata-Mata RTLH) di Aula Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah, Senin (22/7/2024). Pj Bupati Ismail mengatakan, Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) masih cukup banyak di Kabupaten Mempawah. Berdasarkan […]

expand_less