Breaking News
light_mode

Jarot Umumkan 4 OTG di Sintang Naik Status ke Ruang Isolasi Ketat

  • calendar_month Sen, 1 Jun 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Bupati Sintang, Jarot Winarno kembali mengumumkan perkembangan virus Corona atau Covid-19 di wilayah yang dipimpinnya itu. Dari 276 Orang Tanpa Gejala (OTG), ada 4 orang yang dinaikan statusnya dan
dipindahkan ke ruang isolasi ketat RSUD Rujukan Ade M Djoen Sintang.

“Sampai saat ini belum ada penambahan kasus konfirmasi positif covid-19 dari masyarakat Kabupaten Sintang. Tapi ada 4 OTG yang kita naikan statusnya dari isolasi mandiri di rumah masing-masing atau di Gedung Serbaguna ke ruang isolasi ketat RSUD Rujukan Ade M Djoen Sintang,” kata Bupati Jarot, Senin (1/6/2020).

Keempat OTG itu, adalah:

  1. Seorang laki-laki berusia 55 tahun warga Jalan MT Haryono (Sungai Durian)
  2. Seorang perempuan berusia 25 tahun warga Komplek Stadion Baning
  3. Seorang perempuan berusia 49 tan warga Jalan Dr Wahidin (Baning Kota)
  4. Seorang perempuan berusia 47 tahun warga Jalan Ahmad Yani Sintang

“Hasil penyelidikan kita keempat OTG itu pernah kontak langsung dengan penderita covid-19 dan hasil pemeriksaan rapid test-nya juga reaktif. Mereka semua tidak berkaitan dengan klaster yang kita telusuri dengan ketat,” ungkap Bupati Jarot.

Karena itu, Bupati Jarot menegaskan keempat OTG yang dinaikan status isolasinya bukanlah positif corona, tapi masih diklarifikasikan Orang Tanpa Gejala (OTG) yang mesti diisolasi ketat di RSUD Rujukan Ade M Djoen Sintang.

“Jadi, mereka ini bukan positif corona ya, tapi OTG. Karena hasil swab-nya juga belum keluar,” tegas Jarot.

Walau demikian, Jarot menyayangkan bahwa masih ada OTG yang menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing berkeliaran bebas di luar.

“Saya ingatkan ya, bagi 276 OTG meskipun belum ada konfirmasi positif. Tapi mereka ini orang yang berpotensi menularkan penyakit. Untuk itu, saya minta semua OTG yang melakukan isolasi mandiri di rumah, lakukanlah isolasi mandiri dengan protokol kesehatan yang benar. Dan jangan banyak keluyuran kemana-mana,” katanya.

Selain itu, Bupati Jarot memastikan kondisi 6 pasien konfirmasi positif Covid-19 yang menjalani perawatan di RSUD Rujukan Ade M Djoen Sintang dalam keadaan baik dan sehat.

“Jadi, kita tidak ada penambahan kasus. Kita tetap merawat 6 pasien positif, semuanya dalam kondisi sehat walafiat,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menuju Indonesia Emas Melalui Peran Bidan Kesehatan

    Menuju Indonesia Emas Melalui Peran Bidan Kesehatan

    • calendar_month Sab, 2 Nov 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Indonesia ingin menjadi bangsa yang besar di tahun 2045 atau tepat satu abad Indoensia merdeka. Peran Ikatan Bidan Indoensia (IBI) sangat penting untuk mewujudkan ihawal tersebut. “Kita ini ingin menjadi bangsa yang besar tahun 2045 nanti, asalkan dua hal kita harus kejar untuk bisa menjadi bangsa besar. Pertama adalah bangsa kita harus mampu […]

  • Welbertus Harap Korban Tenggelam Segera Ditemukan

    Welbertus Harap Korban Tenggelam Segera Ditemukan

    • calendar_month Sel, 7 Nov 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Welbertus berharap korban tenggelam dapat segera ditemukan. Selain itu, Welbertus minta agar sejumlah pihak terkait yang terlibat dalam proses pencarian korban dapat terus ditingkatkan. “Kami merasa prihatin dengan situasi ini. Tiga hari telah berlalu, namun korban masih belum ditemukan. Kami berharap pihak terkait dapat meningkatkan […]

  • Peletakan Batu Pertama Masjid Nurul Islam, Edi Minta Panitia Perhatikan Konstruksi

    Peletakan Batu Pertama Masjid Nurul Islam, Edi Minta Panitia Perhatikan Konstruksi

    • calendar_month Sen, 7 Agu 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Masjid Nurul Islam yang berlokasi di Jalan Paralel Tol Kelurahan Tanjung Hilir Kecamatan Pontianak Timur mulai direnovasi. Peletakan batu pertama oleh Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menandai dimulainya pembangunan, Senin (7/8/2023). Edi menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus Masjid Nurul Islam serta semua pihak yang terlibat, termasuk ahli waris yang mewakafkan […]

  • KemendikbudRistek Dipecah jadi Tiga Kementerian, Senen Maryono Harap Fokus Tingkatkan Kualitas Pendidikan

    KemendikbudRistek Dipecah jadi Tiga Kementerian, Senen Maryono Harap Fokus Tingkatkan Kualitas Pendidikan

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Presiden Prabowo Subianto memecah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (KemendikbudRistek) menjadi tiga kementerian di pemerintahannya. Adapun tiga kementerian tersebut, meliputi; Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Kementerian Kebudayaan Menanggapi ihwal tersebut, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Senen Maryono berharap perubahan ini dapat mempercepat proses […]

  • Bupati Erlina: Amalkan Nilai-nilai Pancasila

    Bupati Erlina: Amalkan Nilai-nilai Pancasila

    • calendar_month Kam, 1 Jun 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2023 di Halaman Kantor Bupati Mempawah, Kamis (1/6/2023). Upacara dipimpin langsung Bupati Mempawah, Hj Erlina selaku Inspektur upacara. Pada kesempatan tersebut, Bupati Mempawah, Hj Erlina membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yakni “Saudara – saudara sebangsa dan setanah air, Pancasila dan nilai […]

  • IPM Naik, Kemiskinan Sintang Menurun
    OPD

    IPM Naik, Kemiskinan Sintang Menurun

    • calendar_month Jum, 12 Mar 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sintang Kartiyus menyampaikan data bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Sintang mengalami kenaikan. Pada tahun 2019 dengan IPM 66,77. Tahun 2020 IPM naik menjadi 66,88. “Untuk menaikan IPM 0,1 saja sulitnya minta ampun dan memerlukan biaya yang banyak. Karena, menyangkut pembangunan kesehatan, pendidikan dan pendapatan […]

expand_less