Breaking News
light_mode

Jarot: Anti Virus Covid-19 Belum Ditemukan

  • calendar_month Rab, 11 Mar 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Wabah virus Corona atau Covid-19 mengancam kesehatan dunia. Termasuk di Indonesia, khususnya Provinsi Kalimantan Barat, Kabupaten Sintang.

Karena itu, pemerintah mengajak masyarakatnya agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat, agar terhindar dari Covid-19.

“Kita wajib waspada terhadap covid-19 ini, karena sampai hari ini masih belum ditemukannya anti virus untuk mengatasi penyakit tersebut,” ungkap Bupati Sintang, Jarot Winarno saat menghadiri kegiatan deklarasi ODF di Desa Mapan Jaya, Kecamatan Kayan Hulu, Rabu (11/3/2020).

Olehkarenanya, di kesempatan tersebut Bupati Jarot berpesan kepada masyarakat setempat agar menjaga lingkungan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, terutama dengan tidak membuang air besar sembarangan.

“Saya minta masyarakat harus jaga kebersihan dengan cara, selalu mencuci tangan sebelum memegang makanan atau pun sebelum makan, selalu menutup makanan dengan baik, selalu membuang sampah rumah tangga dengan benar, dan membuang limbah rumah tangga dengan benar. Dengan begitu kita bisa menghindari berbagai macam penyakit yang disebabkan dari binatang, seperti lalat dan bintang lainnya,” katanya.

Menurut Jarot, di wilayah Kayan Hulu rerata  penyakit pada umumnya sering terjadi adalah diare, TBC, demam tinggi, dan penyakit infeksi usus. Beberapa penyakit itu tidak bisa kita remehkan, bahkan penyakit seperti ini bisa menyebabkan kematian.

“Jika kita mampu memberantas penyakit infeksi usus pada anak, bahkan kita bisa menurunkan angka stanting 42 persen pada anak. Caranya dengan tidak membuang air besar sembarangan,” jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harrysinto Linoh berharap agar desa desa lain di Kecamatan Kayan Hulu bisa mengikuti apa yang telah dilaksanakan oleh Desa Mapan Jaya.

Sebab, sambung Sinto, Desa Mapan Jaya ini merupakan Desa pertama yang mendeklarasikan diri sebagai Desa ODF di Kecamatan Kayan Hulu.

“Hidup bersih dan sehat akan membentuk karakter generasi unggul di Kecamatan Kayan Hulu dannjuga bagi Kabupaten Sintang kedepannya,” ujarnya.

Kepala Desa Mapan Jaya, Aten mengungkapkan, bahwa pihaknya merasa bangga karena sudah mampu mendeklarasikan Desa Mapan Jaya ini sebagai Desa ODF.

“Cukup lama kita mempersiapkannya, mulai dari tahun 2017 kita mendata hanya memiliki 40 kepala keluarga. Kemudian, kita mulai dari tahun 2018 lagi kita rencanakan tapi selalu gagal, sehingga pada tahun 2019 lalu kita melakukan program pelatihan mencetak kloset untuk mengatasi kekurangan kloset pada setiap rumah warga yang masih tidak mampu membeli kloset. Akhirnya, sekarang sudah terpenuhi dan mendapatkan kloset atau jamban keluarga di setiap rumah warga,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kayan Hilir dan Hulu, Infrastrukturnya Masih jadi <b><i>‘Trending Topic’</i></b>

    Kayan Hilir dan Hulu, Infrastrukturnya Masih jadi ‘Trending Topic’

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Infrastruktur jalan dan jembatan di Kecamatan Kayan Hilir dan Kayan Hulu masih menjadi ‘trending topic’. Lantaran masih tertinggal dan butuh perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sintang. Ihwal tersebut disampaikan anggota DPRD Sintang, Anastasia, saat ditemui sejumlah awak media di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Senin (28/10/2019). “Sangat ketertinggalan dan keterbelakangan sekali […]

  • Program Kotaku Kurangi Kawasan Kumuh

    Program Kotaku Kurangi Kawasan Kumuh

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menilai, Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh, sangat berdampak dalam mengentaskan kawasan kumuh di Kota Pontianak. Saat ini kawasan kumuh di Pontianak tersisa sekitar 3,49 hektar. Tahun depan pihaknya akan berupaya mengurangi angka tersebut hingga […]

  • Menteri Sandi Cicipi Kopi Susu Asiang

    Menteri Sandi Cicipi Kopi Susu Asiang

    • calendar_month Jum, 11 Mar 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Warung kopi (warkop) seakan menjadi bagian dari denyut nadi Kota Pontianak. Hampir di setiap sudut kota terdapat warkop yang menjadi tempat pengunjung untuk sekadar menyeruput kopi ditemani camilan. Tak terkecuali Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno yang menyempatkan diri menikmati secangkir kopi susu di Warkop Asiang saat kunjungannya di Kota Pontianak, […]

  • Remaja Putri Disarankan Rutin Minum Tablet Tambah Darah untuk Turunkan Stunting

    Remaja Putri Disarankan Rutin Minum Tablet Tambah Darah untuk Turunkan Stunting

    • calendar_month Kam, 3 Agu 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Seiring dengan pertumbuhan tubuh di usia remaja, kebutuhan vitamin dan zat besi tentunya juga meningkat. Tidak terpenuhinya kebutuhan tersebut akan menyebabkan anemia pada remaja putri. Remaja putri memang memiliki risiko lebih tinggi mengalami anemia, salah satu penyebabnya adalah karena remaja putri mengalami siklus menstruasi setiap bulannya. Kondisi demikian yang mendasari Ketua Tim Penggerak […]

  • Bikin Resah! Welbertus Minta Aksi Pengendara Ugal-ugalan Ditertibkan

    Bikin Resah! Welbertus Minta Aksi Pengendara Ugal-ugalan Ditertibkan

    • calendar_month Sel, 14 Jun 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Welbertus meminta agar pengendara roda dua tidak ugal-ugalan, khususnya bagi anak-anak muda saat melintasi sejumlah ruas jalan di dalam Kota Sintang. “Dalam kota ini arus lalu lintas padat, ketentuan berkendara dalam kota ini jelas kecepatannya,” kata Welbertus, Selasa (14/6/2022). Welbertus meminta agar kecepatan tersebut bisa […]

  • Festival Durian Bumi Khatulistiwa Ditutup

    Festival Durian Bumi Khatulistiwa Ditutup

    • calendar_month Ming, 1 Sep 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Seluruh rangkaian kegiatan Festival Durian Bumi Khatulistiwa Tahun 2019, Minggu (1/9/2019), resmi ditutup oleh Sekda Kalbar, A Leysandri. Sekda Kalbar, A Leysandri mengatakan agar festival durian ini kedepannya dikemas lebih baik lagi. “Kalau bisa dengan menggelar suatu sensasi menunggu durian jatuh dari pohon dan mencicipinya langsung, karena ini sesuatu yang dapat memancing wisatawan […]

expand_less