Breaking News
light_mode

Jangan Biarkan Anak Bermain Banjir, Ini Resiko Penyakitnya…

  • calendar_month Jum, 21 Des 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Orangtua di Kota Sintang dan sekitarnya diimbau untuk melarang anak-anaknya bermain banjir. Pasalnya banyak penyakit dapat ditimbulkan dari banjir tersebut.

“Larang anak-anak kita untuk bermain banjir. Karena banyak penyakit yang ditimbulkan akibat banjir,” kata Kepala Dinas Kesehatan Sintang, Harysinto Linoh, Jumat (21/12/2018).

Menurut Sinto, ada tiga kemungkinan besar penyakit yang ditimbulkan akibat banjir. “banjir itu banyak penyakitnya. Kalau bisa anak-anak kita jangan terlalu dibiarkan untuk bermain banjir,” ujarnya.

Tiga penyakit yang dapat ditimbulkan akibat banjir, adalah:

  1. Penyakit Kulit
  2. Diare
  3. Hipatitis

“Penyakit kulit dapat disebabkan oleh kadar air yang kotor. Apalagi kalau sampai terminum air banjir. Maka dapat menimbulkan penyakit diare,” ungkap Sinto.

Air banjir, menurut Sinto, sangat bersiko tinggi bagi anak-anak. Olehkarenanya, peran orangtua diminta selalu intens mengawasi anak-anaknya. Sebab berbagai penyakit tersebut dapat mudahnya menyerang anak-anak.

“Orangtua harus selalu mengawasi anak-anaknya. Jangan sampai sudah sakit baru timbul penyesalan. Tetapi cegah anak kita sejak dini, agar tidak bermain banjir. Karena air banjir sangat kotor dan banyak penyakit yang dapat ditimbulkan,” ungkapnya.

Selain itu, Sinto mengaku bahwa ada dua Puskesmasnya yang terendam banjir. Keduanya adalah, Puskesmas Dara Juanti dan Puskesmas Tebidah. Meskipun demikian, pelayanan  kesehatan tetap berjalan seperti biasanya.

“Puskesmas yang wilayah kerjanya terkena banjir dilakukan upaya jemput bola. Artinya, petugas kita yang pergi kerumah warga dengan menggunakan sampan, untuk memberikan pelayanan kesehatan,” kata Sinto.

Terpisah, Nono satu diantara warga Kecamatan Sintang mengaku ketinggian air saat ini mencapai lutut orang dewasa. “Ada sudah seminggu banjir disini. Kalau waktu sore banyak anak-anak juga yang bermain banjir,” ungkapnya.

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPK RI ‘Entry Meeting’ di Mempawah, Bupati Erlina Minta OPD Siapkan Data Administrasi yang Diperlukan

    BPK RI ‘Entry Meeting’ di Mempawah, Bupati Erlina Minta OPD Siapkan Data Administrasi yang Diperlukan

    • calendar_month Rab, 8 Feb 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalimantan Barat melakukan Entry Meeting di Kabupaten Mempawah, Rabu (8/2/2023). Rombongan BPK RI Perwakilan Kalbar itu dipimpin langsung Kepala BPK RI Perwakilan Kalbar Wahyu Priyono. Mereka disambut hangat Bupati Mempawah, Hj Erlina, Sekda Mempawah Ismail, Kepala BPKAD, Irnawati, Kepala BPPRD, Yusri, Kadis PUPR, Hamdani, Kadis Dikporapar, El […]

  • Sayembara Cerpen Ramaikan Bulan Gemar Membaca Pontianak

    Sayembara Cerpen Ramaikan Bulan Gemar Membaca Pontianak

    • calendar_month Ming, 25 Agu 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sayembara cerpen meramaikan peringatan Bulan Gemar Membaca 2024 di Pontianak. Ajang ini merupakan lomba cerpen pertama yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Pontianak dalam 10 tahun terakhir. Mereka berkolaborasi dengan Pontinesia dan Enggang Media. Kepala Disperpusip Kota Pontianak Rendrayani mengatakan, sayembara cerpen perdana ini bertema “Membaca Pontianak”. Para penulis dapat menerjemahkan […]

  • 116.448 Wajib KIA, Disdukcapil Optimis 2021 Selesai Dicetak!

    116.448 Wajib KIA, Disdukcapil Optimis 2021 Selesai Dicetak!

    • calendar_month Kam, 18 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sintang tengah fokus menyukseskan program pemerintah pusat (Pempus). Salah satunya, kartu identitas anak (KIA). Berdasarkan data Disdukcapil Sintang, ada 116.448 anak yang berusia 0-17 tahun ke bawah wajib memiliki KIA. Adapun syarat mengurus administrasi KIA adalah akta kelahiran anak. “116.448 yang harus kita cetak. Syaratnya wajib memiliki […]

  • Mempawah Targetkan Indeks Infrastruktur 70,47 Persen

    Mempawah Targetkan Indeks Infrastruktur 70,47 Persen

    • calendar_month Kam, 29 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah bekerjasama dengan Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) menggelar kegiatan worskhop di Gedung Mempawah Convention Center (MCC), Kamis (29/7/2021). Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Mempawah, Hj Erlina itu diikuti puluhan peserta. Workshop yang turut dihadiri Ketua Forum TJSP Kabupaten Mempawah, Drs H Ismail, MM itu, menghadirkan narasumber, Prof DR Eddy […]

  • 114 Pengunjung THM di Sintang Dites Urine, Hasilnya Ada Positif Sabu-sabu

    114 Pengunjung THM di Sintang Dites Urine, Hasilnya Ada Positif Sabu-sabu

    • calendar_month Ming, 30 Des 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – 114 pengunjung Tempat Hiburan Malam (THM) Sintang di tes urinenya. Satu orang di antaranya dinyatakan positif mengkonsumsi narkotika yang diduga jenis sabu-sabu. Diketahui, Sabtu (29/12/2018) sekitar pukul 23.00 WIB, Kepolisian Resor (Polres) Sintang menggelar giat cipta kondisi (Cipkon). Sasaranya adalah THM. Adapun THM yang menjadi sasaran giat cipta kondisi menjelang malam pergantian tahun […]

  • Pentingnya Kesehatan

    Pentingnya Kesehatan

    • calendar_month Sen, 14 Nov 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Hari Kesehatan Nasional (HKN) diperingati setiap tanggal 12 November. Berkaitan dengan pandemi Covid-19, HKN kali ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan. HKN ke-58 tahun ini juga mengusung tema ‘Bangkit Indonesiaku Sehat Negeriku’. Olehkarenanya, lewat momentum HKN ini, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny mengajak masyarakat meningkatkan […]

expand_less