Breaking News
light_mode

Mempawah Targetkan Indeks Infrastruktur 70,47 Persen

  • calendar_month Kam, 29 Apr 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah bekerjasama dengan Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) menggelar kegiatan worskhop di Gedung Mempawah Convention Center (MCC), Kamis (29/7/2021).

Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Mempawah, Hj Erlina itu diikuti puluhan peserta. Workshop yang turut dihadiri Ketua Forum TJSP Kabupaten Mempawah, Drs H Ismail, MM itu, menghadirkan narasumber, Prof DR Eddy Suratman, SE, MA, kemudian DR M Rizal Taufikurahman dan Ir Suharman Noerman.

“Kegiatan ini sangat penting dan strategis. Selain sebagai media koordinasi untuk memperoleh pemahaman tentang TJSP/CSR, juga mendorong kontribusi kemitraan pelaku usaha dalam percepatan pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat,” kata Bupati Erlina.

Menurut Bupati Erlina, TJSP/CSR harus didasari pada komitmen dan sinergi semua pihak secara terus menerus dan berkelanjutan. Sehingga akan memberikan dampak positif dan manfaat bagi perusahaan serta stakeholder terkait. Termasuk pula mendorong perusahaan lain untuk melakukan kegiatan serupa hingga mampu membentuk masyarakat mandiri dan sejahtera.

“Pembangunan kawasan bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah semata. Lebih dari itu, pentingnya peranan dan kontribusi seluruh elemen masyarakat termasuk pelaku usaha. Karena, kehadiran pelaku usaha akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang sehat dan berdampak luas terhadap aspek sosial dan pemberdayaan lingkungan dalam konsep pembangunan dunia usaha secara berkelanjutan,” tuturnya.

Bupati Erlina mengungkapkan, pada periode tahun 2019-2024 Pemerintah Kabupaten Mempawah fokus pencapaian misi ke-3 yakni membangun infrastruktur publik yang memadai dan efektif secara merata. Artinya, Pemerintah Kabupaten Mempawah bertekad mempercepat penyediaan infrastruktur dasar berupa jalan, jembatan, listrik, air bersih, penataan pelabuhan, menambah ruang terbuka hijau dan lainnya.

“Semua pembangunan tersebut diorientasikan untuk mendorong peningkatan kualitas pembangunan yang berkelanjutan dengan target indikator indeks infrastruktur tahun 2021 ini sebesar 70,47% serta indeks kualitas lingkungan hidup sebesar 72,26%,” tegasnya.

Terkait pembangunan tersebut, Bupati Erlina mengatakan, Pemerintah Kabupaten Mempawah telah menentukan sejumlah strategis yang dianggap tepat untuk memaksimalkan realisasi program kerja pemerintah daerah di masyarakat.

“Strategis Pemerintah Kabupaten Mempawah yakni melakukan pemerataan pembangunan infrastruktur ke seluruh daerah dengan berpedoman pada 4 arah kebijakan. Pertama, meningkatan cakupan dan kualitas layanan transportasi khususnya ke sentra-sentra produksi dan daerah tertinggal/terpencil,” sebutnya.

“Kedua, meningkatan cakupan dan kualitas layanan iar bersih. Ketiga, meningkatan pembangunan irigasi pertanian dan Ke empat, meningkatkan konektivitas anatar desa dan kecamatan,” tambahnya.

Karena itu, imbuh Bupati Erlina, Pemerintah Kabupaten Mempawah memandang pentingnya peran dan kontribusi dunia usaha agar mampu memberikan sumbangsih dalam rangka mencapai misi pembangunan serta mewujudkan visi Kabupaten Mempawah yakni menjadikan Kabupaten Mempawah cerdas, mandiri dan terdepan.

“Kepada seluruh peserta workshop TJSP/CSR Kabupaten Mempawah agar menyimak dan menyerap berbagai ilmu dan informasi yang disampaikan narasumber dalam kegiatan ini. Sebab, hal itu sangat penting dan bermanfaat untuk memacu pembangunan dunia usaha di masa mendatang,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soal Banjir di Mempawah, Berikut Saran dan Solusi yang Ditawarkan Dewan

    Soal Banjir di Mempawah, Berikut Saran dan Solusi yang Ditawarkan Dewan

    • calendar_month Jum, 11 Sep 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sejak beberapa tahun terakhir, hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Mempawah menjadi kawasan langganan banjir. Perlu segera dibuat terobosan agar persoalan ini bisa teratasi. “Ketika entitas curah hujan sangat tinggi, air sungai meluap karena tidak mampu lagi menampung air sehingga mengalir ke pemukiman penduduk dan jalan raya. Ini harus kita pikirkan solusinya, dan kami […]

  • Dorong Masyarakat Miliki Literasi Digital

    Dorong Masyarakat Miliki Literasi Digital

    • calendar_month Rab, 28 Sep 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sektor pendidikan memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia. Menghadapi derasnya arus informasi di era kekinian, tenaga pendidik diharapkan mampu menerangkan kepada siswa dan siswi untuk dapat mengolah informasi yang masuk. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengimbau generasi muda, khususnya peserta didik, agar membekali diri dengan literasi digital yang mumpuni. […]

  • Bupati Erlina Ajak Perusahaan Bangun Dunia Pendidikan

    Bupati Erlina Ajak Perusahaan Bangun Dunia Pendidikan

    • calendar_month Sen, 29 Mei 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina menghadiri serta menyaksikan Penandatangan MoU antara PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) dengan SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Senin (29/5/2023). Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar yang diwakili Kabid SMK Samsuni dengan Direksi PT BAI Irwansyah saat pembukaan kegiatan Gempita Expo SMKN 1. Kepala SMKN […]

  • Banjir di Kayan Hulu Rendam 2 Ribu Rumah Penduduk

    Banjir di Kayan Hulu Rendam 2 Ribu Rumah Penduduk

    • calendar_month Sab, 11 Jul 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Banjir melanda sebagian wilayah Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Sintang pasca hujan deras sejak Jumat (10/7/2020). Dari data yang dihimpun Polsek Kayan Hulu, ada lebih dari 2 ribu rumah penduduk yang berada di kawasan pusat kecamatan terendam banjir. “Rumah yang terendam lebih dari 2 ribu rumah. Itu yg terpantau di sekitaran pusat kecamatan. Kalau […]

  • Masalah PETI, Dewan Sintang Siap Dampingi Warga Audiensi ke Pemprov Kalbar

    Masalah PETI, Dewan Sintang Siap Dampingi Warga Audiensi ke Pemprov Kalbar

    • calendar_month Sab, 21 Apr 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Menambang emas menjadi satu-satu matapencaharian warga di tengah jebloknya harga karet. Namun, mereka harus berurusan dengan hukum karena aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Warga pun ingin sumber penghasilannya itu menjadi legal, misalnya dengan ditetapkannya Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR). Namun kewenangannya bukan di Pemerintah Kabupaten (Pemkab), melainkan di tangan Pemerintah Provinsi (Pemprov). Olehkarenanya, […]

  • Ronny Ungkap Penyebab Menurunnya APBD Sintang

    Ronny Ungkap Penyebab Menurunnya APBD Sintang

    • calendar_month Rab, 22 Jun 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny mengungkapkan penyebab menurunnya Angggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sintang dari Rp2. 1 triliun menjadi Rp1.7 triliun, lantaran selain dampak pandemi Covid-19, juga terjadi pengurangan transfer dana daerah dari pemerintah pusat, khususnya Dana Alokasi Khusus (DAK). “Jadi, lebih ke DAK,” kata  Florensius Ronny […]

expand_less