Breaking News
light_mode

Jadikan Pembelajaran Kasus Pembunuhan Purwanto

  • calendar_month Sen, 24 Jun 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Kasus pembunuhan Purwanto (34) di Camp MR 5 PT SNIP, Desa Sungai Risap, Kecamatan Binjai Hulu patut dijadikan pelajaran bersama. Mengingat Sintang saat ini adalah kota yang tengah berkembang.

Perilaku menyimpang dan perbuatan jahat kemungkinan besar tak terhindarkan. Ihwal itupun lazim terjadi di suatu kota yang berkembang.  Kendati demikian, masyarakat dinilai harus bijak dan terus meningkatkan kewaspadaannya. Terutama terhadap warga pendatang.

Yang jelas kasus ini dijadikan pembelajaran bersma oleh kita semua. Kemudian tingkatkan kewaspadaan terhadap pendatang baru di Bumi Senentang,” kata Ketua Komisi A DPRD Sintang, Syahroni, Senin (24/6/2019).

Syahroni berpendapat pendatang baru baik yang tujuannya berwisata, bekerja, dan menetap bakal banyak di Sintang. Contoh pelaku yang membunuh Purwanto dengan sadisnya itu bukanlah warga asli Sintang. Melainkan orang luar.

“Pelakunya berasal dari Sumatera Barat. Tujuannya ke Sintang untuk bekerja. Tapi hanya hal sepele, pelaku nekat menghabisi nyawa rekan kerjanya sendiri,” tuturnya.

Olehkarenanya, Syahroni berharap hal serupa tidak lagi terjadi di Kabupaten Sintang. “Kalau bisa jangan lagi lah. Cukup ini yang terakhir kalinya,” ujarnya.

Selain itu, Syahroni menyarankan mulai dari tingkat desa, kelurahan, kecamatan, dan kabupaten harus intens melakukan pendataan terhadap warganya. Apalagi warga pendatang baru.

“Tentu masuknya mereka di sini tidak mampu kita saring. Tetapi, kalau dilakukan pendataan rutin setiap warga asing yang datang pastinya dapat diantisipasi. Terutama tujuan mereka ke Sintang,” sarannya.

Kemudian, Syahroni mengapresiasi langkah cepat yang diambil pihak kepolisian. Terutama Polres Sintang yang sudah menangkap pelaku pembunuh Purwanto itu. Apabila tidak terungkap, maka akan berdampak luas. Terutama masyarakat di Kecamatan Binjai Hulu merasa was-was dalam melaksanakan aktifitasnya.

“Tentunya rasa takut dan was-was itu ada. Untungnya polisi cepat bertindak dan berhasil menangkap pelakunya,” ujarnya.

Syahroni berharap kepolisian dapat menjerat pelaku pembunuh Purwanto dengan pasal yang sesuai dengan perbuatannya. “Pastinya harus dihukum setimpal dengan perbuatannya. Tapi, semua proses hukum kita serahkan penuh kepada pihak kepolisan,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sayangkan Aksi Pemblokiran Jalan Simba, Jeffray Minta Pemkab Sintang Segara Perhatikan Kondisi Ini

    Sayangkan Aksi Pemblokiran Jalan Simba, Jeffray Minta Pemkab Sintang Segara Perhatikan Kondisi Ini

    • calendar_month Rab, 13 Feb 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Aksi pemblokiran ruas Jalan Desa Simba yang dilakukan masyarakat setempat sangat disayangkan oleh Ketua DPRD Sintang, Jeffray Edward. Sebab dinilai dapat melumpuhkan mobilitas masyarakat yang ada di empat kecamatan tersebut. Kendati demikian, Jeffray memaklumi kondisi masyarakatnya yang sudah tidak tahan lagi dengan penderitaan dan kesulitan. Sebab ruas jalan mereka mengalami kerusakan yang begitu […]

  • Wabup Mempawah Apresiasi Peran Muslimat NU sebagai Benteng Moral Umat

    Wabup Mempawah Apresiasi Peran Muslimat NU sebagai Benteng Moral Umat

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Mempawah atas kiprah dan dedikasi mereka dalam membina umat serta menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Pengajian Akbar PC Muslimat NU Kabupaten Mempawah yang digelar di Aula Masjid Agung Al-Falah Mempawah, Kamis (9/10/2025). […]

  • Silakan Beraktivitas, Tapi Jangan Abaikan Prokes

    Silakan Beraktivitas, Tapi Jangan Abaikan Prokes

    • calendar_month Rab, 21 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah pusat telah menetapkan Provinsi Kalbar masuk dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Hal tersebut sebagaimana meningkatnya kasus aktif Covid-19 di Provinsi Kalbar. PPKM adalah kebijakan pemerintah Indonesia sejak awal tahun 2021 untuk menangani pandemi Covid-19 di Indonesia. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menjelaskan, PPKM diberlakukan sebagai upaya agar tidak terjadi kerumunan […]

  • Disdikbud Sintang Imbau Siswa Tak Bawa Motor dan Gunakan “Knalpot Brong”
    OPD

    Disdikbud Sintang Imbau Siswa Tak Bawa Motor dan Gunakan “Knalpot Brong”

    • calendar_month Ming, 25 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sintang mengimbau para siswa, khususnya di tingkat SMP dan SMA/SMK, untuk tidak membawa kendaraan bermotor ke sekolah dan mematuhi aturan lalu lintas. Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan terhadap upaya Polres Sintang dalam menertibkan pelajar yang menggunakan”Knalpot Brong” dan pengendara yang tidak mengenakan helm. Kepala Disdikbud Sintang, […]

  • Bupati Erlina Salurkan Bantuan Beras PPKM ke 16.050 KPM

    Bupati Erlina Salurkan Bantuan Beras PPKM ke 16.050 KPM

    • calendar_month Sen, 2 Agu 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah mulai menyalurkan bantuan yang bersumber dari pusat, bantuan beras Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diberikan kepada penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST). Secara simbolis Bupati Mempawah, Hj Erlina memberikan langsung bantuan beras PPKM kepada 1.446 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Sungai Pinyuh, Senin […]

  • Begini Cara Sekda Sikapi Pasca Kebakaran di Pasar Inpres

    Begini Cara Sekda Sikapi Pasca Kebakaran di Pasar Inpres

    • calendar_month Sel, 11 Jun 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang bakal memberikan solusi kepada para korban kebakaran di kawasan Pasar Inpres. Namun, harus dilakukan pembahasan dulu, sebelum solusi diberikan. “Tentunya kami akan mengadakan rapat dulu untuk membahas bangunan ruko yang terbakar ini,” kata Sekertaris Daerah (Sekda) Sintang usai meninjau lokasi kebakaran yang menghanguskan 8 rumah toko (Ruko) di kawasan Pasar […]

expand_less