Breaking News
light_mode

Jadikan Mempawah Cerdas, Mandiri dan Terdepan, Hj Erlina Amalkan Lima Misi Pembangunan Ini

  • calendar_month Sel, 3 Sep 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Kabupaten Mempawah 2020-2024 akan dillaksanakan oleh OPD secara holistik dan terintegrasi. Ihwal itu diungkapkan Bupati Mempawah, Hj Erlina saat memberikan sambutannya dalam kegiatan Musrenbang RPJMD, Selasa (3/9/2019).

Erlina mengatakan bahwa Pemkab Mempawah memiliki lima misi pembangunan untuk menjadikan Kabupaten Mempawah yang cerdas, mandiri, dan terdepan.

Kelima misi pembangunan itupun, adalah:

  • Menciptakan pelayanan publik yang cepat
  • Profesional dan efisien
  • Meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat
  • Membangun infrastruktur publik yang memadai dan efektif secara merata yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan
  • Menumbuhkan dan mengembangkan perekonomian desa guna menciptakan kemandirian masyarakat desa serta memperkuat basis perekonomian daerah melalui penguatan sektor pertanian, pelabuhan internasional dan pariwisata

Dalam pencapaian RPJMD, menurut Erlina, diperlukan kreativitas setiap OPD dalam mengatur manajemen strategi yang telah ditetapkan pemerintah daerah, serta mengembangkan kebijakan dan perencanaan untuk mencapai visi dan misi Kepala Daerah melalui pemberdayaan potensi sumber daya yang ada.

Tujuan sasaran dan strategi OPD, tambah Erlina, akan dituangkan dan dijabarkan dalam program prioritas agar tercapainya pembangunan daerah.

Adapun program prioritas unggulan dalam pencapaian pembangunan daerah, meliputi:

  • Peningkatan dan penerapan Good Governance
  • Penegakan regulasi dan penguatan reformasi birokrasi berbasis informasi teknologi (IT)
  • Peningkatan kualitas pendidikan dan kualitas kesehatan
  • Peningkatan kualitas infrastruktur
  • Percepatan pengentasan kemiskinan
  • Pengurangan angka pengangguran dan peningkatan pemberdayaan masyarakat serta peningkatan kualitas taraf hidup dan pemanfaatan sumber daya alam berwawasan lingkungan

“Setelah dibahas dan disetujui Raperda tentang RPJMD disampaikan kepada Gubernur Kalbar untuk dilakukan evaluasi, setelah di evaluasi Bupati menetapkan menjadi Perda tentang RPJMD paling lambat 6 bulan setelah Bupati dan Wakil Bupati dilantik,” pungkasnya. (Dvd/Humpro)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ingat ! Jangan Anggap Enteng Imunisasi

    Ingat ! Jangan Anggap Enteng Imunisasi

    • calendar_month Kam, 22 Mar 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Maraknya wabah penyakit saat ini, seperti difteri, penyakit mematikan yang disebabkan bakteri  Corynebacteriun Diptheriae, mesti menjadi perhatian seluruh pihak di Kabupaten Sintang. Ini bukan masalah sepele. “Dinas terkait harus cepat mengatasinya dan memperkuat upaya pencegahan,” kata Anggota DPRD Sintang, Ghulam Raziq, kemarin. Pencegahannya, jelas Raziq, bisa saja dengan menggencarkan sosialisasi ke masyarakat tentang bahaya […]

  • Optimasi Lahan Rawa, Pemkab Mempawah Kerjasama dengan Kodim 1201/Mph

    Optimasi Lahan Rawa, Pemkab Mempawah Kerjasama dengan Kodim 1201/Mph

    • calendar_month Rab, 15 Mei 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Juli Suryadi menghadiri seremoni Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pelaksanaan Perbaikan Infrastruktur Optimasi Lahan Rawa di Kabupaten Mempawah, Rabu (15/5/2024). Kegiatan yang digelar di Aula Balai Junjung Titah, Kantor Bupati Mempawah tersebut merupakan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Mempawah melalui Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan bersama Kodim 1201/Mph. Kepala […]

  • PETI Bikin Sintang Jadi Gurun Gobi Kedua, Ini Solusi yang Ditawarkan Kajari dan Kapolres…

    PETI Bikin Sintang Jadi Gurun Gobi Kedua, Ini Solusi yang Ditawarkan Kajari dan Kapolres…

    • calendar_month Jum, 9 Nov 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar –  10 tahun mendatang,  Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat diprediksi bakal menjadi Gurun Gobi kedua setelah Tiongkok. Kondisi itu dilihat dari maraknya aktifitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di bantaran sungai Kapuas dan Melawi. Olehkarenanya, Kepala Kejaksaan Negeri Sintang, Syahnan Tanjung menawarkan solusi untuk Pemerintah Kabupaten Sintang dengan membuka lahan baru yang diprogramkan melalui […]

  • Selain Pererat Silaturahmi, Jaga Suami dan Anak dari Bahaya <i>Narkotika</i>

    Selain Pererat Silaturahmi, Jaga Suami dan Anak dari Bahaya Narkotika

    • calendar_month Ming, 20 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bhayangkari merupakan organisasi perkumpulan istr-istri Polisi, mulai dari level tamtama, bintara hingga perwira. Beberapa tugas pokoknya membantu Polisi dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya. Meningkatkan dan memelihara kesejahteraan, persaudaraan, kekeluargaan, persatuan dan kesatuan. Implementasinya, setiap bulan Bhayangkari Ranting Polsek Kelam Permai rutin melakukan pembinaan, penyuluhan anggotanya. Arisan yang rutin dilaksanakan setiap sebulan sekali ini, dihadiri […]

  • Kusnadi Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

    Kusnadi Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

    • calendar_month Sel, 1 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Kusnadi kembali dipercaya menjadi wakil rakyat periode 2024-2029. Ia berkomitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat. “Tentunya dengan kepercayaan yang diberikan ini, saya akan terus berjuang menyuarakan aspirasi masyarakat, terutama apa yang menjadi kepentingan rakyat agar dapat terakomodirbaik di sektor kesejahteraan, pendidikan, kesehatan maupun infrastruktur,” tegas Kusnadi ketika […]

  • Ditanya Presiden Soal Infrastruktur, Midji Sebut Sintang Paling Parah

    Ditanya Presiden Soal Infrastruktur, Midji Sebut Sintang Paling Parah

    • calendar_month Jum, 25 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketika ditanya Presiden RI, Joko Widodo soal infrastruktur di wilayah yang dipimpinnya. Gubernur Kalbar menyampaikan bahwa Kabupaten Sintang infrastrukturnya paling parah. “Saye tunjukkan foto-fotonya, dan inilah kabupaten (Sintang-red)  paling parah yang ada di Kalbar. Hasilnya, Februari 2019 saya dipanggil ke Jakarta untuk bertemu Presiden. Kemudian Presiden ingin mempertemukan saya dengan Menteri Pekerjaan Umum […]

expand_less