Breaking News
light_mode

Ini Tiga Zona Penanganan Rabies di Sintang…

  • calendar_month Rab, 5 Sep 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Perikanan Kabupaten Sintang membagi tiga zona dalam penanganan kasus rabies.

Ketiga zona tersebut adalah:

  1. Zona Tertular
  2. Zona Terancam
  3. Dan, Zona Bebas

“Desa yang kita indikasikan tertular itu desa yang positif. penangannya tim kita langsung bergerak ke lapangan, targetnya 100 persen harus divaksin,” kata Kepala Bidang (Kabid) Peternakan, Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang, Wiryono, Rabu (5/09/2018).

Jika tidak bisa tervaksin semua, maka pihaknya menyarankan agar hewan tersebut dimusnahkan. Sementara untuk zona terancam juga dilakukan vaksin seluruhnya.

“Zona terancam ini adalah desa-desa yang dekat dengan zona tertular. Kita lakukan vaksin sebagai bentuk antisipasi,” katanya.

Sedangkan untuk zona bebas, akan menjadi prioritas terakhir dalam vaksin. Meskipun demikian zona bebas tetap diperhatikan secara serius.

“Kita juga di beckup oleh provinsi. Mengingat tenaga kerja kita yang masih kurang. Lagi pula Pemerintah Provinsi Kalbar pun juga cepat respon,” tuturnya.

Sementara, kata Wiyono, ada 2.168 hewan yang sudah divaksin hingga 2 Agustus 2018. “2.168 hewan yang divaksin itu berasal dari 54 desa yang statusnya tertular dan terancam. Paling banyak di Kecamatan Tempunak,” bebernya.

Jika dilihat data yang ada, tambah Wiryono, kasus rabies di Kabupaten Sintang memang mengalami peningkatan dari tahun 2015 hingga 2018.

Buktinya, pada tahun 2015, ada 3 kecamatan yang masuk zona tertular dengan populasi anjing 4.580 ekor. Terjadi peningkatan di tahun 2016, tercatat 10 kecamatan yang masuk zona tertular, dengan populasi anjing 5.860 ekor. Sementara di tahun 2017, tercata 12 kecamatan  yang masuk zona terancam dengan polpulasi anjing 9.200 ekor. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tenaga Bidan di Sintang Masih Minim

    Tenaga Bidan di Sintang Masih Minim

    • calendar_month Sen, 23 Jul 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kabupaten Sintang memiliki 14 kecamatan dan 391 desa, dengan luas wilayah yang begitu besar tenaga kesehatan masih dinilai minim untuk kabupaten tersebut. Meskipun demikian, Wakil Bupati Sintang, Askiman mengaku bangga dengan tenaga kesehatan yang ada di Kabupaten Sintang. Sebab mereka sampai saat ini sudah menjalani peran, fungsi, dan tugasnya dengan baik. “Kita juga […]

  • Wako Edi Ajak Warga Jaga Toleransi dan Tolak Radikalisme

    Wako Edi Ajak Warga Jaga Toleransi dan Tolak Radikalisme

    • calendar_month Sen, 24 Jul 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Keberadaan Gereja HKBP Jeruju berdampingan dengan Masjid Nur Baitullah di Jalan Padat Karya Kelurahan Sungai Beliung Kecamatan Pontianak Barat menjadi simbol kerukunan umat beragama di Kota Pontianak. Hal itu pula yang menjadikan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pontianak memilih lokasi tersebut untuk launching Kampung Moderasi Beragama dan Kelurahan Sadar Kerukunan. Pembacaan Ikrar Kerukunan oleh […]

  • Camat Sintang Kesal Warganya Tak Percaya dengan Covid-19
    OPD

    Camat Sintang Kesal Warganya Tak Percaya dengan Covid-19

    • calendar_month Rab, 5 Mei 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Camat Sintang, Siti Musrikah menyampaikan kekesalannya terhadap segelintir masyarakat yang tidak percaya dengan adanya virus Covid-19 dan memprovokasi orang lain agar juga ikut tidak percaya. Hal itu diucapkannya dalam pertemuan lintas instansi dalam membahas langkah strategis penanganan Covid-19 di Kabupaten Sintang yang diadakan di Balai Kemitraan Polisi dan Masyarakat (BKPM) Polres Sintang, Rabu […]

  • Mempawah Bertekad jadi “Kabupaten Layak Anak”

    Mempawah Bertekad jadi “Kabupaten Layak Anak”

    • calendar_month Rab, 27 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setakat ini, Pemerintah Kabupaten Mempawah bertekad mewujudkan kabupaten yang berjuluk “Bumi Galaherang” ini menjadi “Kabupaten Layak Anak”. Komitmen inipun diungkapkan Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi ketika menghadiri Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2022 di Mempawah Convention Center, Kelurahan Terusan, Kecamatan Mempawah Hilir, Rabu (27/7/2022). Karenanya, Wabup Mempawah berharap semua pihak dapat bersinergi […]

  • Mau Tidak Kebakaran? Gunakan Kabel SNI Donk, Jaminannya 15 Tahun Loh…

    Mau Tidak Kebakaran? Gunakan Kabel SNI Donk, Jaminannya 15 Tahun Loh…

    • calendar_month Sen, 7 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Selama 15 tahun. PT PLN Rayon Sintang menjamin tidak akan terjadi kebakaran di rumah padat penduduk maupun rumah toko (Ruko) di Kabupaten Sintang. Asalkan, masyarakat menggunakan kabel listrik yang bersetifikat SNI. Kalau tidak “Wallahualam Bissawab”. “Kebakaran bisa dipicu dari instalasi listrik di rumah yang tidak standar SNI, kabel yang sudah tua, dan atau […]

  • Pemkot Izinkan Gelar Salat Tarawih di Masjid, Edi Kamtono: Tekankan Prokes!

    Pemkot Izinkan Gelar Salat Tarawih di Masjid, Edi Kamtono: Tekankan Prokes!

    • calendar_month Sel, 6 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono selaku Ketua Satgas Covid-19 Kota Pontianak, menyatakan, pelaksanaan ibadah selama bulan Ramadan seperti Salat Tarawih berjamaah diperbolehkan, dengan catatan tetap menerapkan protokol kesehatan. “Untuk ibadah salat tarawih di masjid kita izinkan dengan menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya, Selasa (6/4/2021). Menurutnya, positivity rate penularan Covid-19 di Kota Pontianak masih […]

expand_less