Harga Tak Terkendali, Sekda Kartiyus Desak Pempus Droping Daging Beku
- calendar_month 22 jam yang lalu
- comment 0 komentar

LensaKalbar – Kelangkaan dan melambungnya harga daging sapi di Kabupaten Sintang akhirnya memicu intervensi pusat. Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus meminta Badan Pangan Nasional (BAPANAS) RI segera melakukan droping besar-besaran daging sapi beku ke Bulog Sintang untuk menekan harga jelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
Permintaan itu disampaikan Sekda Kartiyus saat menerima kunjungan Tim BAPANAS RI di Pendopo Bupati Sintang, Sabtu (21/2/2026).
Kunjungan tersebut bukan tanpa alasan. Ketua Tim BAPANAS RI, Charles Yotomaruangi, mengungkapkan bahwa pihaknya mendapat arahan langsung dari Menteri Pertanian RI yang juga Kepala Badan Pangan Nasional setelah menerima laporan soal mahal dan langkanya daging sapi di Sintang.
“Awalnya kami hanya sampai Sekadau. Tetapi ada arahan langsung untuk melanjutkan ke Kabupaten Sintang,” tegas Charles.
Tim BAPANAS bahkan turun langsung mengecek kondisi pasar di Kota Sintang dan menemukan fakta bahwa harga daging sapi memang tinggi dan stok terbatas. Mereka pun meminta Tim Saber Pelanggaran Harga Pangan Kabupaten Sintang bertindak tegas terhadap potensi permainan harga.
“Kami sudah berkeliling. Daging sapi memang mahal dan langka. Perlu tindakan tegas,” ujarnya.
Menanggapi temuan tersebut, Sekda Kartiyus mengakui harga daging sapi di Sintang relatif tinggi. Namun menurutnya, yang lebih krusial adalah memastikan ketersediaan barang di pasaran.
“Yang penting daging sapinya ada. Karena daya beli masyarakat relatif baik,” kata Sekda Kartiyus.
Walau demikian, Pemkab Sintang tidak tinggal diam. Sekda Kartiyus berharap BAPANAS segera mengintervensi pasar melalui pasokan daging sapi beku dalam jumlah besar agar harga bisa ditekan dan stok aman hingga Lebaran.
“Kami berharap menjelang Idul Fitri, stok melimpah dan harga turun sehingga masyarakat bisa memenuhi kebutuhan daging untuk perayaan,” pungkas Sekda Kartiyus. (prokopim/LK1)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar