Breaking News
light_mode

Ganti Rugi Pengadaan Tanah untuk Relokasi Jalan Nasional Capai Rp32 Miliar

  • calendar_month Kam, 7 Okt 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – BPN Mempawah menggelar musyawarah penetapan ganti rugi pengadaan tanah untuk pembangunan relokasi jalan nasional ruas Sungai Duri-Mempawah, Kamis (7/10/2021) di kantornya.

Kegiatan yang dihadiri puluhan masyarakat terdampak pembangunan itu dibuka Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi.

“Relokasi jalan nasional ini merupakan imbas dari pembangunan Pelabuhan Terminal Kijing di Sungai Kunyit. Pembangunan jalan nasional ini sangat penting guna mendukung kelancaran operasional pelabuhan dimasa mendatang,” kata Wabup.

Wabup menjelaskan, dalam proses ganti rugi lahan tersebut pastinya telah melewati tahapan-tahapan. Mulai dari sosialiasi, survey, pengukuran, verifikasi data dan lainnya. Hingga akhirnya, dilaksanakan musyawarah untuk menentukan bentuk ganti rugi lahan masyarakat yang terdampak relokasi jalan nasional ruas Mempawah-Sungai Duri.

“Untuk mewujudkan pembangunan diperlukan dukungan dan kerjasama masyarakat yang lahan atau kebun miliknya masuk dalam rencana pembangunan,” ujarnya.

Untuk itu, Wabup berharap kegiatan musyawarah ini dapat mencapai kesepakatan dan keputusan bersama antara masyarakat pemilik lahan dengan PT Pelindo guna menuntaskan proses ganti rugi lahan dengan syarat tidak ada pihak yang dirugikan.

“Hendaknya kita bersmusyawarh dengan arif dan bijaksana demi kepentingan bersama yakni kelancaran pembangunan pelabuhan terminal kijing. Dan ketika sudah tercapai kesepakatan nantinya segera dilanjutkan dengan pembayaran kepada masyarakat yang berhak,” pesan Pagi.

Wabup memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat terdampak relokasi jalan nasional. Sebab, masyarakat sangat kooperatif mengikuti tahapan-tahapan dalam proses pembayaran ganti rugi. Sehingga, prosesnya berjalan dengan baik, tertib, aman dan lancar sebagaimana diharapkan.

“Mudah-mudahan kekompakan dan kerjasama ini dapat terus terjaga dan terpelihara sehingga berbagai program pembangunan di Kecamatan Sungai Kunyit dapat terealisasi dengan maksimal,” harapnya.

Kepala BPN Mempawah, Wendi Isnawan menjelaskan tahapan yang telah dilewati dalam proses ganti rugi lahan tersebut yakni, perencanaan, konsultasi publik, pengukuran, pengumpulan data yuridis, pengumuman serta verifikasi.

“Jika ada sanggahan, sudah kami berikan kesempatan untuk melakukan verifikasi jika terdapat ketidaksesuaian data,” ujarnya.

Selanjutnya, sambung dia, tim appraisal atau KJJP telah melakukan penilaian terhadap objek lahan dan bangunan yang masuk dalam tahapan perencanaan pembangunan. Setelah itu dilaksanakan musyawarah penetapan bentuk ganti kerugian pengadaan tanah relokasi jalan nasional ruas Sungai Duri-Mempawah.

“Untuk tahap ini, kita akan memusyawarahkan bentuk ganti rugi sebanyak 87 danom. Terdiri dari Desa Sungai Kunyit Laut sebanyak 58 danom dengan luas 3 ha lebih dan Desa Sungai Bundung Laut 29 danom seluas 1,4 ha. Nilai ganti rugi sebesar Rp 32 miliar lebih,” ungkap Wendi.

Kemudian, sambung Wendi, setelah ditetapkan bentuk ganti rugi maka ditindaklanjuti dengan proses pembayaran terhadap 87 daftar nominatif. Nominal pembayaran telah ditetapkan sesuai penialain dari tim appraisal.

“Kita akan melakukan proses ganti rugi terhadap 91 daftar nominatif di Desa Sungai Limau sebanyak 57 danom dan Desa Sungai Duri II sebanyak 34 danom dengan luas lahan 4,7 ha. Saat ini masih dalam penilaian appraisal,” paparnya.

Wendi mengucapkan terima kasih atas dukungan dan partisipasi masyarakat Kecamatan Sungai Kunyit yang terdampak relokasi pembangunan jalan nasional ruas Sungai Duri-Mempawah. Dia meyakini, pembangunan yang dilaksanakan akan memberikan dampak positif terhadap kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Kita sedang melaksanakan pembangunan yang nantinya akan berdampak terhadap kemajuan dan kemakmuran masyarakat Kabupaten Mempawah umumnya dan Sungai Kunyit khususnya,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pahami Aturan Zonasi PPDB

    Pahami Aturan Zonasi PPDB

    • calendar_month Sen, 1 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan berharap masyarakat memahami kebijakan zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Kebijakan yang baru diberlakukan ini sudah menjadi atensi Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terutama untuk penerimaan siswa baru di SD dan SMP. “Untuk itu pemerintah selalu mensosialisasikan kebijakan zonasi ini supaya masyarakat memahami dan mengerti terkait aturan zonasi PPDB,” […]

  • Lewat Karya Bhakti TNI, Pemkot dan Kodim 1207/BS Bangun Infrastruktur

    Lewat Karya Bhakti TNI, Pemkot dan Kodim 1207/BS Bangun Infrastruktur

    • calendar_month Sen, 3 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sinergitas TNI/Polri, Pemerintah Kota Pontianak, stakeholder, dan masyarakat dalam percepatan pembangunan di Kota Pontianak diwujudkan dengan kegiatan Karya Bhakti TNI Kodim 1207/BS Tahun 2020. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menuturkan selama ini Pemkot Pontianak dan Forkompinda Kota Pontianak sangat sinergis dalam menyelesaikan setiap permasalahan di Kota Pontianak. Hal itu dikatakannya pada upacara […]

  • Nama Dicatut di Medsos, Supriyadi: Jangan Dilayani, Ini Modus Penipuan

    Nama Dicatut di Medsos, Supriyadi: Jangan Dilayani, Ini Modus Penipuan

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Supriyadi, angkat suara terkait dugaan pencatutan identitas dirinya di media sosial yang diduga kuat digunakan untuk menjalankan modus penipuan. Ia secara tegas meminta masyarakat tidak melayani akun yang mengatasnamakan dirinya tersebut. Peringatan ini disampaikan setelah beredarnya tangkapan layar sebuah akun mencurigakan yang menggunakan foto dirinya. Akun itu diduga aktif […]

  • Dihantam Banjir, Warga Khawatir Biaya Ekonomi Tinggi

    Dihantam Banjir, Warga Khawatir Biaya Ekonomi Tinggi

    • calendar_month Kam, 12 Okt 2017
    • 2Komentar

    LensaKalbar – Debit air di aliran anak Sungai Kapuas mulai meningkat drastis. Pasalnya sejumlah ruas jalan di Desa Tanjung Ria Kecamatan Sepauk mulai tergenang air. Melihat kondisi itu, masyarakat setempat mulai khawatir. Sebab, jika debit air semakin hari semakin meningkat maka ruas jalan di Desa Tanjung Ria akan tegenang air. “Kalau sudah banjir besar mobilitas […]

  • Panen Raya Serentak: Bupati Erlina dan Dandim 1201 Turun ke Sawah, Presiden Prabowo Pimpin Secara Virtual

    Panen Raya Serentak: Bupati Erlina dan Dandim 1201 Turun ke Sawah, Presiden Prabowo Pimpin Secara Virtual

    • calendar_month Sen, 7 Apr 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina bersama Dandim 1201/Mempawah Letkol Inf Benu Supriyantoko mengikuti panen raya padi serentak di Desa Peniti Luar, Kecamatan Jongkat, Senin (7/4/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari panen raya nasional di 14 provinsi yang dipimpin langsung Presiden RI Prabowo Subianto secara virtual dari Kabupaten Majalengka, Jawa Tengah. Bupati Erlina menegaskan panen […]

  • Rusak Parah, Pemkab Sintang Diberi Waktu Tiga Hari Cari Solusi untuk Jalan Simba Raya

    Rusak Parah, Pemkab Sintang Diberi Waktu Tiga Hari Cari Solusi untuk Jalan Simba Raya

    • calendar_month Rab, 13 Feb 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang diberikan waktu tiga hari untuk dapat memberikan solusi yang riil terkait kondisi ruas jalan Desa Simba Raya. Jika tidak, masyarakat setempat akan melakukan aksi pemblokiran yang lebih besar lagi. “Kita beri pemerintah waktu tiga hari. Kalau tidak jalan ini akan kita tutup terus dan tak akan kita buka,” ucap satu […]

expand_less