Breaking News
light_mode

FSBM XII di Sekadau, Jarot: Bukti Melayu Tak Hilang Ditelan Bumi

  • calendar_month Sel, 6 Nov 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Ribuan masyarakat dari berbagai etnis dan budaya tumpah di lapangan bola E.I Lantu, Kabupaten Sekadau, Senin (5/11/2018) malam. Mereka membaur menjadi satu hanya untuk menyaksikan pembukaan Festival Seni Budaya Melayu (FSBM) XII Provinsi Kalbar.

Kegiatan tersebut pun resmi dibuka langsung oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidji yang didampingi Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono beserta Bupati/walikota se-Kalimantan Barat.

Seperti diketahui, FSBM XII Provinsi Kalbar di Kabupaten Sekadau telah menoreh sejarah baru. Pasalnya, Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Sekadau telah tercatat di Museum Rekor–Dunia Indonesia (MURI).

Rekor MURI diberikan atas rekor berbusana Telok Belangak terbanyak. Tercatat sebanyak 3.507 orang yang menggunakan busana Telok Belangak dan baju kurung. Tentu hal itu menandakan tingginya antusiasme masyarakat dalam menyemarakan Festival Seni Budaya Melayu (FSBM) XII Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Sekadau.

“Sebanyak 14 kabupaten dan kota se Kalimantan Barat berpartisipasi dalam ajang 2 tahunan itu,” kata,” Ketua MABM Sekadau, Sunardi.

Sementara, Bupati Sintang, Jarot Winarno yang hadir pada pembukaan FSBM XII Provinsi Kalbar di Kabupaten Sekadau mengaku kagum dengan antusias kontingen dari 14 kabupaten/kota di Kalbar dan masyarakat Sekadau yang secara bersama-sama memeriahkan kegiatan FSBM XII tersebut.

“Ini membuktikan bahwa ‘Melayu ni Tak Hilang Ditelan Bumi’. Artinya, keberadaan melayu tetap ada baik itu di pesisir maupun pedalaman, semuanya masih eksis,” ujar Jarot Winarno.

Pada pembukaan  FSBM XII, kata Jarot, telah dibacakan ada tiga kabupaten/kota yang menyampaikan kesiapannya untuk menjadi tuan rumah FSBM XIII, termasuk Kabupaten Sintang.

“Festival FSBM ini kan dua tahun sekali. Artinya, 2020 FSBM XIII. Kalau Sintang mendapatkan tiket menjadi tuan rumah pada FSBM XIII, maka kita siap menyambutnya,” katanya.

Selain berkeinginan menjadi tuan rumah FSBM, tambah Jarot, Kabupaten Sintang juga berkeinginan menjadi tuan rumah MTQ Provinsi Kalbar. “Intinya Sintang siap untuk menjadi tuan rumah dan kontingen Sintang yang ikut FSBM tetap harus semangat dan raih prestasi sebanyak-banyaknya,” tutur Jarot.

Jarot mengapresiasi atas prestasi yang ditorehkan kontingen Kabupaten Sintang pada lomba karnaval mobil hias FSBM XII di Sekadau.

“Lomba karnaval mobil hias kita sudah juara satu, ya mudah-mudahan menjadi penyemangat lah kontingen Sintang, dan menoreh hasil yang lebih baik dari dua tahun lalu ketikta FSBM XI di Singkawang,” tutupnya. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Kalbar Umumkan 5 Warganya Diisolasi dan Satu Positif Covid-19

    Gubernur Kalbar Umumkan 5 Warganya Diisolasi dan Satu Positif Covid-19

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengumumkan sebanyak 110 orang warga Kalbar telah melakukan penarikan sampel dan masuk dalam kategori orang dalam pengawasan. Sebanyak 78 orang di antaranya yang telah melakukan perjalanan ke luar negeri, dan 32 orang lainnya merupakan orang yang pernah kontak dengan pasien yang positif Covid-19. Saat ini, sebanyak 5 orang warga […]

  • Desember, Bantuan Dana Hibah Pasca Banjir Cair
    OPD

    Desember, Bantuan Dana Hibah Pasca Banjir Cair

    • calendar_month Sen, 20 Nov 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang, Abdul Syufriadi, mengungkapkan bahwa bantuan dana hibah rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) diharapkan akan dicairkan pada awal bulan Desember. Dana tersebut akan digunakan untuk memperbaiki kerusakan beberapa jembatan yang rusak akibat bencana alam banjir di Kabupaten Sintang. “Sintang akan […]

  • Kurang Ditanam Bikin Sintang Sulit Swasembada Beras

    Kurang Ditanam Bikin Sintang Sulit Swasembada Beras

    • calendar_month Sel, 5 Feb 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Idealnya produktivitas padi pada tingkat nasional adalah 5 hingga 6 ton perhektar. Sementara di Sintang hanya mampu 2 hingga 3 ton perhektar. Kondisi inipun disebabkan oleh faktor malasnya para petani di Sintang untuk menanam padi. “Masalah kita adalah kurang luasnya sawah yang ditanam. Ditambah petani kita malas menanam. Contohnya, di Kelam, dekat rumah kopi […]

  • Polres Kerahkan Puluhan Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa Warga Mertiguna dan TBBR Sintang

    Polres Kerahkan Puluhan Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa Warga Mertiguna dan TBBR Sintang

    • calendar_month Rab, 12 Apr 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepolisian Resor (Polres) Sintang, mengerahkan puluhan personel guna mengamankan aksi unjuk rasa yang dilalukan Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) Sintang di Kantor Pengadilan Negeri (PN) Sintang, Rabu (12/4/2023). Pengamanan dilakukan pada sejumlah titik kawasan PN Sintang. “Kurang lebih puluhan personel yang kami kerahkan atau siagakan. Tentunya ini dilakukan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas,” ujar […]

  • Segera Manfaatkan Dana Desa untuk Tangani Covid-19

    Segera Manfaatkan Dana Desa untuk Tangani Covid-19

    • calendar_month Sab, 4 Apr 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Jeffray Edward meminta kepada para kepala desa (Kades) di Bumi Senentang agar menyisihkan dana desa untuk penanganan corona di desanya masing-masing. Hal itu dilakukan agar dapat memutus rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19 ditingkat desa. “Kita berharap kepada seluruh kepala desa ikut ambil […]

  • Bupati Erlina Senang Masyarakat Sadar Pentingnya Adminduk

    Bupati Erlina Senang Masyarakat Sadar Pentingnya Adminduk

    • calendar_month Sen, 28 Nov 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tertib Adminstarsi Kependudukan (Adminduk) menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kabupaten Mempawah. Karenanya, masyarakat wajib mengantongi kepastian dan keperdataan yang jelas dan legal yang diakui negara. “Data kependudukan seperti E- KTP, dokumen perkawinan yang legal secara hukum merupakan suatu hal sangat penting. Karena masyarakat maupun anak akan mendapat banyak manfaat terkait lengkapnya dokumen akta […]

expand_less