Breaking News
light_mode

Dewan Ingatkan untuk Tetap Perhatikan Standar Kesehatan Diri

  • calendar_month Ming, 5 Apr 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakuat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Harjono Bejang menanggapi terkait dengan adanya penyemprotan cairan disinpektan yang dilakukan secara mandiri  oleh warga untuk tetap memperhatikan standar kesehatan pribadi dan lingkungan.

“Adanya masyarakat yang berinisiatif melakukan penyemprotan secara mandiri. Tentunya hal tersebut sangat membantu pemerintah, tapi harus memperhatikan standar kesehatan dan lingkungan,” kata Harjono Bejang, Minggu (5/4/2020).

Melalui kebersamaan tersebut kata Bejang sapaan akrabnya, merupakan bentuk semangat gotong royong masyarakat dalam menyikapi penyebaran virus Corona atau Covid-19.

“Jadi, ini sangat perlu digalakkan kembali. Dan sebagai upaya memutus mata rantai wabah yang mengancam kesehatan dan keselamatan masyarakat kita,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, pemerintah saat ini tengah berupaya seoptimal mungkin melakukan upaya pencegahan secara masif melalui Tim Gugus Tugasnya. Sehingga dirinya menegaskan  langkah masyarakat melakukan penyemprotan disinfektan cukup baik.

“Kita sangat mendukung apa yang telah dilakukan masyarakat untuk bersama-sama mengurangi wabah yang saat ada ini. Di samping pemerintah telah berupaya melakukan pencegahan secara masif melalui tim gugus tugasnya,” ujarnya.

Akan tetapi, Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) mengingatkan kepada masyarakat yang melakukan penyemprotan desinfektan secara mandiri tersebut agar tetap memperhatikan kaidah serta standar kesehatan yang telah diberlakukan oleh departemen kesehatan.

Menurutnya, cairan desinfektan dijelaskannya sebagai bahan yang bermanfaat untuk membunuh kuman tetapi juga cukup berbahaya bagi kesehatan manusia.

“Proses serta takaran pencampuran bahan disinfektan harus diperhatikan, agar memiliki dosis yang tepat untuk mampu membunuh virus Corona secara efektif. Selain itu penggunaan alat pelindung diri (APD) bagi mereka yang bersangkutan sangat penting, sebab residu dari cairan desinfektan berbahaya,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Raker Apeksi se-Kalimantan Bahas Masalah SIPD

    Raker Apeksi se-Kalimantan Bahas Masalah SIPD

    • calendar_month Jum, 26 Mar 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Rapat kerja (raker) Komisariat Wilayah (Komwil) V Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Regional Kalimantan dibuka secara resmi Gubernur Kalbar Sutarmidji di Hotel Aston Pontianak, Kamis (25/3/2021). Sebanyak sembilan wali kota se-Kalimantan hadir pada raker tersebut, yakni Wali Kota Pontianak, Singkawang, Banjarmasin, Balikpapan, Banjarbaru, Tarakan, Samarinda, Palangkaraya dan Bontang. Ketua Apeksi Bima Arya […]

  • Minta Pempus Kaji Ulang Kebijakan Beli Pertalite dan Solar Pakai Aplikasi

    Minta Pempus Kaji Ulang Kebijakan Beli Pertalite dan Solar Pakai Aplikasi

    • calendar_month Sab, 2 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Berbagai pro kontra soal pembelian BBM Pertalite dan Solar menggunakan aplikasi MyPertamina, kini menjadi sorotan banyak kalangan, termasuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Mainar Puspa Sari. Sejak dimunculkan kebijakan ini, dominan masyarakat gelisah, khususnya Kabupaten Sintang, banyak yang tidak setuju. Wakil rakyat di Bumi Senentang ini juga menanggapi ihwal ini. Justru […]

  • Kulminasi 2024 Dongkrak Kualitas Wisata

    Kulminasi 2024 Dongkrak Kualitas Wisata

    • calendar_month Sab, 21 Sep 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tepat pukul 11.35 WIB matahari berada di atas titik nol derajat garis lintang dan bujur bumi. Setiap objek yang berada di bawahnya tidak memunculkan bayangan. Fenomena itu disebut kulminasi. Momen kulminasi yang terjadi dua kali dalam setahun di Kota Pontianak senantiasa dirayakan dengan rangkaian acara istimewa oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak lewat Dinas […]

  • Disdukcapil Lakukan Rekam KTP-el di Rutan Kelas II A Pontianak

    Disdukcapil Lakukan Rekam KTP-el di Rutan Kelas II A Pontianak

    • calendar_month Jum, 24 Feb 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 164 warga Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II A Pontianak mendapatkan pelayanan perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) lewat Program Jemput Bola (Jebol) dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pontianak, Jumat (24/2/2023). Kepala Disdukcapil Kota Pontianak Erma Suryani menyatakan, kegiatan jemput bola perekaman KTP-el di Rutan Kelas II A Pontianak ini […]

  • Kerja Keras dan Komitmen Bersama Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

    Kerja Keras dan Komitmen Bersama Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

    • calendar_month Kam, 5 Agu 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Meski di Pulau Jawa grafik penularan Covid-19 mulai di klaim turun, pagebluk belum berlalu. Misalnya, di Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, jumlah kasus baru, angka kematian, serta tingkat keterisian rumah sakit terus menanjak. Pemerintah diminta berhati-hati mengambil tiap kebijakan dan melonggarkan aturan serta lebih sigap mengantisipasi lonjakan kasus yang terinfeksi Covid-19 di kabupaten […]

  • Pemkot Alokasikan Rp46,4 Miliar untuk Alkes dan Bantuan Sosial

    Pemkot Alokasikan Rp46,4 Miliar untuk Alkes dan Bantuan Sosial

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2020
    • 0Komentar

    Lensakalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mengalokasikan anggaran sebesar Rp46,4 miliar untuk menangani Covid-19. Anggaran tersebut merupakan hasil revisi final dan telah dilaporkan ke Kementerian Dalam Negeri. “Alokasi anggaran itu diantaranya untuk pembelian alat medis, kesehatan, Alat Pelindung Diri (APD) serta operasional tim dan petugas Covid-19,” ujar Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono usai rapat […]

expand_less