Breaking News
light_mode

Dari Sintang untuk Cirebon, Ini yang Ditawarkan Bupati Jarot…

  • calendar_month Kam, 8 Nov 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar –  Setelah berkeling, melihat, dan mengamati Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Industri Pangan, Olahan, dan Kemasan di Satuan Pelayanan (Satpel) Pengembangan Industri Rotan Cirebon, Jawa Barat, Rabu (7/11/2018).

Orang nomor satu di Bumi Senentang itupun menilai bahwa suplai bahan baku rotan untuk industri kecil dan menengah di Cirebon itu sangat tidak teratur, sebab harus mengambil bahan baku rotan dari Tegal dengan ketentuan harga tidak pasti.

Olehkarenanya, Bupati Sintang menawarkan kepada Pemerintah Cirebon untuk pemenuhan bahan baku yang disuplai langsung dari Kabupaten Sintang.

“Kita sudah menawarkan bahan baku rotan dari Sintang untuk Cirebon. Seadainya terjadi MoU, kita tidak mau bahan bakunya yang masih asalnya dari hutan. Tetapi, kita maunya yang sudah kita olah setengah jadi,” ungkap Bupati Jarot saat melakukan kunjungan kerjanya di Kabupaten Cirebon.

Kunker Bupati Sintang tersebut turut di damping Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan Kabupaten Sintang, Inosensius, Sekretaris Dinas Perkebunan dan Pertanian Kabupaten Sintang Juwita serta rombongan lainnya.

Dalam kujungan tersebut, Bupati Jarot di damping pejabat setempat meninjau lokasi workshop Satpel Pengembangan Industri Rotan Cirebon dan melihat hasil kerajinan tangan rotan baik yang sudah di olah maupun saat proses pengerjaannya seperti kursi, meja dan hasil kerajinan rotan lainnya.

“Jadi kita sudah berkeling, melihat, dan mengamati lah tentang apa yang mereka lakukan. Baik itu tentang pembinaan industri rotan, bagaimana cara mereka membuat industri rotan sampai mereka harus memenuhi permintaan ekspor ke Rusia dan negara-negara lain,” kata Jarot.

Nah, tambah Jarot, apabila wacana MoU dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon sudah terlaksana, maka hal tersebut dapat membantu program yang sudah dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Disperindagkop melalui program P2EMAS.

“Setiap desa harus menentukan atau memilih salah satu produk unggulan desa. Di Kabupaten Sintang yang sudah memilih produk unggulan desa berupa rotan itu desa Mentajoi, Kecamatan Serawai, jadi separuh bahan rotan bisa dijadikan bahan baku setengah jadi dan bisa kita kirim ke Cirebon. Separuhnya lagi untuk pengembangan industri rotan di Desa Mentajoi. Harapannya, kita mampu bersaing lah seperti di Cirebon,” tuturnya.

Menurut Jarot, potensi bahan baku rotan di Kabupaten Sintang tidak hanya di Mentajoi, Kecamatan Serawai saja. Tetapi, juga terdapat di desa-desa lain dan Kecamatan lainnya di Kabupaten Sintang. Sehingga potensi bahan baku rotan cukup banyak.

Hanya saja, kata Jarot, yang masih menjadi kendala saat  ini adalah tidak adanya penampung dan belum ada yang memasarkannya sehingga potensi itu tidak terolah dengan baik.

“Ya, kalau kita sudah MoU dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon mudah-mudahan industri rotan kita bisa majulah,” tutupnya. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waterfront Kapuas Indah-Senghie Diresmikan Malam Tahun Baru

    Waterfront Kapuas Indah-Senghie Diresmikan Malam Tahun Baru

    • calendar_month Sab, 3 Des 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Mengisi akhir pekan, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meninjau pekerjaan pembangunan waterfront sesi Kapuas Indah – Pelabuhan Senghie. Berjalan menyusuri waterfront, Edi sempat berbincang dengan pekerja yang tengah mengerjakan penyelesaian waterfront. Ia ingin memastikan sudah berapa persen progres pembangunan waterfront. “Pembangunan waterfront sesi Kapuas Indah-Senghie sudah mencapai 95 persen, hanya tersisa finishing […]

  • Duplikasi Jembatan Kapuas I Mulai Dikerjakan

    Duplikasi Jembatan Kapuas I Mulai Dikerjakan

    • calendar_month Sen, 5 Sep 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pembangunan duplikasi Jembatan Kapuas I mulai dikerjakan. Dimulai dengan pembersihan lahan yang akan menjadi jalan akses ke jembatan. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyatakan, dengan dimulainya pembangunan duplikasi Jembatan Kapuas I maka Jalan Sultan Hamid II juga terkena pelebaran jalan. “Parit di sepanjang Jalan Sultan Hamid II juga diturap, kemudian dilebarkan menjadi […]

  • Presiden Jokowi Acungi Jempol Pembangunan RSUD dr Rubini Mempawah

    Presiden Jokowi Acungi Jempol Pembangunan RSUD dr Rubini Mempawah

    • calendar_month Rab, 24 Apr 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Presiden RI, Joko Widodo melontarkan pujiannya pada pembangunan RSUD dr Rubini Mempawah ketika membuka kegiatan Raker Kernas 2024 di Tanggerang, Rabu (24/4/2024). “Rumah sakit daerah di Provinsi Kalimantan Barat, Kabupaten Mempawah dirutnya ada gak, hadir. Saya ini mau muji. Rumah sakitnya bagus dan dibangun dengan tata ruang yang baik,” ucap Presiden RI Joko […]

  • Dewan Minta Dinkes dan Disdikbud Sintang Sinergi Cegah Penyebaran DBD

    Dewan Minta Dinkes dan Disdikbud Sintang Sinergi Cegah Penyebaran DBD

    • calendar_month Sab, 21 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Senen Maryono berharap Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sintang bekerja sama untuk mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD), khususnya di lingkungan sekolah. “Senen perlunya kolaborasi lintas sektor dalam upaya penanggulangan DBD. Untuk itu, Dinkes dan Disdikbud memiliki peran penting dalam hal […]

  • Hore, Parit Nenas Dapat Bantuan RTLH

    Hore, Parit Nenas Dapat Bantuan RTLH

    • calendar_month Jum, 25 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 25 unit rumah tak layak huni (RTLH) di kawasan Parit Nenas, Kelurahan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara akan mendapat bantuan perbaikan dari PT Sarana Multigriya Finansial (Persero). Program bantuan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah Kementerian Keuangan ini dituangkan dalam sebuah Perjanjian Kerjasama (PKS) Kolaborasi Bidang Perumahan antara Direktorat Pengembangan […]

  • Kabur karena Dibully Teman Sekelasnya, Siswi SMA N 1 Sintang Ditemukan di Kabupaten Melawi

    Kabur karena Dibully Teman Sekelasnya, Siswi SMA N 1 Sintang Ditemukan di Kabupaten Melawi

    • calendar_month Sen, 14 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Rindi Yanti Ramadani (17) siswi SMA N 1 Sintang yang dikabarkan kabur dari rumahnya, Kamis (10/1/2019) lalu, kini sudah ditemukan oleh pihak Kepolisian Resor (Polres) Sintang di Kabupaten Melawi, Senin (14/1/2019). “Ya, yang berangkutan sudah kita temukan di Kabupaten Melawi,” kata Kasat Reskrim Polres Sintang, AKP Indra Asrianto. Menurut Kasat, siswi SMA N […]

expand_less