Breaking News
light_mode

Bupati Jarot Minta POM Jaga Adat dan Tradisi Melayu

  • calendar_month Rab, 4 Mar 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Persatuan Orang Melayu (POM) diharapkan mampu menjaga marwah adat budaya Melayu, marwah agama, dan menjaga NKRI. Hal ini penting dilakukan agar Melayu tak hilang ditelan zaman.

“Nah, kita patut berbangga karena adat budaya melayu ada yang merawat dan mejaga marwahnya. Ini penting karena zaman sekarang bukan lagi perang macam dulu pakai bala tentara, sekarang perang yang namanya proxy war, perang melalui medsos, penyebaran narkoba dimana-mana,” ucap Bupati Sintang, Jarot Winarno saat menghadiri Pelantikan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Persatuan Orang Melayu (POM) dan Satria Pembela Melayu (SPM) Kecamatan Tempunak periode 2020-2021 di Gedung Serbaguna Desa Nanga Tempunak, Kecamatan Tempunak, Rabu (4/3/2020).

Dengan terbukanya akses teknologi melalui internet, kata Jarot, berbagai hal juga bisa masuk dalam kehidupan masyarakat, termasuk berbagai ideologi  dan masih banyak lagi tantangan lainnya yang bisa memecah rasa persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kita terkadang sendiri jadi lupa, sesama anak bangsa pun kadang kita bisa ribut terus. Nah hal ini harus menjadi perhatian kita bersama. Yang mesti kita jaga harus kembali kepada budaya, kembali kepada padangan hidup orang melayu yang senang bersatu dan senang damai dengan siapapun dan senang membantu siapapun,” katanya.

Karena itu, Jarot meminta pemerintah Kecamatan Tempunak dan Forkopimcam Tempunak untuk memanfaatkan sumber daya manusia POM dan SPM untuk bekerja sama membangun Kecamatan Tempunak dalam berbagai bidang.

“Mereka ini loyal, militan, kalau ada kegiatan mereka libatkan lah kerja bakti, atau kegiatan apa saja. Saya pun pesan POM dan SPM harus jaga segala situs budaya yang ada, sanggar-sanggar di dirikan, kemudian lagi berkoodinasi dengan organisasi-organisasi masyarakat yang lainnya,” pesannya.

Ketua DPP POM Kalbar, Agus Setiadi mendoakan semoga dengan telah di lantiknya POM dan SPM Tempunak bisa menjadi berkah buat masyarakat tempunak khususnya Kabupaten Sintang.

“Secara umum kita harap agar bisa mengangkat kembali tradisi, adat budaya melayu yang sudah lama tertinggal bahkan tergerus oleh zaman,” ucapnya.

Selain itu,  kata Agus, POM dan SPM harus bersinergi dan mendukung segala program pemerintah dan melibatkan diri dalam setiap kegiatan yang ada.

“Kita juga harus menjaga kebersamaan, keberagaman yang ada, melalui jalinan komunikasi dengan ormas-ormas lainnya yang berbeda dengan kita,” ujarnya.

Ketua DPD POM Sintang, Hedi mengatakan bahwa POM merupakan wadah untuk bersosial dan berkumpul. Untuk itu, dia mengingatkan setelah pelantikan POM dan SPM lalu Vakum tanpa ada pergerakan apa-apa di masyarakat.

“POM adalah garda terdepan dalam bersosial, terbukti, bahwa ketika ada masyarakat Kabupaten Sintang yang sakit ataupun terkena musibah, POM tampil tidak pernah memandang suku ataupun agama, ini membuktikan POM betul-betul organisasi yang berjuang untuk masyarakat,” tuturnya.

Olehkarenanya, Hedi berpesan kepada POM dan SPM Kecamatan Tempunak untuk melakukan hal yang sama di tengah-tengah masyarakat. Selain itu, juga harus kembali menghidupkan tradisi dan adat budaya Melayu yang ada di Kecamatan Tempunak ini. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FGD, Bupati Minta CSR Pelindo Tepat Sasaran

    FGD, Bupati Minta CSR Pelindo Tepat Sasaran

    • calendar_month Jum, 31 Jan 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah menggelar Forum Group Discussion (FGD) bersama PT Pelindo terkait dampak sosial terhadap masyarakat pada pembangunan pelabuhan kijing di Aula Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah, Jumat (31/1/2020). Forum Group Discussion (FGD) dipimpin langsung oleh Bupati Mempawah, Hj Erlina. Hadir juga Wakil Bupati Mempawah, H M Pagi, Sekda Mempawah, H Ismail, Ketua […]

  • Masa Tenang Jangan Diwarnai Politik Uang

    Masa Tenang Jangan Diwarnai Politik Uang

    • calendar_month Sel, 16 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sintang meminta peserta pemilu tidak melukukan pelanggaran dan mencederai proses demokrasi pada Pemilu 2019. Pasalnya, sejak 14 hingga 16 April 2019 merupakan masa tenang. Artinya tidak dibenarkan  ada aktifitas apapun. “Saat ini kita memasuki masa tenang. Jadi tidak ada aktifitas apapun. Apalagi sampai melakukan kampanye, itu dilarang,” tegas […]

  • Dewan Minta Dinkes dan Disdikbud Sintang Sinergi Cegah Penyebaran DBD

    Dewan Minta Dinkes dan Disdikbud Sintang Sinergi Cegah Penyebaran DBD

    • calendar_month Sab, 21 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Senen Maryono berharap Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sintang bekerja sama untuk mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD), khususnya di lingkungan sekolah. “Senen perlunya kolaborasi lintas sektor dalam upaya penanggulangan DBD. Untuk itu, Dinkes dan Disdikbud memiliki peran penting dalam hal […]

  • Wako Edi Optimis Angka Penurunan Stunting Capai Target Nasional

    Wako Edi Optimis Angka Penurunan Stunting Capai Target Nasional

    • calendar_month Sel, 2 Mei 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Deputi Bidang Pelatihan dan Pengembangan BKKBN RI Muhammad Rizal Martua Damanik bersama Kaper BKKBN Kalbar Pintauli Romangasi Siregar bertemu dengan Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono di Ruang VIP Wali Kota, Selasa (2/5/2023). Dalam bincang ringan tersebut selain membicarakan upaya penurunan stunting. Mereka juga mencoba beberapa terobosan percepatan program Bangga Kencana Secangkir kopi […]

  • Perusahaan Diminta Tidak Lakukan PHK Massal

    Perusahaan Diminta Tidak Lakukan PHK Massal

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Zulherman meminta agar pihak perusahaan yang berinvestor di Kabupaten Sintang tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) di tengah mewabahnya pandemi virus Corona atau Covid-19. “Saya rasa jangan sampai langkah yang diambil oleh pihak perusahaan swasta yang berinvestor di Sintang melakukan PHK terhadap karyawannya […]

  • Gunakan Bahasa Indonesia dengan Baik, Mempawah Terima Dua Penghargaan

    Gunakan Bahasa Indonesia dengan Baik, Mempawah Terima Dua Penghargaan

    • calendar_month Kam, 19 Des 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah menngucapkan terima kasihnya kepada Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Barat atas dua penghargaan yang diberikan yakni, peringkat pertama kategori penggunaan ‘Bahasa Indonesia’ di ruang publik kabupaten/kota se-Kalimantan Barat tahun 2019 dan peringkat ke enam dalam pengutamaan pengunaan ‘Bahasa Indonesia’ di Media Informasi Daring se-Kalbar. “Pertama kita ucapkan terima kasih dan apresiasi […]

expand_less