Breaking News
light_mode

Berharap Ponpes Mampu Cetak Dai

  • calendar_month Sen, 15 Okt 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar –  Keberadaan pondok pesantren maupun tempat untuk menimba ilmu agama yang lainnya dinilai sangat diperlukan, sebagai langkah utama dalam  membentuk generasi umat yang relegius, sehingga menjadi pendukung dalam visi dan misi Pemerintah Kabupaten Sintang saat ini yakni “Membentuk Masyatakat Kabupaten Sintang yang Religius”.

“Saya takjub, saya pikir ini mukjizat sekali ya. Sebab, dulu di tahun 2009 ini panti Asuhan At-Taubah 60, sekarang sudah berubah menjadi luar biasa seperti ini. Untuk itulah saya sangat mengapresiasi sekali karena Ponpes ini pastinya sebagai pendukung untuk membentuk umat yang religius sesuai visi dan misi kita pemerintah daerah,” kata Bupati Sintang, Jarot Winarno saat meresmikan Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an, Sabtu (13/10/2018) di Komplek BTN Cipta Mandiri I, Kelurahan Sengkuang, Kecamatan Sintang.

Menurut Jarot, keberadaan pondok pesantren Hamaltul Qur’an ini nantinya bisa menjadi solusi untuk kebutuhan dai-dai khususnya di daerah pedalaman di Kabupaten Sintang. Sebab  karena memang menjadi permasalah selama ini bagi umat muslim pedalaman adalah kurangnya dai sebagai pembimbing dalam bidang agama.

“Inilah terus menjadi problem kita khususnya umat muslim di pedalaman belum adanya pembimbing atau dai-dai yang mengajarakan ilmu agama, kalau di kota sendiri kita cukup banyak, sehingga dengan perkembangan Ponpes yang ada di Kabupaten Sintang salah satunya Ponpes Hamalatul Qur’an ini bisa mencetak dai-dai nantinya,” ungkap Jarot.

Sementara itu, Kepala Sekolah Ponpes Hamalatul Qur’an Ustadz Andi mengatakan bahwa sebelumnya ponpes ini dahulu adalah sebuah yayasan dan panti asuhan At-Taubah 60. Namun seiring berjalannya waktu berubah menjadi Ponpes Hamaltul Qur’an atas kesepakatan para pengurus yayasan sejak juli 2017 lalu.

“Di tengah-tengah perjalanan terjadi kendala masalah dana, pendanaan anak-anak bagaimana, siapa yang menanggung hidup mereka di pondok. Akhirnya di limpahkanlah masalah pembiayaan ini ke yayasan Al Imam Al Safi’i yang pendirinya ada hadir di tempat ini, dan juga untuk biaya pembangunan Ponpes ini dari warga BTN Cipta Mandiri dan donator lainya yang enggan si sebutkan namanya,”kata Ustadz Andi.

Kedepan, kata Ustadz Andi, Ponpes Hamalatul Qur’an akan mampu mencetak dai-dai yang menguasai syariat dan lainnya, sehingga nanti setelah mereka menyelesaikan pendidikan di Ponpes ini bisa menjadi pembimbing atau guru dalam bidang agama baik itu sebagai imam, khotib, dan guru TPA di daerah pedalaman.

“Alhamdulillah santri-santir kita ada yang dari kabupaten melawi, balai karangan, sambas, mempawah, pontianak dan dari kecamatan-kecamatan yang di Kabupaten Sintang ini. Untuk jumlah santri saat ini putra 27 orang dan putri 7 orang jadi total 34 orang. Sementara tenaga pengajar ada 4 ustadz dan 2 Ustadzah,” jelas Ustadz Andi. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cek Peredaran Obat di Apotek, Polisi Imbau Tak Jual 5 Jenis Obat Sirup yang Dilarang

    Cek Peredaran Obat di Apotek, Polisi Imbau Tak Jual 5 Jenis Obat Sirup yang Dilarang

    • calendar_month Jum, 21 Okt 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepolisian Resor (Polres) Sintang melakukan sosialisasi dan pengecekan terhadap belasan apotek atau toko obat di Kabupaten Sintang. Hal itu berkaitan dengan obat sirup yang mengandung Dietilen Glikol (DEG) dan Etilen Glikol (EG). Kapolres Sintang AKBP Tommy Ferdian melalui Kasat Samapta Polres Sintabg, Iptu Baryono mengatakan bahwa pihak kepolisian mendatangi belasan apotek atau toko […]

  • Dinkes Minta Satgas Covid-19 Perketat Orang Keluar Masuk ke Sintang

    Dinkes Minta Satgas Covid-19 Perketat Orang Keluar Masuk ke Sintang

    • calendar_month Sel, 13 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh mengungkapkan bahwa April minggu pertama, angka Covid-19 melonjak sampai 177 kasus konfirmasi positif. “Saat ini, selain di rumah sakit, di Rusunawa juga sedang merawat 54 orang yang terkonfirmasi positif. Kita juga masih memantau sebanyak 118 orang yang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. 118 orang ini […]

  • Sekda Ismail Resmikan UP3 PLN Mempawah

    Sekda Ismail Resmikan UP3 PLN Mempawah

    • calendar_month Sen, 29 Jan 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mempawah, Ismail menghadiri Peresmian Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Mempawah di Jalan GM. Taufik, Senin (29/1/2024). Pada kesempatan tersebut, Sekda Ismail membacakan sambutan Bupati Mempawah, Hj Erlina mengatakan, bahwa kebutuhan energi listrik masyarakat terus meningkat dari waktu ke waktu, seiring dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dimana, lanjut Sekda […]

  • Stop Distribusi Sarden Mengandung Cacing

    Stop Distribusi Sarden Mengandung Cacing

    • calendar_month Rab, 4 Apr 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Hebohnya berita terkait cacing dalam ikan kaleng atau sarden, menyedot perhatian banyak kalangan. Tetapi, informasi tersebut tentu akan sedikit terlambat sampai di daerah. Sehingga warga masih saja mengonsumsinya. “Warga di daerah pedalaman mungkin akan telat mendapatkan informasi ini. Jadi, jika didistribusikan ke sana, akan dikomsumsi juga. Makanya Saya minta distributor tidak menyalurkannya ke […]

  • Generasi Millenial Harus Cerdas Gunakan Medsos

    Generasi Millenial Harus Cerdas Gunakan Medsos

    • calendar_month Ming, 18 Mar 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Media Sosial (Medsos) bukanlah barang baru bagi generasi muda. Hampir sebagian besar generasi millennial ini memanfaatkannya sebagai sarana komunikasi. Tetapi, tidak sedikit pula yang menggunakannya untuk hal-hal negatif. Olehkarenanya, Ketua DPRD Sintang, Jeffray Edward mengajak generasi millenial untuk bijak dalam menggunakan Medsos. “Jika salah ber-Medsos, akan banyak yang dirugikan,” ingatnya, kemarin. Menurut Jeffray, […]

  • Jangan Ada Anak yang Tidak Bersekolah

    Jangan Ada Anak yang Tidak Bersekolah

    • calendar_month Kam, 23 Jun 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) Online tingkat SD dan SMP Tahun Pelajaran 2022/2023 di Kota Pontianak tak lama lagi akan dimulai. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menegaskan, PPDB tersebut tetap mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2021 yakni melalui jalur zonasi, prestasi, afirmasi dan perpindahan orang tua calon […]

expand_less