Breaking News
light_mode

BBM Naik, DPRD Minta Pemerintah Perhatikan UMKM

  • calendar_month Sel, 6 Sep 2022
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Herry Jambri meminta pemerintah untuk memberikan perhatian khusus terhadap para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terkait adanya kebijakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Hal ini diperlukan agar pelaku UMKM bisa terus bangkit setelah situasi pandemi Covid-19.

Terkait dengan adanya kenaikan harga BBM, Pemerintah mengalihkan subsidi BBM sebesar Rp24,17 triliun yang akan disalurkan dalam tiga skema yakni, Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp12,39 triliun kepada 20,65 juta keluarga yang akan diberikan sebanyak empat kali. Bantuan Subsidi Upah sebesar Rp9,6 triliun untuk 16 juta pekerja dengan gaji maksimal Rp3,5 juta per bulan, dan Bantuan Angkutan Umum sebesar Rp2,17 triliun yang akan dilakukan pembayaran oleh Pemerintah daerah dengan menggunakan 2 persen dari dana transfer umum yaitu Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH).

“Nah, setelah kenaikan BBM ini apa yang akan pemerintah lakukan? Karena kemarin kita lihat ada bansos 24 triliun, apa pemerintah sudah memastikan dari 24 triliun itu ada yang ke UMKM kita? Karena kalau yang saya baca itu hanya ke masyarakat menengah ke bawah, masyarakat yang miskin,”cetus Heri Jambri ketika ditemui Lensakalbar.co.id, di Gedung DPRD Sintang, Selasa (6/9/2022).

Politisi Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini meminta pemerintah pusat melalui Menteri Koperasi dan UKM untuk memberikan perhatian kepada pelaku UMKM terkait adanya kenaikan BBM. Lantaran kenaikan BBM ini juga berdampak terhadap pelaku UMKM padahal mereka sendiri sedang bangkit dari situasi setelah pandemi Covid-19.

“Tapi saya pikir soal kenaikan dampak BBM ini, tidak hanya terdampak pada mereka tetapi UMKM kita hari ini juga terdampak dengan kenaikan BBM. Bahan baku meningkat, dan sebagainya. Tentu ini perlu perhatian khusus dari pemerintah pusat dan daerah agar mereka bisa terus bangkit setelah situasi covid-19,” tegas Heri Jambri.

Kendati demikian, Heri Jambri berharap penyaluran Bantuan Poduktif Usaha Mikro (BPUM) dapat dilakukan sesuai mekanisme dan persyaratan yang tidak berbelit-belit.

“Harapan kami dalam penyalurannya tetap dilakukan sesuai mekanisme dan tidak berbelit-belit, sehingga pelaku UMKM ini mudah mendapatkan bantuan dari pemerintah tersebut,” pungkas Heri Jambri, wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Binjai Hulu – Kecamatan Ketungau Hilir – Kecamatan Ketungau Tengah – Kecamatan Ketungau Hulu ini. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yakobus Kumis Tetapkan 9 Maret Hari “Peladang Nasional”

    Yakobus Kumis Tetapkan 9 Maret Hari “Peladang Nasional”

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekretaris Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), Yakobus Kumis menyatakan bahwa mulai tanggal 9 Maret 2020 sebagai hari “Peladang Nasional”. “Jadi hari ini, tanggal 9 Maret 2020 akan menjadi hari Peladang Nasional,” ucap Yokobus Kumis, Senin (9/3/2020). 9 Maret 2020, kata Yolobus, telah dipukul “Gong Kemerdekaan dan Kebebasan” bagi peladang. Dimana, majelis hakim Pengadilan […]

  • Pj Sekda Tutup Turnamen Futsal Antar Pelajar SD, SMP, dan SMA Mempawah

    Pj Sekda Tutup Turnamen Futsal Antar Pelajar SD, SMP, dan SMA Mempawah

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Abdul Malik menutup APC Futsal Cup Season 3, Turnamen futsal antar pelajar SD, SMP, dan SMA se-Kabupaten Mempawah di Lapangan Futsal Dua Putri Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur, Minggu (27/10/2024). Pada kesempatan tersebut, Pj Sekda Abdul Malik mengapresiasi antusiasme dan semangat yang ditunjukkan oleh para peserta selama turnamen. […]

  • Ajak Jama’ah Haji Jaga Kesehatan

    Ajak Jama’ah Haji Jaga Kesehatan

    • calendar_month Sen, 7 Agu 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Sintang, Jarot Winarno mengajak 124 jama’ah haji asal Sintang untuk menjaga kesehatan dan fisik. Pasalnya, jamaah akan dihadapkan dengan suhu panas yang mencapai 50 derajat celcius. “Saya minta jama’ah jaga fisik dan kesehatannya. Meskipun saya yakin jamaah haji kabupaten sintang sudah siap jasmani dan rohani dalam melaksanakan ibadah haji tahun ini,” kata […]

  • Sekda Kartiyus Wajibkan Kepala OPD jadi Bapak atau Bunda Asuh Anak Stunting

    Sekda Kartiyus Wajibkan Kepala OPD jadi Bapak atau Bunda Asuh Anak Stunting

    • calendar_month Rab, 11 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sintang, Kartiyus mengajak seluruh kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang serta masyarakat yang tergolong ekonomi mampu atau “Kaya” untuk menjadi Bapak atau Bunda Asuh Anak Stunting di Bumi Senentang. “Semua kepala OPD wajib menjadi sponsor. Ini program kemanusiaan. Untuk tahap awal, target kita ibu hamil, ibu menyusui dan […]

  • Ingat!!! 192 CPNS Sintang Belum di Zona Aman, Ini Tahapan Selanjutnya…

    Ingat!!! 192 CPNS Sintang Belum di Zona Aman, Ini Tahapan Selanjutnya…

    • calendar_month Sel, 8 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kendati sudah memenuhi panggilan Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sintang, Selasa (8/1/2019). 192 CPNS masih belum berada di zona aman. Pasalnya, terhitung sejak tanggal 9 hingga 15 Januari 2019 mendatang. 192 CPNS yang dinyatakan lulus seleksi akhir tes CPNS harus melengkapi pemberkasan mereka masing-masing. Jika tidak, maka dianggap tetap mengundurkan […]

  • Kubu Berangan Minim Akses Komunikasi
    OPD

    Kubu Berangan Minim Akses Komunikasi

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Desa Kubu Berangan, Kecamatan Ketungau Tengah, Maria Tini mengharapkan pemerintah membangun atau meningkatkan layanan telekomunikasi, khususnya di daerah perbatasan kabupaten ini. Pasalnya, wilayah yang dipimpinnya ini minim akses jaringan telekomunikasi. “Untuk infrastruktur telokomunikasi masih minim ya. Base Transceiver Station (BTS) ada tapi belum optimal,” kata Kepala Desa Kubu Berangan, Maria Tini ketika […]

expand_less