Breaking News
light_mode

Astaga ! Ternyata di Sintang Ada Portitusi Online via Aplikasi Bee Talk dan WhatsApp

  • calendar_month Sel, 9 Jan 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Bermodalkan laporan polisi bernomor LP/09/I/2018/Kalbar/Res Sintang tertanggal 8 Januari 2018 terkait praktik prostitusi online, Satreskrim Polres Sintang pun melakukan penyelidikan dan mengatur siasat untuk meringkus pelaku.

“Saat Patroli Cyber sekitar pukul 21.00, kita menemukan adanya kegiatan prostitusi online di Sintang melalui aplikasi Bee Talk dan dilanjutkan melalui chatting via WA (WhatsApp),” ungkap AKP Eko Mardianto, Kasatreskrim Polres Sintang, Selasa (9/1).

Melihat adanya percakapan mencurigakan di aplikasi Bee Talk tersebut, Anggota Satreskrim Polres Sintang bertindak cepat, melakukan penyamaran. Berperan sebagai seorang konsumen yang ingin mem-booking perempuan di bawah umur kepada seorang yang dipanggil Papi.

Baca: Bukan Pasangan Asal-asalan, Milton-Boyman Serukan Kalbar Era Baru

Umpan termakan, Papi bersedia dan langsung menentukan tempat, berikut nomor kamar hotelnya. Anggota Polisi yang menyamarpun langsung menuju kamar Hotel Setia Sintang yang sudah dipesan tersebut.

Tidak lama kemudian, ungkap Eko, Si Papi datang dengan membawa seorang perempuan yang masih di bawah umur. Transaksi pun terjadi, polisi yang menyamar sebagai konsumen tersebut diminta membayar Rp700 Ribu dan uang tips Rp200 Ribu. “Setelah terjadi transaksi, anggota menangkap Si Papi di Lobi Hotel Setia dan mengamankan perempuan yang di bawah umur tersebut,” katanya.

Pria yang lebih dikenal dengan sebutan Papi tersebut merupakan Anwar alias Jenny (26), warga Desa Gandis, Kecamatan Dedai. “Tersangka diamankan di Hotel Setia Kabupaten Sintang, Senin (8/1) sekitar pukul 23.30,” ungkap Eko.

Baca: Membelot, Ini Sanksi untuk Kader PKB

Selain mengamankan tersangka dan perempuan di bawah umur tersebut, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti, di antaranya, 1unit Smartphone merek Oppo tipe A57 warna Gold,  dua kondom merek Sutra bungkus hitam,  dua kondom merek Fiesta warna merah, dan Uang tunai sebesar Rp550.000

Eko mengatakan, tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Sintang. Demikian pula perempuan di bawah umur, guna pemeriksaan lebih lanjut. (Dex)

 

Baca Juga :

Kapolres : Polisi Masih Belum Benar dalam Berkendara

Midji-Norsan Lanjut Medical Chek-Up, Milton-Boyman Lengkapi Berkas

Sering, Macet Tanjung Raya II Butuh Ini…

Selesai, RS Pratama Serawai Segera Diresmikan

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Revisi Aturan Jam Operasional Truk Berat

    Pemkot Revisi Aturan Jam Operasional Truk Berat

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kota Pontianak bersiap merevisi Peraturan Wali Kota (Perwa) Nomor 48 Tahun 2016 terkait jam operasional kendaraan angkutan berat. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap lonjakan volume kendaraan dan kebutuhan distribusi logistik, terutama barang pokok dan kebutuhan masyarakat di Pontianak dan Kalimantan Barat. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan bahwa revisi aturan […]

  • Sinergi dan Integrasikan CSR dengan Program Pemkab Sintang

    Sinergi dan Integrasikan CSR dengan Program Pemkab Sintang

    • calendar_month Rab, 4 Okt 2017
    • 2Komentar

    LensaKalbar –  Pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai wujud kepedulian pelaku usaha terhadap masyarakat di sekitar lokasi usahanya, mesti disinergi dan diintegrasikan dengan program-program Pemerintah Kabuapten (Pemkab) Sintang. “Konsep CSR bukan hanya untuk menunjukan kepedulian pelaku bisnis pada persoalan sosial dan lingkungan. Tetapi juga mendukung terwujudnya pembangunan yang berkesinambungan dan […]

  • SPIP Bukan Kewajiban Tapi Kebutuhan

    SPIP Bukan Kewajiban Tapi Kebutuhan

    • calendar_month Rab, 16 Mar 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menyebut pengendalian dan pengawasan terhadap kinerja pegawai di internal Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dilakukan melalui tiga unsur atau lebih dikenal dengan Three Line of Defence. Ketiganya adalah, manajemen, unit kepatuhan internal (UKI) dan inspektorat. Hal itu dikatakannya juga sebagai upaya menjalankan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2008 […]

  • Bupati: Jaga dan Pelihara Jalan Daerah yang Dibangun Pempus di Desa Peniti Dalam I

    Bupati: Jaga dan Pelihara Jalan Daerah yang Dibangun Pempus di Desa Peniti Dalam I

    • calendar_month Rab, 24 Jan 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina menghadiri acara Tasyakuran Pembangunan Jalan Daerah di Desa Peniti Dalam I, Kecamatan Segedong, Rabu (24/1/2023). Jalan daerah yang dibangun memiliki panjang 6 Km yang menghubungkan Desa Peniti Dalam I hingga batas desa dengan Desa Jungkat, Kecamatan Jongkat. Jalan daerah yang dibangun merupakan usulan Pemerintah Kabupaten Mempawah kepada pemerintah pusat […]

  • Reuni Akbar SMP Negeri 2 Mempawah

    Reuni Akbar SMP Negeri 2 Mempawah

    • calendar_month Sab, 27 Jul 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penjabat (Pj) Sekda Mempawah, Juli Suryadi menghadiri kegiatan Reuni Akbar SMP Negeri 2 Mempawah Hilir di GOR Opu Daeng Manambon, Sabtu (27/7/2024). Reuni Akbar tersebut juga dihadiri Wagub Kalbar periode 2018-2023 Ria Norsan, Bupati Mempawah periode 2019-2024 Erlina dan Rektor Universitas Tanjung Pura Garuda Wiko. Atas nama Pemerintah Kabupaten Mempawah, Pj Sekda Mempawah, […]

  • RSUD Kubu Raya Mulai Beroperasi

    RSUD Kubu Raya Mulai Beroperasi

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kubu Raya resmi beroperasi. Peresmian RSUD yang berlokasi di Jalan Sudirman Desa Rasau Jaya Satu, Kecamatan Rasau Jaya, itu ditandai penandatanganan prasasti yang dilakukan Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji dan Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan, Senin (6/1/2020). Gubernur Kalba, H Sutarmidji menilai keberadaan rumah sakit umum daerah di […]

expand_less