Breaking News
light_mode

Anggaran Infrastruktur Mempawah 2026 Tembus Rp1 Triliun

  • calendar_month Sen, 8 Des 2025
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Kabupaten Mempawah akan menerima kucuran anggaran infrastruktur sekitar Rp1 triliun pada tahun 2026, yang bersumber dari proyek strategis nasional pemerintah pusat serta APBD Kabupaten Mempawah. Hal itu disampaikan Bupati Mempawah, Erlina, Senin (8/12/2025).

Bupati Erlina menegaskan bahwa dukungan anggaran tersebut menjadi peluang besar untuk mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Mempawah.

“Alhamdulillah, kita mendapat dukungan besar dari pusat maupun APBD. Total anggaran infrastruktur untuk 2026 mencapai sekitar satu triliun rupiah,” ujar Bupati Erlina.

Anggaran tersebut mencakup sejumlah proyek strategis, antara lain:

  • Pembangunan Sekolah Unggul Garuda di Mempawah Timur senilai Rp500 miliar
  • Pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Toho Rp200 miliar
  • Kampung Nelayan Rp22 miliar
  • Infrastruktur wajib pelayanan publik Rp220 miliar

Selain itu, terdapat lebih dari Rp100 miliar aspirasi DPR RI yang dialirkan melalui kementerian terkait berdasarkan usulan Pemkab Mempawah.

“Tambahan aspirasi DPR RI ini memperkuat alokasi pembangunan kita di 2026,” ungkap Bupati Erlina.

Bupati Erlina menyebut anggaran tersebut masih bisa bertambah seiring sinergi dengan pemerintah pusat.

“Tidak menutup kemungkinan anggaran infrastruktur meningkat. Kolaborasi terus kami bangun,” kata Bupati Erlina.

Posisinya sebagai Ketua Umum Aspeksindo dan Wakil Ketua Umum Apkasi disebut menjadi ruang penting untuk memperkuat komunikasi dengan kementerian dan lembaga pusat.

“Amanah ini harus dimanfaatkan untuk memperjuangkan pembangunan daerah,” ujar Bupati Erlina.

Meski anggaran besar telah disiapkan, Bupati Erlina menekankan bahwa pembangunan tetap dilakukan bertahap dan terukur.

“Kami memahami tingginya harapan masyarakat, tetapi pembangunan harus disesuaikan dengan prioritas dan kemampuan daerah,” ucap Bupati Erlina.

Olehkarenanya, Bupati Erlina mengimbau masyarakat tetap tenang dan bersabar karena seluruh program dikerjakan berkelanjutan.

“Setiap tahapan pembangunan sudah dirancang. Pemerintah pasti melaksanakan, hanya perlu dijalankan sesuai prioritas,” tambahnya.

Selain itu, Bupati Erlina mengajak seluruh elemen masyarakat ikut mendukung percepatan pembangunan daerah.

“Mari kita satukan persepsi dan tujuan. Dengan kebersamaan, kita dapat membangun Mempawah yang lebih maju,” ajaknya.

Bupati Erlina berharap anggaran besar pada tahun 2026 memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Harapan kami, anggaran ini dapat meningkatkan pelayanan publik dan mempercepat pemerataan pembangunan,” tutup Bupati Erlina. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Camat dan Kapolsek Sintang Prihatin dengan Lonjakan Kasus Covid-19

    Camat dan Kapolsek Sintang Prihatin dengan Lonjakan Kasus Covid-19

    • calendar_month Sel, 13 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Camat Sintang, Siti Musrikah menyampaikan sangat prihatin atas tingginya angka konfirmasi positif Covid-19, khususya di wilayah yang dipimpinnya itu. “Pergerakan covid-19 sangat luar biasa. Jangan sampai ada masuk virus varian baru di Sintang ini. Kami merasa kesulitan mencari APD untuk pemakaman pada hari libur. Masih untung ada relawan yang mau ikut menggali kubur […]

  • Gali Potensi Generasi Muda untuk Kemajuan Bumi Senentang

    Gali Potensi Generasi Muda untuk Kemajuan Bumi Senentang

    • calendar_month Sen, 11 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang melalui dinas terkait diminta untuk bisa membantu pengembangan potensi para generasi muda yang ada di wilayah Bumi Senentang ini. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Rudy Andryas mengatakan, pengembangan potensi ini dimaksudkan untuk memberikan ruang gerak yang lebih bagi para generasi muda untuk berkarya dan memberikan sumbangsihnya […]

  • Lestarikan Budaya Lewat Sekolah

    Lestarikan Budaya Lewat Sekolah

    • calendar_month Sel, 12 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekertaris Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang Melkianus meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sintang, agar semua sekolah khususnya Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menegah Pertama (SMP) yang ada di daerah ini untuk dapat meningkatkan partisipasi dalam melestarikan budaya daerah melalui kegiatan belajar mengajar. “Kami meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan […]

  • Astaga…28 Anak Sintang Kerdil

    Astaga…28 Anak Sintang Kerdil

    • calendar_month Kam, 8 Feb 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Mengejutkan. Hingga kini tercatat 8,9 juta anak Indonesia yang menderita  stunting  atau masalah kurang gizi kronis yang disebabkan kurangnya asupan gizi dalam waktu cukup lama. Tinggi badannya tidak sesuai umur alias kerdil. Demikian diungkapkan Bupati Sintang, Jarot Winarno ketika Kampanye Hari Gizi Nasional (HGN) pada 1.000 Hari Pertama Kelahiran (HPK) untuk Penurunan Stunting […]

  • Plt Camat Sintang Imbau Kades Lebih Teliti Kelola Anggaran
    OPD

    Plt Camat Sintang Imbau Kades Lebih Teliti Kelola Anggaran

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Plt Camat Sintang, Erwan Candra Happy mengungkapkan adanya sejumlah temuan yang mengindikasikan penyimpangan dalam pengelolaan anggaran belanja di beberapa desa di wilayahnya. Temuan tersebut meliputi belanja yang tidak sesuai dengan standar harga dan bahan, penggunaan kode rekening yang tidak tepat, hingga pembelanjaan yang dianggap tidak rasional. Menurut Erwan Candra, salah satu temuan utama […]

  • JKN-KIS Berikan Pelayanan yang Memuaskan

    JKN-KIS Berikan Pelayanan yang Memuaskan

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Mardianto (43) seorang warga Desa Sui Labi, Kecamatan Kelam Permai begitu bersemangat ketika menceritakan pengalaman keluarganya menggunakan Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Hal ini berawal dari pengalaman istrinya saat menggunakan Kartu Indoensia Sehat (KIS) untuk mendapatkan pelayanan rawat inap di rumah sakit. Sebab isterinya telah beberapa kali harus menjalani perawatan di […]

expand_less