Breaking News
light_mode

Ambil Satwa dan Tumbuhan, Empat WNA Polandia Diamankan

  • calendar_month Rab, 20 Mar 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Beberapa jenis satwa dan tumbuhan  yang hidup di wilayah konservasi Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kelam telah diambil tanpa izin pihak terkait. Pelakunya berjumlah empat orang asal Polandia.

Kini mereka (WNA,red) asal Polandia itupun telah berhasil diamankan Tim Patroli Seksi Konservasi Wilayah II (SKW II) BKSDA Sintang, Selasa (19/3/2019).

Aktifitas keempat WNA tersebut diketahui petugas, setelah mendapatkan laporan bahwa adanya aktifitas yang mencurigakan dari keempat WNA tersebut di kawasan TWA Bukit Kelam. Petugas langsung menyelidikinya. Hasilnya, beberapa tas ransel ditemukan. Isinya ditemukanlah beberapa jenis satwa dan tumbuhan yang diambil oleh keempat WNA Polandia tersebut.

Sayangnya petugas tidak menemukan keempat WNA tersebut. Kemudian Tim Patroli Seksi Konservasi Wilayah II (SKW II) BKSDA Sintang pun berkoordinasi dengan TNI, Polri, dan Imigrasi. Tepat pukul 13.00 WIB, keempat WNA itupun keluar dari jelajahnya. Dari tangan keempat WNA itu juga ditemukan sejumlah jenis satwa dan tumbuhan dalam jumlah yang begitu banyak.

“Awalnya hanya menemukan tas mereka (WNA,red) di pondok masyarakat setempat. Tapi setelah kita koordinasi dengan pihak terkait, kita memutuskan untuk menunggu mereka keluar. Pukul 13.00 WIB mereka keluar dengan membawa beberapa jenis satwa dan tumbuhan,” kata Kepala BKSDA Sintang, Bharata Sibarani.

Melihat hal tersebut, tambah Bharata, pihaknya pun langsung mengamankan keempat WNA Polandia itu. “WNA beserta barang bukti, kita bawa ke kantor KSDA Sintang untuk diminta keterangan lebih lanjut,” jelasnya.

Menurutnya, aktifitas yang dilakukan WNA Polandia itu jelas melanggar aturan hukum yang ada. Pasalnya mereka tidak memiliki Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (Simaksi). Apalagi bisa yang dimilikinya adalah bisa wisata.

“Mereka mengakui bahwa tidak tahu aturan terkait pengambilan hewan dan tumbuhan di kawasan konservasi,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, keempat WNA itu mengaku hanya mengumpukan mahluk hidup tersebut, “Katanya hanya untuk mengetahui saja dan untuk difoto. Setelah itu akan dilepaskan kembali di kawasan tersebut,” jelasnya.

Sebenarnya, jelas Bharata, siapa pun yang mengambil tumbuhan di kawasan hutan yang dilindungi ada aturannya. Mesti ada izin dari pihak berwenang, termasuk juga kalau untuk penelitian. Olehkarenanya, WNA Polandia itupun diduga melanggar UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang pengambilan satwa dan tumbuhan dari kawasan hutan yang dilindungi.

“Saat ini WNA beserta barang buktinya dibawa ke Pontianak untuk diproses lebih lanjut di Balai Penegakan Hukum 1 (Gakkum) Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Kalimantan barat, sekira pukul 23.00 WIB,” jelasnya. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadilah Paskibraka yang Berintegritas

    Jadilah Paskibraka yang Berintegritas

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yustinus J membuka proses seleksi calon peserta pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) tingkat kabupaten dan provinsi tahun 2020 di Kabupaten Sintang, Selasa (17/3/2020). “Paskibraka merupakan kumpulan dari orang-orang yang terpilih diberi amanah untuk mengibarkan sang saka merah putih pada […]

  • Wabup Juli Pastikan Stok Pangan Aman, Gerakan Pangan Murah Digelar hingga Desember

    Wabup Juli Pastikan Stok Pangan Aman, Gerakan Pangan Murah Digelar hingga Desember

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah memastikan stok beras dan bahan pokok strategis aman hingga akhir tahun. Hal ini ditegaskan Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, saat memimpin Rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Balai Junjung Titah, Kantor Bupati Mempawah, Rabu (3/9/2025). Wabup Juli mengungkapkan rapat tersebut membahas ketersediaan cadangan pangan pemerintah daerah (CPPD) sekaligus mekanisme […]

  • Ketua DPRD Apresiasi Keterlibatan TNI-Polri Tekan Penyebaran Covid-19
    OPD

    Ketua DPRD Apresiasi Keterlibatan TNI-Polri Tekan Penyebaran Covid-19

    • calendar_month Rab, 21 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny mengapresiasi keterlibatan TNI-Polri di Kabupaten Sintang dalam membantu dan menanggulangi penyebaran Covid-19. “Sejauh ini peran TNI Polri baik itu dalam penyaluran bantuan sosial dan juga memberikan edukasi kepada masyarakat patut diberikan apresiasi,” kata Florensius Ronny, Rabu (21/4/2021). Menurut Florensius Ronny, keterlibatan TNI-Polri ini […]

  • Bupati Mempawah Dikukuhkan sebagai Waketum APKASI 2025–2030, Koordinir Bidang Perempuan dan Anak

    Bupati Mempawah Dikukuhkan sebagai Waketum APKASI 2025–2030, Koordinir Bidang Perempuan dan Anak

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Erlina, resmi dikukuhkan sebagai Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) masa bakti 2025–2030. Dalam struktur kepengurusan nasional ini, Erlina dipercaya menjadi Koordinator Bidang Perempuan dan Perlindungan Anak. Pengukuhan dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, dalam seremoni resmi yang berlangsung di Hotel Grand Sahid Jaya, […]

  • Pasar Murah Bukti Pemerintah Hadir di Tengah Tekanan Ekonomi Warga

    Pasar Murah Bukti Pemerintah Hadir di Tengah Tekanan Ekonomi Warga

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ribuan warga menyerbu pasar murah yang digelar Pemerintah Kota Pontianak di enam kecamatan. Setelah sukses di Pontianak Timur, giliran Kecamatan Pontianak Barat menjadi lokasi berikutnya. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, dengan dua hingga tiga ribu kepala keluarga memadati setiap titik pelaksanaan. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menegaskan lonjakan jumlah pembeli mencerminkan pentingnya pasar […]

  • Dewan Ingatkan ASN Jaga Netralitas di Pilkada 2024

    Dewan Ingatkan ASN Jaga Netralitas di Pilkada 2024

    • calendar_month Kam, 3 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakuat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Santosa mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak terlibat dalam kampanye pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024. “Netralitas ASN sangat penting untuk dijaga demi menjaga keadilan dan kejujuran dalam proses pemilihan,” kata Santosa ketika ditemui Lensakalbar.co.id di Gedung Parlemen Sintang, kemarin. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa […]

expand_less