Breaking News
light_mode

Aklamasi, Syahroni Ketua PFKPM Sampai 2023

  • calendar_month Ming, 29 Apr 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pada Pemilihan Ketua Persatuan Forum Komunikasi Pemuda Melayu (PFKPM) Kabupaten Sintang 2018-2023 dalam Musyawarah Daerah (Musda) IV di Bapenda Sintang, Minggu (29/4), petahana Syahroni terpilih kembali secara aklamasi.

Atas kepercayaan itu, Syahroni mengucapkan terimakasih banyak kepada seluruh Pengurus DPP, DPD dan DPC PFKPM yang telah hadir pada Musda ini.

“Segala tahapan Musda telah dijalankan sesuai AD/ART yang ada. Artinya proses Musda berjalan sebagaimana mestinya,” katanya.

Syahroni berjanji akan melakukan evaluasi-evaluasi secara internal PFKPM Sintang. Sehingga dapat menyusun program kerja ke depannya.

“Apa yang menjadi kekurangan di periode lalu, tentunya mempengaruhi dalam menyusun struktur dan program kerja ke depan,” katanya.

Periode lalu, tambah Syahroni, banyak ditemukan struktur yang tidak optimal. “Struktur kita banyak dan pengurusnya juga, tetapi tidak optimal. Makanya evaluasi akan segera dilakukan, agar dapat menjalankan program kerja ke depannya,” jelasnya.

Anggota DPRD Sintang ini berjanji akan memenuhi komitmennya dalam penyampaian visi dan misi ketika pemilihan Ketua PFKPM, yakni mengalokasilan anggaran Rp25 Juta per kecamatan di Kabupaten Sintang, untuk pembinaan.

“Saya siap dicopot dari jabatan ketua, jika Saya tidak melaksanakan program Rp25 Juta untuk PFKPM tingkat kecamatan,” ucap Syahroni.

Sementara, rival berat dalam menduduki kursi Ketua PFKPM, Suryadi harus legowo dengN segala keputusan berdasarkan musyawarah yang mefukati Syahroni menjadi Ketua PFKPM Sintang hingga 2023.

Suryadi mengaku pada saat pemilihan tadi sudah dilaksanakan sebagaimana mestinya. “Dari awal juga alot. Saat pemilihan nyatanya kita mengantongi suara 5:5 (imbang-red),” kata Suryadi.

Meskipun tidak melanjutkan pemilihan, Suryadi menilai, inilah kehebatan Pemuda Melayu. Dengan melihat dan mempertimbangkan segala arahan pimpinan tertinggi seperti Sultan al-Mukarramah Sintang.

Musda IV PFKPM Kabupaten Sintang, di Bapenda Sintang, Minggu (29/4)

“Demi menjaga semuanya, pada akhirnya kita melaksanakan keputusan secara musyawarah. Dengan berbagai pertimbangan, akhirnya kita sepakat memutuskan tidak melanjutkan pemilihan dan Saya menyerahkan sepenuhnya kepada saudara kita Syahroni sebagai Ketua PFKPM Sintang dan Saya juga diminta mendampingi beliau sebagai Ketua Harian PFKPM Sintang,” papar Suryadi.

Dalam Musda IV PFKPM Sintang ini, Suryadi mengaku telah mengesampingkan kepentingan pribadi dan pendukungnya.

“Jadi Saya secara berbesar hati menerima keputusan tersebut, demi kepentingan puak Melayu ke depannya,” tutupnya. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ajak Rakyatnya Jaga Kebersihan Lingkungan

    Ajak Rakyatnya Jaga Kebersihan Lingkungan

    • calendar_month Jum, 8 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wilayah pemukiman masyarakat khususnya di Kota Sintang kian bertambah saat ini. Lokasi pusat keramaian masyarakat seperti pasar, ruang publik dan lainnya pun meningkat intensitasnya. Berbagai dampak dipastikan akan muncul terkait peningkatan tersebut. Salah satunya kebersihan lingkungan. Menyikapi hal itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Senen Maryono berpendapat upaya terciptanya kebersihan […]

  • DPS Mempawah 176.402 Pemilih

    DPS Mempawah 176.402 Pemilih

    • calendar_month Sen, 19 Mar 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mempawah telah merekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak di Bumi Galaherang ini, yakni 176.402 pemilih. Akan diumumkan mulai 24 Maret hingga 2 April 2018. “Selama masa pengumuman, Saya minta masyarakat yang telah memiliki hak pilih, tetapi belum masuk DPS, untuk segera melapor ke petugas,” […]

  • Sintang Zona Kuning Corona

    Sintang Zona Kuning Corona

    • calendar_month Rab, 2 Des 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kasus corona di Kabupaten Sintang mengalami tren penurunan pada minggu keempat bulan November tahun 2020. Berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Sintang, jika pada minggu ketiga jumlah pasien yang dirawat sebanyak 37 orang. Pada minggu keempat tinggal 14 orang. Total kasus konfirmasi sebanyak 378 orang, 345 sembuh, 4 meninggal. Koordinator Bidang […]

  • Akhirnya, 10 Warga Pendatang Angkat Kaki dari Desa Antibar

    Akhirnya, 10 Warga Pendatang Angkat Kaki dari Desa Antibar

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – 10 warga pendatang baru akhirnya meninggalkan Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur, Kamis (14/5/2020) pukul 07.00 WIB. “Saat kami datang lagi ke sana mereka sudah pergi, katanya sejak pukul 07.00 WIB. Mereka pergi menuju ke Kota Pontianak,” ungkap Kapolsek Mempawah Timur, Ipda Karnita Pujianto Menurut Kapolsek, pihaknya memberikan waktu hingga pukul 10.00 WIB. Tapi […]

  • Astaga, Puluhan Karung Bangkai Babi Dibuang di Parit

    Astaga, Puluhan Karung Bangkai Babi Dibuang di Parit

    • calendar_month Rab, 23 Feb 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Warga Desa Anjungan Dalam, Kecamatan Anjongan, Mempawah dihebohkan dengan aksi pencemaran lingkungan. Sedikitnya 30 karung bangkai babi dibuang di sebuah parit di pinggir Jalan Mempawah-Anjungan Dalam. Pihak desa setempat sedang mencari pelaku pembuangan bangkai babi itu. “Ada kurang lebih 30-an karung berisi bangkai babi dibuang oknum tidak bertanggungjwab di parit yang terletak di […]

  • Sering Padam, Warga Pontianak Kesal dengan PLN

    Sering Padam, Warga Pontianak Kesal dengan PLN

    • calendar_month Kam, 9 Nov 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Untuk kesekian kalinya, masyarakat Kota Pontianak mengeluhkan pelayanan PLN. Pasalnya, sudah lebih dari sepekan ini listrik kerap byarpet. Kendati PLN telah berjanji, setelah mengimpor listrik dari Malaysia tidak akan terjadi lagi pemadaman. Namun faktanya masyarakat menilai pelayanan PLN kini semakin amburadul saja. Ternyata, pencabutan subsidi tak juga membuat suplai listrik genah. “Artinya ketika subsidi di cabut […]

expand_less