Breaking News
light_mode

Wagub Kalbar Tolak “Salam Siku” untuk Cegah Covid-19, Ini Alasannya…

  • calendar_month Sab, 14 Mar 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Salam siku saat ini menjadi tren di kalangan pejabat di seluruh dunia. Salam itu disebut sebagai pengganti jabat tangan. Tujuannya mencegah penyebaran virus Corona alias COVID-19.

Lingkungan Istana Kepresidenan juga mulai membudayakan salam itu. Ini sudah dipraktikkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dengan mantan Wapres Jusuf Kalla (JK).

Salam siku dilakukan saat keduanya bertemu Wapres Ma’ruf Amin di Istana Wapres, Jakarta, Kamis (12/3/2020) lalu.

Menanggapi ihwal tersebut, Wakil Gubernur Kalbar, H Ria Norsan mengaku tidak setuju atau sependapat dengan contoh perilaku yang seperti itu. Sebab, agama Islam mengatakan, apabila seseorang berjabat tangan saling memaafkan dan ridha, maka gugurlah dosa-dosa dari jari-jemarinya.

“Saya heran lihat salam yang diperagakan Pak Yusuf Kalla dan Ibu Sri Mulyani. Sebaiknya jangan kita ikut salam pakai siku seperti itu. Kita sebagai orang Melayu diajarkan untuk mengedepankan sopan santun. Jadi, tindakan dan perbuatan yang dilakukan haruslah penuh adab,” tegasnya Wagub Kalbar saat menghadiri malam ramah tamah Pengurus MABM se-Kalbar di Rumah Dinas Bupati Mempawah, Jumat (13/3/2020).

Selain itu, Wagub mengatakan bahwa ia memahami situasi dan kondisi kekhawatiran serta kecemasan semua pihak terhadap penyebaran Covid-19 yang semakin masif. Namun, adab bersalaman menggunakan siku juga tidak mestinya dilakukan.

“Terlihat kurang santun dan bukan bagian dari kebiasaan masyarakat Indonesia khususnya orang Melayu. Jadi, salam siku seperti itu jangan kita ikuti,” tegas Wagub.

Olehkarenanya, Wagub menyarankan masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan dan mendisiplinkan diri untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat sebagai lamgkah pencegahan Covid-19. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jarot Beberkan Alasannya Tolak PLBN Tipe C

    Jarot Beberkan Alasannya Tolak PLBN Tipe C

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tanpa ragu-ragu dan tegasnya Bupati Sintang, Jarot Winarno menolak izin pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sungai Kelik, Kecamatan Ketungau Hulu. Ihwal itu disampaikan kepada Asisten Koordinasi Intelijen Pertahanan Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia, Andi Tauifiq saat memimpin rapat di Aula Bappeda Sintang, Rabu (25/9/2019). Orang nomor satu di […]

  • Perhatian! Pejabat Harus Sudah Laporkan Hartanya Sebelum 31 Maret

    Perhatian! Pejabat Harus Sudah Laporkan Hartanya Sebelum 31 Maret

    • calendar_month Sen, 19 Mar 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2018 harus sudah diserahkan sebelum 31 Maret. Bagi pejabat di Kabupaten Mempawah yang mangkir, siap-siap saja menerima sanksi administrasi. “Berdasarkan aturan, setiap penyelenggara negara bersedia diperiksa kekayaannya. Baik sebelum, selama, dan sesudah menjabat,” ingat Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Mempawah, Gusti Ramlana, ketika membuka Sosialisasi e-Filling LHKPN 2018, kemarin. Ramlana […]

  • Pencegahan dan Mitigasi Bencana Desa Semudun

    Pencegahan dan Mitigasi Bencana Desa Semudun

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail membuka secara resmi Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana Desa Semudun, Kecamatan Sungai Kunyit Tahun 2024 di Gedung PNPM Desa Semudun, Rabu (25/9/2024). Pj Bupati Ismail mengatakan desa yang tangguh terhadap bencana merupakan salah satu perwujudan dari tanggung jawab pemerintah untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman bencana. “Tujuan […]

  • Ayo… Kawal Kinerja PPS dan PPK

    Ayo… Kawal Kinerja PPS dan PPK

    • calendar_month Kam, 16 Nov 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mempawah merekrut 201 Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan 45 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Masyarakat diminta ikut mengawasi kinerja penyelenggara pemilu tingkat desa/kelurahan dan kecamatan pada pilkada Juni 2018 mendatang. “Semua petugas nantinya mulai dari desa hingga kecamatan akan membantu proses pemungutan suara pada pilkada 2018,” tutur Ketua KPU […]

  • 2024, Sintang Fokus Bangun Infrastruktur Dasar

    2024, Sintang Fokus Bangun Infrastruktur Dasar

    • calendar_month Jum, 20 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sintang tahun 2024 mendatang fokus pada pembangunan infrastruktur dasar, seperti jalan, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat. Hal ini diungkapkannya ketika ditemui sejumlah awak media di Gedung Parlemen Sintang, Jumat (20/10/2023). “Perlunya alokasi anggaran yang cukup banyak untuk memperbaiki […]

  • Tahun ini, Midji Terget Indeks Pembangunan Infrastruktur 63 Persen

    Tahun ini, Midji Terget Indeks Pembangunan Infrastruktur 63 Persen

    • calendar_month Kam, 27 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji menargetkan indeks pembangunan infrastruktur pada tahun 2020 mencapai 63 persen, sementar di tahu 2021 ditarget 65,94 persen. “Sebenarnya saya ingin 67 persen, karena fokus kita di 2021 adalah percepatan pembangunan infrastruktur jalan. Kalau rumah sakit, Insyaallah Maret tahun ini dan tahun depannya sudah bisa operasional,” ujar Sutarmidji saat […]

expand_less