Breaking News
light_mode
OPD

Air Terjun “Gurung Jempayang” Berpeluang jadi Destinasi Wisata Andalan di Kayan Hulu

  • calendar_month Sen, 2 Jun 2025
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Kepala Desa Topan Nanga, Kecamatan Kayan Hulu, Diranto, menyebut wilayah yang dipimpinnya memiliki potensi wisata alam yang menjanjikan, terutama Air Terjun “Gurung Jempayang”.

Destinasi ini telah menarik perhatian masyarakat setempat dan direncanakan akan dikembangkan sebagai objek wisata desa.

“Air terjun ini sangat indah dan masih alami. Banyak warga yang sudah datang berkunjung, meski aksesnya belum memadai. Kami melihat ada peluang besar untuk menjadikannya destinasi wisata unggulan desa,” ujar Diranto saat ditemui Lensakalbar.co.id, belum lama ini.

Air Terjun Gurung Jempayang terletak di kawasan perbukitan dan hutan desa. Untuk menuju lokasi, pengunjung harus berjalan kaki sekitar 30 menit dari pemukiman terdekat. Medan yang dilalui cukup menantang, berupa jalan setapak yang sebagian besar masih berupa tanah dan bebatuan. Meski begitu, keindahan alam di sepanjang perjalanan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung yang gemar berpetualang.

Diranto mengungkapkan, selain keindahan alamnya, air terjun ini juga memiliki fungsi vital bagi warga sekitar.

“Sebagian air dari air terjun ini sudah kami manfaatkan sebagai sumber air bersih. Namun, saat ini baru cukup untuk memenuhi kebutuhan satu dusun saja,” kata Diranto.

Pengelolaan air bersih dilakukan secara sederhana dengan membendung sebagian aliran air untuk kemudian disalurkan menggunakan pipa ke rumah-rumah warga. Namun, sistem ini masih bersifat darurat dan memerlukan peningkatan, baik dari segi teknologi maupun jangkauan distribusi.

Rencana pengembangan destinasi wisata ini telah menjadi salah satu agenda pembangunan desa. Pemerintah desa berharap adanya dukungan dari pemerintah kabupaten maupun pihak swasta untuk membangun akses jalan, fasilitas pendukung seperti tempat istirahat, tempat sampah, dan papan informasi, hingga pelatihan masyarakat sebagai pemandu wisata.

“Sektor pariwisata bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi desa. Jika dikelola dengan baik, bukan hanya pengunjung yang diuntungkan, tapi juga masyarakat lokal yang bisa membuka usaha kecil seperti warung, penyewaan alat, atau jasa pemandu,” tambah Diranto.

Dengan potensi alam yang dimiliki dan semangat pemerintah desa untuk mengembangkan sektor wisata, Air Terjun Gurung Jempayang dinilai berpeluang menjadi salah satu ikon wisata baru di Kecamatan Kayan Hulu. Namun demikian, keberhasilan pengembangan ini sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan dukungan dari pihak luar. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PHBI Siap Gelar Salat Ied, Jamaah Diimbau Tak Ikut Sertakan Anak-anak dan Lansia

    PHBI Siap Gelar Salat Ied, Jamaah Diimbau Tak Ikut Sertakan Anak-anak dan Lansia

    • calendar_month Jum, 24 Jul 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Pontianak tengah melakukan persiapan Salat Ied pada Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah yang akan digelar di halaman depan Kantor Wali Kota Pontianak Jalan Rahadi Usman. Panitia juga langsung turun ke lapangan untuk melakukan persiapan teknis, Jumat (24/7/2020). “Kami mengimbau masyarakat yang hendak melaksanakan Salat Ied untuk […]

  • Bupati Erlina Konsultasi ke Kemendagri, Bahas Pembentukan BUMD Baru untuk Dongkrak PAD Mempawah

    Bupati Erlina Konsultasi ke Kemendagri, Bahas Pembentukan BUMD Baru untuk Dongkrak PAD Mempawah

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dalam upaya mempercepat pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) baru. Bupati Mempawah, Erlina, bersama Wakil Bupati Juli Suryadi, melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Rabu (12/11/2025). Kedatangan rombongan Pemerintah Kabupaten Mempawah disambut langsung oleh Direktur BUMD, BLUD, dan BMD Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Yudia Ramli, […]

  • Jenazah Korban Pembunuhan Dipulangkan ke Jateng, Kapolres: Pokoknya Harus Segera Terungkap!

    Jenazah Korban Pembunuhan Dipulangkan ke Jateng, Kapolres: Pokoknya Harus Segera Terungkap!

    • calendar_month Rab, 19 Jun 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Jenazah Purwanto (34) korban pembunuhan di Dusun Titi Engkabang, Desa Sungai Risap, Kecamatan Binjai Hulu, kini dipulangkan ke kampung halamannya di Desa Jurug, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah. “Tadi malam habis visum sudah diserahkan kepada perwakilan keluarganya dengan berita acara penyerahan jenazah. Informasinya hari ini jenazah dipulangkan ke kampung halamannya,” kata […]

  • Tingkatkan Kapasitas Petani Sintang

    Tingkatkan Kapasitas Petani Sintang

    • calendar_month Sel, 10 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Sintang, Jarot Winarno menghadiri  seremoni penandatanganan kerjasama antara CU KK dan Yayasan Solidaridad Network Indonesia di Aula CU Keling Kumang, Minggu (9/10/2023) malam. “Kami berterima kasih atas perhatian yang diberikan Solidaridad melalui kerjasamanya dengan CU KK khususnya bagi para petani sawit swadaya untuk bisa mendapatkan sertifikasi internasional sekaligus membina mereka menjadi petani […]

  • Ini Makna Isra Mi’Raj 2019

    Ini Makna Isra Mi’Raj 2019

    • calendar_month Ming, 7 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad S.A.W Tahun 1440 Hijriah / 2019 Masehi di Pendopo Gubernur, Minggu (7/4/2019). Isra Mi’raj adalah kedua bagian dari perjalanan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad S.A.W dalam waktu satu malam saja. Kejadian ini merupakan salah satu peristiwa penting bagi umat Islam, karena pada […]

  • Telan Anggaran Rp 12,5 Miliar, Pembangunan Rumah Betang Tampun Juah <b><i>‘Stagnan’?</i></b>

    Telan Anggaran Rp 12,5 Miliar, Pembangunan Rumah Betang Tampun Juah ‘Stagnan’?

    • calendar_month Kam, 10 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Rumah Betang Tampun Juah mulai dibangun sejak 2015 silam. Kala itu, Pemerintah Kabupaten Sintang mengalokasikan anggaran sebesar Rp6 miliar untuk tahap pertama. Masuk di tahun 2016, pembangunanya terhenti. Pasalnya tidak dianggarkan kembali. Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Sintang beralasan karena ada ‘Pilkada’ di Bumi Senentang. Kendati demikian, di tahun 2017 Pemkab […]

expand_less